Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus Wisata Religi dan Rekreasi

Kompas.com, 13 Juni 2026, 10:35 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi sepakat memperdalam kerja sama sektor pariwisata dalam pertemuan yang berlangsung di sela Sidang ke-126 UN Tourism Executive Council di Toledo, Spanyol, pada 11 Juni 2026.

Pertemuan tersebut mempertemukan Menteri Pariwisata Widiyanti Wardhana dengan Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al Khateeb untuk membahas penguatan kemitraan bilateral, peningkatan arus wisatawan, serta pengembangan peluang baru di sektor pariwisata.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk mempererat hubungan yang telah lama terjalin, sekaligus mendorong pertumbuhan industri pariwisata yang saling menguntungkan.

Baca juga: Arab Saudi Buka Wisata Safari Satwa Liar, 10.000 Hewan Dilepas ke Alam

Selain wisata religi yang selama ini menjadi penghubung utama kedua negara, Indonesia dan Arab Saudi juga menjajaki peluang kerja sama di bidang wisata rekreasi dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata.

Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kemitraan Pariwisata

Menteri Pariwisata Widiyanti Wardhana mengatakan Arab Saudi merupakan salah satu mitra utama Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Jamaah Haji-Umrah Bakal Diajak Jelajahi Destinasi Selain Makkah-Madinah

“Arab Saudi adalah salah satu mitra utama Indonesia di Timur Tengah, dan Indonesia siap untuk lebih memperdalam kemitraan ini, khususnya di bidang pariwisata, dengan semangat saling menghormati dan saling menguntungkan," kata Widiyanti Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Dalam pernyataan resmi bersama atau joint press release, kedua menteri membahas berbagai langkah untuk memperkuat kerja sama pariwisata bilateral, memperluas mobilitas wisatawan, serta meningkatkan hubungan yang telah terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi.

Kedua negara juga menegaskan kembali pentingnya kemitraan pariwisata yang sudah berjalan dan meninjau perkembangan implementasi kerja sama berdasarkan Nota Kesepahaman yang telah disepakati sebelumnya.

Fokus Perluas Pengalaman Jamaah Haji dan Umrah

Salah satu fokus pembahasan adalah peluang memperluas kunjungan wisatawan Indonesia ke Arab Saudi, baik untuk wisata religi maupun rekreasi.

Delegasi kedua negara membahas cara memperkaya pengalaman perjalanan jamaah haji dan umrah Indonesia dengan memperkenalkan berbagai destinasi dan pengalaman wisata lain di Arab Saudi yang berada di luar Kota Makkah dan Madinah.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi wisatawan Indonesia untuk mengenal lebih jauh berbagai destinasi yang tengah dikembangkan Arab Saudi sebagai bagian dari transformasi sektor pariwisatanya.

Indonesia Siap Sambut Lebih Banyak Wisatawan Arab Saudi

Di saat yang sama, Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk menerima lebih banyak wisatawan asal Arab Saudi.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Indonesia mengusulkan pembentukan Pusat Bahasa Arab dan Perhotelan di Politeknik Pariwisata Lombok.

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja pariwisata Indonesia agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada wisatawan Arab serta memahami kebutuhan dan karakteristik pasar Timur Tengah.

Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Indonesia berharap dapat menjadi destinasi yang semakin ramah dan nyaman bagi wisatawan asal Arab Saudi.

Arab Saudi Ingin Tingkatkan Pertukaran Wisatawan

Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi Ahmed Al Khateeb menilai hubungan pariwisata antara kedua negara selama ini telah terjalin kuat melalui ikatan budaya dan keagamaan.

"Kami sekarang bekerja sama erat dengan mitra Indonesia kami untuk memperkaya hubungan tersebut, memperluas pertukaran pariwisata, meningkatkan perjalanan pengunjung, dan menciptakan peluang bagi destinasi, bisnis, dan komunitas kami," ujar dia.

Melalui kerja sama yang semakin erat ini, Indonesia dan Arab Saudi berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi industri pariwisata, pelaku usaha, serta masyarakat di kedua negara, sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan secara berkelanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Komisi VIII DPR Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten LGBT di Media Sosial
Komisi VIII DPR Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten LGBT di Media Sosial
Aktual
 Kemenag Dukung Desakan MUI soal Regulasi LGBT, Sebut Pergerakannya Kian Terbuka
Kemenag Dukung Desakan MUI soal Regulasi LGBT, Sebut Pergerakannya Kian Terbuka
Aktual
Cara Daftar Nikah Massal di Kemenag Jakarta, Pendaftaran Ditutup 23 Juni 2026
Cara Daftar Nikah Massal di Kemenag Jakarta, Pendaftaran Ditutup 23 Juni 2026
Aktual
Kemenag Siapkan 5 Program Strategis 2026, Fokus Pemberdayaan Umat dan Wakaf Produktif
Kemenag Siapkan 5 Program Strategis 2026, Fokus Pemberdayaan Umat dan Wakaf Produktif
Aktual
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus Wisata Religi dan Rekreasi
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Fokus Wisata Religi dan Rekreasi
Aktual
Kumpulan Doa Meminta Jodoh, Ikhtiar Agar Dipertemukan Pasangan yang Tepat
Kumpulan Doa Meminta Jodoh, Ikhtiar Agar Dipertemukan Pasangan yang Tepat
Doa dan Niat
Kemenag Siapkan 5 Program Raksasa Pemberdayaan Umat 2026, dari 1.000 Kampung Zakat hingga 24 Kota Wakaf
Kemenag Siapkan 5 Program Raksasa Pemberdayaan Umat 2026, dari 1.000 Kampung Zakat hingga 24 Kota Wakaf
Aktual
Doa Minum Susu Putih 1 Muharram: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Minum Susu Putih 1 Muharram: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram: Sejarah, Doa, Hukum, dan Maknanya
Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram: Sejarah, Doa, Hukum, dan Maknanya
Doa dan Niat
Wamenhaj Takziah ke Rumah Duka Istri Petugas Haji, Sampaikan Duka dan Penghormatan
Wamenhaj Takziah ke Rumah Duka Istri Petugas Haji, Sampaikan Duka dan Penghormatan
Aktual
Ulama Dunia Serukan Peran Lebih Besar Cegah Konflik dan Radikalisme, Generasi Muda Jadi Fokus Utama
Ulama Dunia Serukan Peran Lebih Besar Cegah Konflik dan Radikalisme, Generasi Muda Jadi Fokus Utama
Aktual
Jangan Langsung Dibagi, Ini Tahapan yang Wajib Diselesaikan Sebelum Pembagian Warisan
Jangan Langsung Dibagi, Ini Tahapan yang Wajib Diselesaikan Sebelum Pembagian Warisan
Aktual
Syarat Kesehatan Haji 2027 Diperketat, Jamaah Demensia dan TBC Bisa Gagal Berangkat
Syarat Kesehatan Haji 2027 Diperketat, Jamaah Demensia dan TBC Bisa Gagal Berangkat
Aktual
Kemenag Buka Seleksi Eselon II 2026, Ini Jabatan dan Syaratnya
Kemenag Buka Seleksi Eselon II 2026, Ini Jabatan dan Syaratnya
Aktual
Pengorbanan Petugas Haji, Istri Berpulang Saat Sedang Bertugas
Pengorbanan Petugas Haji, Istri Berpulang Saat Sedang Bertugas
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com