Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Keutamaan, Amaliah, dan Peristiwa Penting Bulan Sya’ban

Kompas.com, 23 Januari 2026, 06:45 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Naskah Khutbah Jumat, 23 Januari 2026 mengangkat tema “Keutamaan, Amaliah, dan Peristiwa Penting Bulan Sya’ban.”

Dilansir dari MUI, khutbah yang dibawakan oleh al-Faqir Nur Rohmad, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan MUI Kabupaten Mojokerto ini membahas teladan puasa sunnah Rasulullah di bulan Sya’ban, amalan yang dianjurkan, serta beberapa peristiwa penting dalam sejarah Islam pada bulan tersebut.

Baca juga: Khutbah Jumat 16 Januari 2026 tentang Isra Miraj: Perjalanan Penuh Hikmah dan Perintah Shalat

Khutbah I

الحَمْدُ لِلّٰهِ مُكَوِّنِ الْأَكْوَانِ، الْمَوْجُوْدِ أَزَلًا وَّأَبَدًا بِلَا مَكَانٍ، الْمُنَزَّهِ عَنِ الشَّكْلِ وَالْأَعْضَاءِ وَالْأَرْكَانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِصِدْقٍ وَإِحْسَانٍ، وَأَشْهَدُ أنْ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَزَّهُ عَنِ الْأَيْنِ وَالزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ الَّذِي كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ،

أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ:: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱرۡكَعُواْ وَٱسۡجُدُواْۤ وَٱعۡبُدُواْ رَبَّكُمۡ وَٱفۡعَلُواْ ٱلۡخَيۡرَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah...

Khutbah pada siang yang penuh berkah ini diawali dengan wasiat kepada diri sendiri dan jamaah sekalian agar terus menambah iman dan takwa kepada Allah SWT.

Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang wajib disembah, Pencipta seluruh makhluk, dan Pengatur segala ketetapan.

Allah SWT Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak bergantung pada apa pun, serta tidak sama dengan apa pun.

Allah SWT tidak membutuhkan tempat dan arah, serta Mahasuci dari bentuk, ukuran, dan segala sifat makhluk.

Baca juga: Khutbah Jumat 26 Desember 2025 Keutamaan Bulan Rajab

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah...

Bulan Rajab telah berlalu, lalu kalender Hijriah mengantarkan kita memasuki bulan Sya’ban 1447 H.

Pertanyaan penting bagi kita adalah bagaimana tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Sya’ban.

Pertanyaan lain juga patut kita renungkan, yakni apa keutamaan Sya’ban dan peristiwa penting apa saja yang terjadi di dalamnya.

Tema khutbah kali ini membahas keutamaan, amaliah, dan peristiwa penting pada bulan Sya’ban.

Hadirin yang dirahmati Allah...

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi teladan dengan memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban sebagaimana kesaksian Sayyidah ‘Aisyah radliyallahu ‘anha.

مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَ رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ (أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ)

Maknanya: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh selain Ramadhan, dan aku juga tidak melihat puasa beliau lebih banyak daripada puasa beliau di bulan Sya’ban.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Hadirin rahimakumullah...

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menerangkan alasan beliau memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban melalui riwayat Usamah bin Zaid radliyallahu ‘anhu.

قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنَ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ، قَالَ: ذٰلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِيْنَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ (أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ وَالنَّسَائِيُّ وَالْبَيْهَقِيُّ)

Maknanya: Usamah bin Zaid bertanya, “Wahai Rasulullah, aku tidak melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan lain sebanyak puasa engkau di bulan Sya’ban,” lalu Nabi menjawab, “Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan manusia, berada di antara Rajab dan Ramadhan, dan pada bulan itu amal-amal diangkat kepada Rabb semesta alam, maka aku senang amalanku diangkat dalam keadaan aku berpuasa.” (HR Ahmad, an-Nasa’i, dan al-Baihaqi)

Baca juga: Khutbah Jumat Singkat: 4 Langkah Mewujudkan Impian Dalam Islam

Jamaah Jumat rahimakumullah...

Dalam sebagian waktu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa di bulan Sya’ban lalu menyambungkannya dengan puasa Ramadhan sebagaimana riwayat Sayyidah ‘Aisyah radliyallahu ‘anha.

كَانَ أَحَبَّ الشُّهُوْرِ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَصُوْمَهُ شَعْبَانُ ثُمَّ يَصِلَهُ بِرَمَضَانَ (أَخْرَجَهُ أحمدُ وأبو داودَ والنَّسَائِيُّ)

Maknanya: “Bulan yang paling beliau sukai untuk memperbanyak puasa sunnah adalah Sya’ban, lalu beliau menyambungnya dengan Ramadhan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan an-Nasa’i)

Riwayat lain juga menyebutkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kadang berpuasa Sya’ban hampir sebulan penuh, dan kadang berpuasa pada sebagian besarnya.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah...

Ulama salaf turut memberi teladan ketika Sya’ban datang dengan memperbanyak membaca Alquran dan menunaikan zakat mal.

Kebiasaan itu mereka lakukan agar kaum muslimin terbantu menyiapkan bekal menyambut Ramadhan.

Mereka juga mengurangi kesibukan duniawi dan memperkuat persiapan menyambut bulan suci.

Puasa, zikir, dan shalat malam mereka tingkatkan pada bulan Sya’ban.

Sebutan “syahrul qurra’” dikenal sebagai penanda bahwa Sya’ban dipenuhi semangat tilawah Alquran.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah...

Bulan Sya’ban memiliki satu malam yang dikenal luas sebagai malam penuh berkah, yakni malam Nishfu Sya’ban atau malam tanggal 15 Sya’ban.

Sejumlah hadits menyebut keutamaan malam Nishfu Sya’ban, di antaranya sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini.

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا (رواه ابن ماجه)

Maknanya: “Apabila datang malam pertengahan Sya’ban, lakukan shalat sunnah pada malamnya dan berpuasalah pada siangnya.” (HR Ibnu Majah)

Hadits tersebut berstatus daif, namun para ulama menjelaskan hadits daif dapat diamalkan pada anjuran keutamaan amal, dan masuk dalam dalil syara’ secara umum.

Imam Ibnu Hibban juga menilai sahih sebagian hadits mengenai keutamaan malam Nishfu Sya’ban.

Hadits yang dinilai sahih oleh beliau di antaranya adalah sebagai berikut.

يَطَّلِعُ اللهُ إِلَى خَلْقِهِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ (رَوَاهُ ابْنُ حِبَّانَ والطَّبَرَانِيُّ وَالْبَيْهَقِيُّ)

Maknanya: “Allah melihat makhluk-Nya pada malam pertengahan Sya’ban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Hibban, ath-Thabarani, dan al-Baihaqi)

Imam Syafi’i juga menyebutkan dalam kitab al-Umm kabar bahwa doa dikabulkan pada lima malam.

Kabar itu menyebut malam Jumat, malam Idul Adha, malam Idul Fitri, malam 1 Rajab, dan malam Nishfu Sya’ban.

Baca juga: Khutbah Jumat Singkat: Jadikan Momen Isra Miraj untuk Memperbaiki Kualitas Shalat

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah...

Sejarah Islam juga mencatat beberapa peristiwa penting pada bulan Sya’ban.

Perintah kewajiban puasa Ramadhan turun pada Sya’ban tahun kedua Hijriah.

Perang Bani al-Mushthaliq terjadi pada Sya’ban tahun keenam Hijriah.

Imam Abu Manshur al-Maturidi wafat pada Sya’ban tahun 333 H.

Imam Abul Hasan al-Asy’ari wafat pada Sya’ban tahun 324 H.

Dua imam tersebut dikenal berjasa besar dalam menjaga dan membela akidah Islam yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat radliyallahu ‘anhum.

Keduanya tidak membawa ajaran baru, melainkan menjaga ajaran yang sudah ada agar tetap lurus dan terlindungi.

Gambaran mudahnya, peran itu seperti merawat tanaman dengan menyirami, memupuk, dan melindunginya dari hal-hal yang merusak.

Benih akidah sudah tertanam sejak masa Rasulullah, lalu kedua imam itu merawatnya dengan ilmu dan penguatan dalil.

Nisbah Ahlussunnah wal Jama’ah kemudian dikenal luas merujuk pada Asy’ariyyah dan Maturidiyyah dalam bidang akidah.

Hadirin yang dirahmati Allah...

Khutbah singkat ini disampaikan sebagai pengingat agar Sya’ban menjadi momentum memperbanyak amal dan memantapkan kesiapan menyambut Ramadhan.

Semoga Allah SWT memberi manfaat dan keberkahan bagi kita semua.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُححَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغۡيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هٰذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُ بِٱلۡعَدۡلِ وَٱلۡإِحۡسَٰنِ وَإِيتَآيِٕ ذِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَيَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحْشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِ وَالۡبَغۡيِۚ يَعِظُكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar