Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhaj: Sebanyak 120 Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Kompas.com, 23 Juni 2026, 16:16 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah melaporkan masih ada 120 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Para jemaah tersebut belum dapat dipulangkan ke Tanah Air karena masih membutuhkan penanganan medis dan menunggu dinyatakan layak terbang oleh dokter.

Pemerintah Indonesia memastikan seluruh jemaah yang masih dirawat tetap menjadi tanggung jawab negara hingga dapat kembali ke Indonesia.

Baca juga: Bakom RI Sebut Penyelenggaraan Haji 2026 Sukses, Pemerintah Targetkan Persingkat Masa Tunggu

Di sisi lain, proses pemulangan jemaah haji terus berlangsung, sementara jumlah jemaah yang wafat di Arab Saudi tercatat lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Masih Ada 120 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan hingga saat ini masih terdapat 120 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Baca juga: 393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul

“Masih ada 120 jemaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa.

Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu mengatakan pemerintah tetap bertanggung jawab terhadap seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan hingga mereka dapat dipulangkan ke Tanah Air.

Kondisi kesehatan para jemaah juga akan terus dipantau oleh petugas haji yang masih bertugas di Arab Saudi.

Apabila kondisi kesehatan mereka mulai membaik dan dokter menyatakan sudah layak melakukan perjalanan udara, para jemaah akan segera dipulangkan ke Indonesia.

“Sekalipun Kloternya sudah pulang, pasti kita akan pulangkan selama dokter mengatakan sudah layak terbang,” kata dia.

Sebanyak 350 Jemaah Haji Wafat di Arab Saudi

Sementara itu, hingga Selasa tercatat sebanyak 350 jemaah haji Indonesia meninggal dunia di Arab Saudi.

Menurut Gus Irfan, jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dengan selisih lebih dari 100 orang.

Meski demikian, Kementerian Haji dan Umrah menilai angka tersebut masih cukup besar sehingga perlu terus ditekan melalui penguatan aspek istitaah kesehatan bagi calon jemaah haji.

“Jumlah yang cukup besar menurut kami, tapi Alhamdulillah ini masih bisa di bawah tahun lalu, lebih dari 100 bedanya. Sehingga ini suatu capaian kita walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat, perkuat lagi, istitha'ah kesehatan bagi para jemaah kita,” kata dia.

Pemulangan Jemaah Haji Masih Berlangsung

Hingga Selasa, jumlah jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Air mencapai 149.726 orang atau tergabung dalam 387 kelompok terbang (kloter).

Masih terdapat 130 kloter yang berada di Madinah dan akan dipulangkan secara bertahap ke Indonesia.

“Di Makkah sudah bersih dari jemaah kita, dan ini artinya tinggal sisa sekitar 29 persen dari seluruh jemaah kita yang masih berada di Madinah. Dan Alhamdulillah berangsur-angsur akan kembali,” kata Gus Irfan.

Hal serupa juga berlaku bagi petugas haji yang akan dipulangkan secara bertahap ke Indonesia, dengan kepulangan terakhir dijadwalkan pada 4 Juli 2026 mendatang.

Pemerintah memastikan proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berjalan hingga seluruh jemaah dan petugas kembali ke Tanah Air.

Sementara itu, jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi akan tetap mendapatkan pendampingan dan dipulangkan setelah kondisi kesehatannya memungkinkan untuk melakukan perjalanan udara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar