Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacaan Doa Keluar Kamar Mandi: Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 26 September 2025, 15:32 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com – Islam mengajarkan untuk berdoa dalam setiap aktivitas. Doa itu dilaksanakan baik sebelum atau sesudah melaksanakan suatu aktivitas. Salah satu doa yang diajarkan adalah doa setelah keluar kamar mandi.

Kamar mandi adalah salah satu tempat yang kotor dan disukai oleh jin sebagai tempat tinggal. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membaca doa sebelum masuk kamar mandi maupun setelah keluar kamar mandi.

Lantas bagaimana doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW ketika keluar dari kamar mandi? Berikut penjelasannya.

Baca juga: Bacaan Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap dengan Adab-adabnya

Bacaan Doa Keluar Kamar Mandi

Ketika seseorang keluar dari kamar mandi, ada beberapa bacaan doa yang bisa dibaca.

Doa Pertama

Arab:

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

Latin:

Alhamdulillahilladzi azhaba 'annil adzaa wa'aafaanii.

Artinya:

Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.

Doa Kedua

Arab:

غُفْرَانَكَ

Latin:

Ghuf roonaka.

Artinya:

Ya Allah, aku mengharap ampunan-Mu.

Doa pendek ini didasarkan pada hadits berikut:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَرَجَ مِنَ الْخَلاَءِ قَالَ: غُفْرَانَكَ

Artinya: “Jika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dari kamar kecil, beliau mengucapkan ‘ghuf roonaka’.” (H.R. At Tirmidzi dan Abu Daud).

Baca juga: Doa Masuk dan keluar Masjid Lengkap dengan Arti dan Keutamaan Masjid

Doa Ketiga

Arab:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْسَنَ إِلَيَّ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

Latin:

Alhamdulillaahil ladzii fii awwalihii wa aakhirihii.

Artinya:

Segala puji bagi Allah yang telah berbuat baik kepadaku pada awal dan akhirnya.

Doa di atas berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik RA yang diriwayatkan oleh Ibnu Sunni.

Makna Doa Keluar Kamar Mandi

Doa keluar kamar mandi mengandung makna seseorang bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kelancaran dalam hal buang hajat maupun mandi.

Masalah buang hajat bukanlah masalah yang sepele. Ketika seseorang mengalami gangguan saat melaksanakan buang hajat, hal tersebut bisa menjadi penyakit.

Sementara doa lain yang diajarkan, yaitu memohon ampunan Allah SWT bisa dimaknai bahwa seandainya aktivitas yang dilakukan di kamar mandi ada yang bernilai dosa, maka doa tersebut mencukupi untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

Baca juga: Bacaan Doa Masuk dan Keluar Rumah Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Adab-adab di Kamar Mandi

Ada beberapa adab yang harus diperhatikan saat masuk atau keluar kamar mandi.

1. Dimulai dengan membaca doa sebelum masuk kamar mandi

2. Memasuki kamar mandi dengan melangkahkan kaki kiri terlebih dahulu

3. Tidak buang hajat dengan menghadap atau membelakangi kiblat

4. Boleh kencing sambil berdiri, tetapi lebih utama sambil berjongkok

5. Cebok dengan tangan kiri dan tidak memegang kemaluan dengan tangan kanan

6. Keluar dari kamar mandi dengan kaki kanan melangkah terlebih dahulu dilanjutkan dengan berdoa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com