Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Bulan Rajab: Persiapan Spiritual Menuju Ramadhan

Kompas.com, 14 Januari 2026, 18:28 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Bulan Ramadhan adalah bulan untuk beramal maksimal. Pahala beramal di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan dibandingkan beramal di bulan-bulan lainnya. Selain itu, manusia dilatih untuk memperbaiki dan menyucikan diri dari dosa-dosa.

Orang-orang yang sukses menjalani bulan Ramadhan dengan baik, akan keluar dari bulan mulia ini dengan keadaan suci, terbebas dari dosa dan mendapat predikat tertinggi, yaitu menjadi orang yang bertakwa.

Untuk bisa sukses di bulan Ramadhan, seseorang harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Para ulama menganjurkan untuk mulai intensif memperbaiki diri dari bulan Rajab. Oleh karena itu, Para ulama mengajarkan doa agar mendapat keberkahan atau kebaikan di bulan Rajab dan Sya'ban.

Baca juga: Doa Isra Miraj dan Amalan untuk Menguatkan Iman

Anugerah keberkahan di bulan Rajab dan Sya'ban membuat lebih mudah untuk meningkatkan ibadah dan perbaikan diri menyambut bulan suci. 

Berikut doa yang diajarkan di bulan Rajab dalam rangka menyambut datangnya bulan mulia.

Bacaan Doa Bulan Rajab

Doa memasuki bulan Rajab terdapat dalam beberapa riwayat, salah satunya dalam kitab Musnad Imam Ahmad. Berikut bacaan doa bulan Rajab:

Arab:

أللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَان

Latin:

Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya'baana wa balighnaa Ramadhaana.

Artinya:

Ya Allah, berkahilah umur kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikan lah (umur) kami hingga bulan Ramadhan.

Baca juga: Doa Ketika Mendengar Petir dalam Islam Lengkap dengan Terjemahannya

Bulan Rajab Sebagai Bulan Perbaikan

Abu Bakr Al Balkhi dalam kitab Latha’iful Ma’arif sebagaimana dikutip Ibnu Rajab mengatakan bahwa bulan Rajab adalah masa menanam, bulan Sya’ban adalah masa menyiram, dan bulan Ramadhan adalah masa memanen.

Sebagai bulan untuk menanam, perbagai persiapan dan perbaikan diri dimulai dari bulan ini. ada 5 persiapan yang perlu diperhatikan dan diupayakan dengan sungguh-sungguh, yaitu:

  • Persiapan Ruhiyyah, persiapan ini dilakukan dengan bertaubat nasuha kepada Allah SWT untuk membersihkan jiwa dari dosa-dosa. Lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Persiapan 'Amaliyyah, persiapan ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah serta menetapkan target amalan yang akan dilakukan di bulan Ramadhan.
  • Persiapan Ilmiyyah, persiapan ini dilakukan dengan cara mencari ilmu dari sumber-sumber terpercaya agar dapat melaksanakan rangkaian ibadah di bulan Ramadhan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
  • Persiapan Jasadiyyah, persiapan ini meliputi persiapan fisik agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan optimal.
  • Persiapan Maliyyah, yaitu mempersiapkan harta benda guna menunjang kelancaran ibadah di bulan Ramadhan. 

Baca juga: Doa Agar Diberi Kesabaran dan Ganti yang Lebih Baik Saat Terkena Musibah

Penutup

Persiapan maksimal menyambut bulan Ramadhan yang dimulai dari bulan Sya'ban akan memberikan dampak yang signifikan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Memanjatkan doa bulan Rajab dengan sungguh-sungguh akan memberikan energi spiritual untuk memperbaiki secara optimal sehingga ketika Ramadhan tiba, sudah benar-benar siap untuk mengarunginya dengan berbagai macam ibadah baik wajib maupun sunnah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar