Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi Setiap Jumat: Dalil, Waktu Terbaik, dan Hikmah di Baliknya

Kompas.com, 1 Juli 2026, 10:03 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Hari Jumat merupakan hari yang paling mulia dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai hari terbaik yang di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan waktu mustajab untuk berdoa. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan sunnah, salah satunya membaca Surah Al-Kahfi.

Surah ke-18 dalam Al-Qur'an yang terdiri atas 110 ayat ini memiliki sejumlah keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW. Selain menjadi sumber pahala, membaca Surah Al-Kahfi setiap Jumat juga diyakini menjadi sebab datangnya cahaya petunjuk, perlindungan dari fitnah Dajjal, hingga pengampunan dosa.

Lalu, apa saja keutamaan membaca Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat?

1. Mendapat Cahaya di Antara Dua Jumat

Keutamaan paling populer dari membaca Surah Al-Kahfi adalah memperoleh cahaya dari Allah SWT yang menerangi kehidupan seorang Muslim hingga Jumat berikutnya.
Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jumat."
(HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)

Baca juga: Bacaan Allahul Kafi Lengkap dengan Arti dan Keutamaan Membacanya

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), cahaya yang dimaksud dipahami sebagai cahaya hidayah, keberkahan, dan petunjuk yang membantu seorang Muslim tetap berada di jalan yang benar dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sejumlah ulama juga menjelaskan bahwa cahaya tersebut menjadi penerang bagi seorang hamba pada hari kiamat sebagai balasan atas kecintaannya kepada Al-Qur'an.

2. Menjadi Benteng dari Fitnah Dajjal

Keutamaan lain yang sangat masyhur adalah perlindungan dari fitnah Dajjal, salah satu fitnah terbesar yang akan muncul menjelang akhir zaman.

Dalam hadis sahih riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama Surah Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal."
(HR. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa sepuluh ayat terakhir Surah Al-Kahfi juga memiliki keutamaan serupa.

Para ulama menjelaskan bahwa kandungan Surah Al-Kahfi mengajarkan umat Islam agar tidak mudah tertipu oleh fitnah dunia, baik berupa harta, kekuasaan, ilmu, maupun berbagai bentuk tipu daya yang kelak dibawa Dajjal.

Empat kisah utama dalam Surah Al-Kahfi menjadi pelajaran penting tentang berbagai ujian kehidupan, yaitu:

  • Kisah Ashabul Kahfi (ujian keimanan).
  • Kisah pemilik dua kebun (ujian harta).
  • Kisah Nabi Musa AS dan Nabi Khidir AS (ujian ilmu).
  • Kisah Zulkarnain (ujian kekuasaan).

Menurut para ulama, empat kisah tersebut menggambarkan berbagai bentuk cobaan yang juga menjadi pintu masuk fitnah Dajjal di akhir zaman.

3. Mendatangkan Ketenangan Hati

Membaca Al-Qur'an merupakan salah satu amalan yang mampu menenangkan jiwa.
Allah SWT berfirman:

"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
(QS. Ar-Ra'd: 28)

Menurut kajian yang diterbitkan dalam Edu-Riligia: Jurnal Kajian Pendidikan Islam dan Keagamaan (2023), kebiasaan membaca Surah Al-Kahfi pada malam atau hari Jumat juga menjadi sarana memperkuat hubungan spiritual seorang Muslim dengan Allah SWT sekaligus membangun ketenangan batin dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

4. Menjadi Sebab Pengampunan Dosa

Selain memperoleh cahaya, membaca Surah Al-Kahfi juga diyakini menjadi salah satu sebab datangnya ampunan Allah SWT terhadap dosa-dosa kecil yang dilakukan di antara dua Jumat.

Dilansir dari Almanhaj, sejumlah ulama menjelaskan bahwa keutamaan tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk terus menjaga amalan membaca Surah Al-Kahfi secara rutin setiap pekan.

Meski demikian, pengampunan dosa tetap disertai dengan syarat taubat, keikhlasan, dan menjauhi dosa-dosa besar.

5. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Membaca Surah Al-Kahfi setiap Jumat merupakan salah satu amalan yang telah dicontohkan Rasulullah SAW dan diamalkan oleh banyak ulama dari generasi ke generasi.

Menurut MUI, menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah pada hari Jumat merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbanyak pahala pada hari yang penuh keberkahan.

Kapan Waktu Terbaik Membaca Surah Al-Kahfi?

Para ulama menjelaskan bahwa waktu membaca Surah Al-Kahfi dimulai sejak matahari terbenam pada Kamis (malam Jumat) hingga matahari terbenam pada hari Jumat.

Menurut Ahmad Anshori dalam artikel di Sayahafiz.com, dua riwayat yang menyebutkan "malam Jumat" dan "hari Jumat" dapat dikompromikan sehingga keduanya sama-sama termasuk waktu yang dianjurkan.

Artinya, seorang Muslim dapat membacanya:

  • Setelah Maghrib pada Kamis malam.
  • Setelah Isya.
  • Setelah Subuh hari Jumat.
  • Sebelum salat Jumat.
  • Setelah Asar hingga menjelang Maghrib.

Apabila belum sempat membaca sekaligus, Surah Al-Kahfi juga boleh dibaca secara bertahap selama masih berada dalam rentang waktu tersebut.

Mengapa Surah Al-Kahfi Begitu Istimewa?

Surah Al-Kahfi tidak hanya berisi kisah-kisah inspiratif, tetapi juga menjadi panduan menghadapi berbagai ujian kehidupan modern.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan pentingnya menjaga keimanan, tidak terpedaya oleh kekayaan, rendah hati dalam mencari ilmu, serta menggunakan kekuasaan untuk menegakkan keadilan.

Baca juga: Surat Al Kahfi Lengkap: Arab, Terjemahan, dan Keutamaan Membacanya di Hari Jumat

Karena itulah para ulama menganjurkan agar Surah Al-Kahfi tidak sekadar dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah berbagai tantangan zaman, menjadikan Surah Al-Kahfi sebagai bacaan rutin setiap Jumat merupakan salah satu ikhtiar untuk memperkuat iman sekaligus memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai fitnah kehidupan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Tata Cara Berdoa agar Harapan dan Keinginan Segera Dikabulkan Allah
Tata Cara Berdoa agar Harapan dan Keinginan Segera Dikabulkan Allah
Doa dan Niat
Arab Saudi Gunakan Perlengkapan Khusus untuk Prosesi Pencucian Kabah
Arab Saudi Gunakan Perlengkapan Khusus untuk Prosesi Pencucian Kabah
Aktual
Cara Berdagang ala Rasulullah: 10 Prinsip Bisnis Jujur Membawa Berkah
Cara Berdagang ala Rasulullah: 10 Prinsip Bisnis Jujur Membawa Berkah
Aktual
Doa Nabi Yunus Dibaca Saat Menghadapi Kesulitan, Lengkap Arab Latin Artinya
Doa Nabi Yunus Dibaca Saat Menghadapi Kesulitan, Lengkap Arab Latin Artinya
Doa dan Niat
7 Doa Harian Rasulullah yang Pendek dan Mudah Dihafal, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
7 Doa Harian Rasulullah yang Pendek dan Mudah Dihafal, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Kumpulan Doa Agar Segala Urusan Dilancarkan Lengkap Arab Latin Arti
Kumpulan Doa Agar Segala Urusan Dilancarkan Lengkap Arab Latin Arti
Doa dan Niat
Produk Singkong Binaan Muhammadiyah Tembus Korea, Buka Peluang Ekspor Pangan Lokal
Produk Singkong Binaan Muhammadiyah Tembus Korea, Buka Peluang Ekspor Pangan Lokal
Aktual
Muhammadiyah Miliki 23 Fakultas Kedokteran untuk Pemerataan Kesehatan di Luar Jawa
Muhammadiyah Miliki 23 Fakultas Kedokteran untuk Pemerataan Kesehatan di Luar Jawa
Aktual
Arab Saudi Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Kloter Terakhir Jamaah Tinggalkan Tanah Suci
Arab Saudi Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Kloter Terakhir Jamaah Tinggalkan Tanah Suci
Aktual
Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi Setiap Jumat: Dalil, Waktu Terbaik, dan Hikmah di Baliknya
Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi Setiap Jumat: Dalil, Waktu Terbaik, dan Hikmah di Baliknya
Aktual
Kemenag Siapkan Aturan Baru, Masjid Bisa Salurkan 100 Persen Zakat
Kemenag Siapkan Aturan Baru, Masjid Bisa Salurkan 100 Persen Zakat
Aktual
Pulang dari Tanah Suci, Mbah Marsiyah Rayakan Ulang Tahun ke-105, Kisah Haji Tertua Indonesia 2026 Bikin Haru
Pulang dari Tanah Suci, Mbah Marsiyah Rayakan Ulang Tahun ke-105, Kisah Haji Tertua Indonesia 2026 Bikin Haru
Aktual
Tradisi Tahunan Dimulai, Ka'bah Dicuci dengan Air Zamzam dan Air Mawar pada 15 Muharram 1448 H
Tradisi Tahunan Dimulai, Ka'bah Dicuci dengan Air Zamzam dan Air Mawar pada 15 Muharram 1448 H
Aktual
Safar Bukan Bulan Sial, Ini 5 Doa yang Dianjurkan untuk Diamalkan
Safar Bukan Bulan Sial, Ini 5 Doa yang Dianjurkan untuk Diamalkan
Doa dan Niat
Raja Salman Tunjuk Pangeran Saud Pimpin Prosesi Pencucian Kabah, Ini Tahapannya
Raja Salman Tunjuk Pangeran Saud Pimpin Prosesi Pencucian Kabah, Ini Tahapannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar