Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Setelah Sholat Istikharah Lengkap dengan Arti dan Tata Caranya

Kompas.com, 10 Januari 2026, 16:22 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Hidup adalah kumpulan pilihan-pilihan. Setiap hari seseorang mengambil pilihan aktivitas untuk dijalani. Ada kalanya pilihan-pilihan itu sudah menjadi rutinitas sehingga tidak memerlukan pertimbangan.

Ada kalanya pilihan yang diambil cukup penting dan krusial sehingga membutuhkan pertimbangan yang cukup matang agar tidak salah pilih. Ketika hal tersebut terjadi, Islam memberikan solusi berupa amalan dan doa yang bisa dikerjakan, yaitu sholat istikharah.

Lantas apa itu sholat istikharah, bagaimana cara melaksanakannya, dan doa apa yang harus dibaca? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Kumpulan Doa Keberuntungan dalam Islam agar Hidup Lebih Berkah

Pengertian Sholat Istikharah

Secara bahasa, istikharah artinya meminta pilihan yang baik. Sedangkan secara istilah, sholat istikharah adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan pilihan terbaik dari perkara-perkara penting dalam hidup yang masih diragukan.

Beberapa perkara yang dianjurkan meminta petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan pilihan terbaik misalnya jodoh, pekerjaan, pendidikan, membeli barang, atau perkara-perkara penting lainnya.

Dasar dilaksanakannya shalat istikharah disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya.

إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالْأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ

Artinya: "Apabila salah seorang diantara kalian hendak melakukan sesuatu (yang membingungkan), maka lakukanlah shalat (sunnah) dua rakaat selain shalat wajib" (H.R. Bukhari).

Baca juga: Waktu Sholat Istikharah yang Dianjurkan: Sepertiga Malam dan Penjelasan Lengkapnya

Panduan Lengkap Sholat Istikharah

Berikut Panduan lengkap pelaksanaan sholat istikharah.

1. Niat Sholat Istikharah

Niat penting untuk membedakan sholat satu dengan sholat lainnya. Untuk sholat istikharah, berikut bacaan niatnya.

Arab:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Ushallii sunnatal istikhaarati rak’ataini lillaahi ta’aala.

Artinya:

Aku berniat shalat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Baca juga: Sholat Istikharah: Waktu Terbaik, Tata Cara, Doa Lengkap, dan Keutamaannya

2. Tata Cara Sholat Istikharah

Tata cara sholat istikharah hampir sama dengan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, hanya niat yang membedakan.

  • Sholat dimulai dengan melafalkan niat dilanjutkan takbiratul ikhram.
  • Rakaat pertama dianjurkan untuk membaca surat Al Kafirun.
  • Rakaat kedua dianjurkan membaca surat Al Ikhlas.
  • Gerakan sama dengan sholat sunnah lainnya.
  • Diakhiri dengan salam.

3. Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Istikharah

Sholat istikharah bisa dilaksanakan kapan saja selama berada di waktu yang diperbolehkan untuk sholat, baik siang maupun malam hari.

Meskipun demikian, saat terbaik melaksanakan sholat istikharah adalah di sepertiga malam terakhir. Waktu tersebut merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Allah SWT turun ke langit dunia di waktu tersebut.

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: "Tuhan kita yang Maha Agung dan Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia ketika telah tersisa sepertiga malam terakhir. Ia berfirman: Siapakah yang berdoa kepadaku, maka aku akan mengabulkannya, Siapa yang meminta kepadaku, maka aku akan memberikannya. Siapa yang memohon ampun kepadaku maka akan Aku ampuni" (H.R. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Rahasia Berdoa Agar Semua Hajat dan Keinginan Dikabulkan

Bacaan Doa Setelah Sholat Istikharah

Bacaan doa setelah sholat istikharah diajarkan Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari.

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِك وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ

اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاقْدُرْهُ لِى وَيَسِّرْهُ لِى ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ

وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَشَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِى عَنْهُ

وَاقْدُرْ لِى الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِى

Latin:

Allaahumma inni astakhiiruka bi 'ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as aluka min fadhlikal adziim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta'lamu wa laa a'lamu, wa anta 'allaamul ghuyub.

Allahumma inkunta ta'lamu anna hadzal amra khairan liifii diinii wa ma'aasyi wa 'aaqibati amrii faqdurhulii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiih.

Wa inkunta ta'lamu anna hadzal amra syarrun liifii diinii wama'aasyi wa 'aaqibati amrii, fashrifhu 'annii wasrifnii 'anhu.

Waqdur lil khaira haitsu kaana tsumma ardhinii.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah pada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu. Aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Mahatahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku, maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku.

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku, maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya.

Dan takdirkanlah yang terbaik untukku apa pun keadaannya dan jadikanlah aku ridha dengannya.

Baca juga: Sholat Taubat: Cara Praktis, Doa, dan Manfaat untuk Memohon Ampunan Allah

Cara Mengetahui Pilihan yang Terbaik

Muhammad Az Zabidi dalam kitab Ithafus Sadatil Muttaqin, menyebutkan bahwa apabila Allah memilihkan apa yang kita inginkan sesuai petunjuk, ada beberapa petunjuk yang Allah SWT berikan:

1. Allah SWT akan memberikan kemantapan dan ketenangan hati atas pilihan yang diambil.

2. Allah akan memudahkan jalan pada apa yang menjadi pilihan.

3. Mendapatkan akhir yang baik dari pilihan yang diambil.

Sebaliknya, jika menurut Allah SWT suatu perkara tidak baik, Allah SWT akan memberikan kesulitan pada apa yang menjadi pilihan.

Apapun yang telah dipilihkan Allah pasti adalah yang terbaik meski terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Tapi pasti ada kebaikan dan hikmah di dalamnya.

Penutup

Sholat istikharah termasuk amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan ketika dihadapkan pada pilihan yang penting dalam hidup.

Sholat istikharah bertujuan agar Allah SWT memberikan petunjuk untuk bisa memilih pilihan terbaik dan membawa kebaikan dalam hidup.

Sholat istikhrah disempurnakan dengan membaca doa setelah sholat istikharah. 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Ribuan Hafizah Berkumpul di Kendal, Menag Ungkap Besarnya Kebutuhan Guru Tahfidz Perempuan di Pesantren
Ribuan Hafizah Berkumpul di Kendal, Menag Ungkap Besarnya Kebutuhan Guru Tahfidz Perempuan di Pesantren
Aktual
Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2026: Sejarah Peristiwa dan Makna Pensyariatan Sholat
Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2026: Sejarah Peristiwa dan Makna Pensyariatan Sholat
Aktual
Sholat Tahajud Lengkap: Niat, Waktu Terbaik, Tata Cara, dan Bacaan Doa Mustajab
Sholat Tahajud Lengkap: Niat, Waktu Terbaik, Tata Cara, dan Bacaan Doa Mustajab
Doa dan Niat
Kisah Nabi Muhammad SAW Lengkap dari Lahir hingga Wafat
Kisah Nabi Muhammad SAW Lengkap dari Lahir hingga Wafat
Doa dan Niat
Kalender Ramadhan 2026: Tanggal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah 1447 H
Kalender Ramadhan 2026: Tanggal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah 1447 H
Aktual
Doa Setelah Sholat Istikharah Lengkap dengan Arti dan Tata Caranya
Doa Setelah Sholat Istikharah Lengkap dengan Arti dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Kesiapan Masjid Negara IKN untuk Aktivitas Ramadan 1447 Hijriyah
Kesiapan Masjid Negara IKN untuk Aktivitas Ramadan 1447 Hijriyah
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Akar Banjir Bandang Tapanuli, Pemerintah Diminta Bekerja Paralel
Wasekjen PBNU Soroti Akar Banjir Bandang Tapanuli, Pemerintah Diminta Bekerja Paralel
Aktual
Alasan GP Ansor Beri Bantuan Hukum untuk Gus Yaqut Tersangka KPK
Alasan GP Ansor Beri Bantuan Hukum untuk Gus Yaqut Tersangka KPK
Aktual
GP Ansor Siap Beri Bantuan Hukum untuk Gus Yaqut
GP Ansor Siap Beri Bantuan Hukum untuk Gus Yaqut
Aktual
Bacaan Surat Al Waqiah Lengkap dengan Kandungan dan Keutamaannya
Bacaan Surat Al Waqiah Lengkap dengan Kandungan dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Kemenhaj Tegaskan PK Haji Khusus, Jamaah Terima Dana hingga USD 8.685,5
Kemenhaj Tegaskan PK Haji Khusus, Jamaah Terima Dana hingga USD 8.685,5
Aktual
Kumpulan Doa Keberuntungan dalam Islam agar Hidup Lebih Berkah
Kumpulan Doa Keberuntungan dalam Islam agar Hidup Lebih Berkah
Doa dan Niat
Menghina Fisik dalam Pandangan Islam
Menghina Fisik dalam Pandangan Islam
Aktual
Muhammadiyah Tak Akui AMM yang Laporkan Pandji Terkait Mens Rea
Muhammadiyah Tak Akui AMM yang Laporkan Pandji Terkait Mens Rea
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com