Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa untuk Para Pemimpin: Teks Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 15 Agustus 2025, 15:45 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Para pemimpin adalah pemegang amanah untuk menahkodai suatu negeri. Para pemimpin memegang kebijakan dan menentukan arah negeri. Baik buruknya suatu negara salah satunya ditentukan oleh para pemimpin.

Karena pentingnya peran para pemimpin, semua rakyat pastinya berharap mendapat pemimpin yang benar-benar amanah dan mampu mewujudkan cita-cita bangsa menuju negara yang berdaulat, adil, dan makmur.

Baca juga: Teks Doa Upacara 17 Agustus untuk Peringatan HUT ke-80 RI, Lengkap dan Khidmat

Anjuran Mendoakan Para Pemimpin

Keberadaan para pemimpin yang sudah terpilih tak lepas dari andil masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat perlu mendukung pemimpinnya agar bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

Salah satu yang bisa dilakukan rakyat untuk mendukung para pemimpinnya adalah dengan mendoakannya. Fudhail bin Iyadh, salah seorang ulama salaf mengatakan: “Seandainya aku tahu bahwa aku memiliki doa yang mustajab (yang dikabulkan), maka aku akan gunakan untuk mendoakan penguasa."

Baca juga: Bacaan Doa Qunut: Arab, Latin, dan Artinya

Doa untuk Para Pemimpin

Berikut ini doa yang bisa dibaca untuk mendoakan para pemimpin:

Arab:

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

Latin:

Allaahumma aslih wulaata umuurinaa, Allaahumma waffiqhum limaa fiihi salaahuhum wa salaahul islaami wal muslimiina, Allaahumma a'inhum 'alal qiyaami bimahaamihim kamaa amartahum yaa rabbal-'aalamiin. Allahumma ab'iid 'anhum bithoonatassu'i wal mufsidiina wa qarrib ilaihim ahlal khairi wannaasihiina yaa rabbal-'aalamiin. Allaahumma aslih wulaata umuuril muslimiina fii kulli makaanin.

Artinya:

Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di manapun mereka berada.

Baca juga: 5 Contoh Doa Upacara 17 Agustus 2025: Penuh Makna dan Menyentuh Hati

Doa Meminta Perlindungan dari Pemimpin yang Bodoh

Selain mendoakan para pemimpin, ada anjuran juga untuk berdoa agar dihindarkan dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan bodoh. Doa ini diriwayatkan Imam Bukhari dalam kitabnya Adabul Mufrad.

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ إِمَارَةِ الصِّبْيَانِ وَالسُّفَهَاء

Latin:

Allahumma innii a'uudzu bika min imaaratis sibyaani wassufahaa'.


Artinya:

Ya Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com