Editor
KOMPAS.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzhar Simanjuntak mengumumkan bahwa hampir 17 ribu jemaah haji reguler akan menempati hotel berbintang empat dan lima di Madinah, Arab Saudi.
Kebijakan ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah perhajian Indonesia dan disampaikan usai peninjauan fasilitas pada Sabtu (6/6), menjelang kedatangan jemaah gelombang kedua pada Minggu (7/6).
Dahnil Anzhar Simanjuntak menyatakan bahwa sebanyak 16.904 jemaah haji reguler tersebut akan mulai tiba di Madinah pada Minggu (7/6). Mereka akan menginap di sejumlah hotel mewah seperti Millennium Al Aqeeq, Hilton, Makarem, dan Front Taiba, yang berlokasi sangat dekat dengan Masjid Nabawi.
Baca juga: Berburu Oleh-oleh Haji Murah di Pasar Kakiyah, Tanah Abang Makkah
Hotel-hotel tersebut sebelumnya lebih banyak dimanfaatkan oleh jemaah haji khusus.
Wamenhaj Dahnil Anzhar Simanjuntak melakukan peninjauan langsung di Millennium Al Aqeeq Hotel, yang berjarak sekitar 50 meter dari Masjid Nabawi.
Ia memeriksa kondisi restoran, ruang makan, dan berbagai tipe kamar, serta menilai seluruh fasilitas yang ada sangat baik, mewah, dan layak.
"Ini dalam sejarah perhajian kita, baru kali ini jemaah kita yang totalnya sekitar hampir 17 ribu orang menikmati hotel berbintang empat dan lima," ujar Dahnil.
Terkait penempatan kamar, Dahnil menekankan kepada para petugas akomodasi agar memprioritaskan fasilitas hotel terdekat tersebut bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
"Kalau bisa fasilitas yang bagus ini, utamakan yang sepuh-sepuh lansia," kata Dahnil.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh fasilitas dan layanan di Madinah harus siaga penuh saat kedatangan jemaah haji reguler.
Baca juga: Kebakaran di Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, PPIH Pastikan Semua Jamaah Selamat
"Besok ketika jemaah haji reguler tiba di sini, semua sudah siap. Mudah-mudahan ini bisa terus kita upgrade, peningkatan layanan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan ibadah haji," ujar Dahnil.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang