Editor
BANDUNG, KOMPAS.com - Ratusan murid kelas 10 MAN 2 Kota Bandung mengikuti Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) selama tiga hari di D'Peak Bongkor, Kabupaten Bandung, 6-8 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah mengenalkan kultur sekaligus membangun kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama sejak awal siswa memasuki jenjang SMA.
Kepala MAN 2 Kota Bandung Awaludin Hamzah mengatakan, PPK tidak dirancang sebatas kegiatan tahunan untuk menyambut murid baru.
“Kegiatan ini pijakan awal untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan positif, menjalankan kultur serta tradisi yang telah dibangun. Karakter yang ingin kami bentuk meliputi sikap sopan santun, disiplin, tertib, serta saling menghargai, baik kepada teman sebaya, adik kelas, maupun kakak kelas,” ujar Awaludin dalam rilisnya, Minggu (9/8/2026).
Baca juga: Kemenag Siapkan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Rp4,1 Triliun, Ini Jadwal Pengajuannya
PPK dikemas dalam bentuk perkemahan edukatif di alam terbuka. Selama tiga hari, siswa menjalani sejumlah kegiatan yang memadukan pembentukan karakter, aktivitas kelompok, hingga pembiasaan ibadah.
Kegiatan tersebut antara lain latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), olahraga, fun games, diklat ekstrakurikuler, pentas seni dan api unggun, hingga operasi bersih.
Melalui kegiatan kelompok, siswa dilatih membangun komunikasi, kekompakan, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dengan teman.
Perwakilan murid MAN 2 Kota Bandung menyalakan api unggun di acara PPK. Selain kegiatan fisik dan kelompok, PPK juga diisi dengan pembiasaan ibadah berjamaah.
Para siswa mengikuti shalat tahajud dan renungan malam sebagai bagian dari kegiatan refleksi diri.
Nilai keislaman seperti ukhuwah, amanah, kesabaran, kepedulian, tolong-menolong, dan saling menghargai juga diterapkan dalam berbagai aktivitas selama perkemahan.
Sementara melalui operasi bersih, siswa diajak bertanggung jawab terhadap kebersihan dan lingkungan sekitar.
Awaludin berharap pengalaman selama tiga hari tersebut tidak berhenti ketika PPK selesai, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan siswa selama menempuh pendidikan di MAN 2 Kota Bandung.
“Kami optimistis rangkaian kegiatan ini dapat menjadi awal terbentuknya pribadi-pribadi yang lebih baik sehingga nantinya lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Baca juga: Cara Akses dan Unduh Gratis 40 Buku PAI Digital Kemenag Lewat Smart PAI
Ketua Pelaksana PPK Ardi Wira Azhari mengatakan, rangkaian kegiatan disusun dengan konsep edukatif, kreatif, dan menyenangkan dengan tetap mengutamakan keselamatan peserta.
Aktivitas yang diberikan diarahkan untuk mengasah kemampuan siswa dalam bekerja sama, berkomunikasi, memimpin, berpikir kritis, serta meningkatkan kepercayaan diri.
“PPK bukan sekadar kegiatan penyambutan murid baru, tetapi merupakan investasi karakter. Kami ingin setiap siswa memulai perjalanan pendidikannya di MAN 2 Kota Bandung dengan semangat, integritas, dan akhlak yang mulia, sehingga kelak menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi bangsa dan agama,” lanjutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang