Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Qunut Nazilah untuk Palestina Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahan

Kompas.com, 2 Oktober 2025, 12:35 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Dalam Islam, terdapat doa khusus yang disebut qunut nazilah, yaitu doa yang dibaca ketika umat Islam tertimpa musibah besar.

Qunut nazilah dilakukan pada shalat fardu, khususnya di rakaat terakhir setelah ruku.

Doa ini dibaca untuk memohon pertolongan Allah SWT, keselamatan, serta perlindungan dari keburukan yang menimpa kaum muslimin.

Di tengah kondisi perang dan penindasan yang dialami rakyat Palestina, doa kunut nazilah banyak diamalkan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia.

Baca juga: Dewan Masjid Indonesia Ajak Umat Islam Baca Qunut Nazilah demi Keamanan dan Keselamatan Bangsa

Tata Cara Qunut Nazilah

Dilansir dari laman Muhammadiyah, berikut tata cara qunut nazilah;

-Dilakukan pada sholat fardu

Qunut nazilah dapat dibaca pada semua sholat fardu, baik shalat jahr (Magrib, Isya, Subuh, termasuk Jumat) maupun shalat sirr (Zuhur dan Asar).

-Dibaca pada rakaat terakhir setelah rukuk

Doa qunut nazilah dilakukan setelah bangkit dari rukuk lalu iktidal, dengan membaca doa iktidal terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan doa kunut.

-Mengangkat tangan saat berdoa

Dalam beberapa riwayat, Rasulullah SAW dan sahabat mengangkat tangan ketika membaca doa kunut nazilah.

-Dibaca jahr (dengan suara keras)

Doa qunut nazilah dibacakan secara jahr, dan makmum yang berada di belakang imam mengaminkannya.

-Isi doa memohon kebaikan, bukan kutukan

Doa qunut nazilah yang dianjurkan adalah doa ma’tsur dari Nabi SAW, berisi permohonan pertolongan dan perlindungan.

Riwayat menyebut Nabi pernah berdoa dengan nada kutukan, tetapi kemudian Allah menurunkan ayat agar doa berisi rahmat, bukan laknat.

Baca juga: Bacaan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Bangsa: Arab, Latin, dan Arti

Doa untuk Palestina

Dalam konteks kekinian, qunut nazilah banyak diamalkan sebagai doa untuk Palestina.

Doa ini dipanjatkan agar Allah SWT memberikan kekuatan, keselamatan, dan kemenangan bagi umat Islam di Palestina yang menghadapi penjajahan dan penindasan.

Berikut bacaan doa untuk Palestina lengkap dengan bahasa Arab, latin, dan terjemahan, dilansir dari berbagai sumber.

Doa untuk Kemenangan Mujahidin Palestina

اللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ فِلَسْطِيْنَ، اللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ كُلِّ بِقَاعِ الأَرْضِ يَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ.

Allahummanshuril mujaahidiina fii filisthiin, Allahummanshuril mujaahidiina fii kulli biqaa‘il ardh, yaa khaira naashiriin.

Artinya: Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Palestina. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di seluruh permukaan bumi, wahai Dzat Sebaik-baik Penolong.

Baca juga: Ketum MUI Ajak Umat Islam Gelar Qunut Nazilah, Prihatin Aksi Demo Makin Anarkis

Doa Menghadapi Musuh dan Munafik

اللَّهُمَّ انْصُرْهُمْ عَلَى أَعْدَائِهِمْ وَمَنْ عَاوَنَهُمْ مِنَ الْمُنَافِقِيْنَ، اللَّهُمَّ سَدِّدْ رَمْيَهُمْ وَوَحِّدْ صُفُوْفَهُمْ، وَاجْمَعْ كَلِمَتَهُمْ عَلَى الْحَقِّ، يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ.

Allahummanshurhum ‘ala a‘daa’ihim wa man ‘aawanahum minal munaafiqiin, Allahumma saddid ramyahum wa wahhid shufuufahum, wajma‘ kalimatahum ‘alal haqq, yaa hayyu yaa qayyuum.

Artinya: Ya Allah tolonglah mereka menghadapi musuh-musuh mereka dan para penolong musuh dari kalangan munafik. Ya Allah tepatkan bidikan mereka, satukan barisan mereka, dan teguhkan kalimat mereka di atas kebenaran.

Doa Perlindungan dari Kezhaliman

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَعْوَانِهِ الْمُعْتَدِيْنَ …

Allahumma ‘alaika bizh-zhaalimiin wa a‘waanihim al-mu‘tadiin…

Artinya: Ya Allah turunkanlah hukuman-Mu pada penjajah Zionis Israel dan para penolongnya yang menzalimi kaum muslimin di Palestina, Gaza, dan Baitul Maqdis.

Doa Keselamatan Kaum Muslimin Palestina

اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُسْلِمِيْنَ الْمُسْتَضْعَفِيْنَ فِيْ فِلَسْطِيْنَ …

Allahummanshuril muslimiin al-mustadh‘afiin fii filisthiin…

Artinya: Ya Allah selamatkanlah kaum muslimin yang lemah di Palestina. Ya Allah kasihilah mereka dan keluarkan mereka dari pengepungan serta kesempitan.

Doa untuk Syuhada dan yang Terluka

اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْهُمُ الشُّهَدَاءَ وَاشْفِ مِنْهُمُ الْمَرْضَى وَالْجَرْحَى …

Allahumma taqabbal minhumus syuhadaa’ wasyfi minhumul mardhaa wal-jarhaa…

Artinya: Ya Allah terimalah syuhada mereka dan sembuhkanlah yang sakit serta terluka. Ya Allah karuniakanlah kebaikan kepada mereka karena tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu.

Doa Penutup

اَللَّهُمَّ مَنْ أَرَادَ بِالْمُسْلِمِيْنَ سُوْءًا …

Allahumma man araada bil muslimiin suu’an…

Artinya: Ya Allah siapa pun yang berencana jahat kepada kaum muslimin, kembalikanlah tipu daya itu kepada mereka sendiri.

Doa ditutup dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat beliau.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ …

Artinya: Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan seluruh sahabat beliau. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar