Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Nurbuat Lengkap Arab, Latin, Arti, Keutamaan & Cara Mengamalkannya

Kompas.com, 15 April 2026, 11:08 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Di tengah beragam amalan doa dalam tradisi Islam, terdapat satu doa yang cukup populer di kalangan umat Muslim, yaitu Doa Nurbuat atau yang juga dikenal sebagai Doa Nurun Nubuwwah.

Doa ini kerap diamalkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan, keselamatan, dan keberkahan hidup.

Meski tidak termasuk doa yang bersumber langsung dari hadis-hadis shahih yang masyhur, Doa Nurbuat tetap memiliki tempat dalam khazanah keislaman klasik.

Para ulama memasukkannya dalam kumpulan doa-doa pilihan yang diwariskan melalui tradisi keilmuan dan praktik spiritual umat Islam dari masa ke masa.

Lantas, bagaimana bacaan lengkap Doa Nurbuat, serta apa saja keutamaan yang diyakini terkandung di dalamnya?

Asal-usul Doa Nurbuat dalam Literatur Islam

Secara etimologis, kata Nurbuat berasal dari dua kata Arab, yaitu nūr yang berarti cahaya, dan nubuwwah yang berarti kenabian.

Dengan demikian, doa ini dimaknai sebagai “cahaya kenabian”, sebuah simbol spiritual yang mengarah pada keberkahan dan perlindungan Ilahi.

Dalam buku Malaikat pun Mengamini: Kumpulan Doa Penggapai Rida Ilahi karya H. Hamdan Hamedan, MA., disebutkan bahwa doa ini dinisbatkan kepada riwayat yang dihimpun oleh Imam Abul Qasim Ali Ibn Asakir dalam Tarikh Dimasyq.

Sementara itu, dalam buku Panduan Lengkap Shalat Wajib dan Sunnah karya KH. Ustadz Sholechul Azis, doa ini termasuk amalan yang dianjurkan untuk dibaca secara rutin.

Meski statusnya berada dalam ranah doa-doa tradisional, banyak ulama memandangnya sebagai bentuk dzikir dan permohonan yang mengandung nilai tauhid, sehingga tetap dapat diamalkan selama tidak bertentangan dengan prinsip akidah Islam.

Baca juga: Takdir Bisa Berubah? Ini Peran Doa Tolak Bala yang Jarang Disadari

Bacaan Doa Nurbuat Lengkap (Arab, Latin, dan Artinya)

Teks Arab

اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ وَالنَّاظِرِيْنَ وَعَيْنِ الْجِنِّ الْاِنْسِ وَالشَّيَاطِيْنِ
وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْ لِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهُ لَمَجْنُوْنٌ وَمَاهُوَ اِلاَّذِكْرٌ لِّلْعَالَمِيْنَ وَمُسْتَجَابُ اْلقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُوالْعَرْشِ الْمَجِيْدِ
طَوِّلْ عُمْرِيْ وَصَحِّحْ جَسَدِيْ وَاقْضِ حَاجَتِيْ وَاَكْثِرْ اَمْوَالِيْ وَاَوْلَادِيْ وَحَبِّبْنِيْ لِلنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ وَتَبَاعَدِ الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا مِنْ بَنِيْ اٰدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِيْنَ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Teks Latin

Allaahumma dzis-sultaanil ‘adziimi wadzil-mannil qadiimi wadzil-wajhil-kariimi wawaliyyil-kalimaatit taammati wadda‘awaatil mustajaabaati ‘aaqilil hasani wal-husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudrati wan-naaziriina wa ‘ainil jinni wal insi wasy-syayaatiin.
Wa iy yakaadulladziina kafaruu layuzliquunaka bi absaarihim lammaa samii‘udz-dzikra wayaquuluuna innahuu lamajnuunuw wamaa huwa illaa dzikrul lil-‘aalamiin, wamustajaabil-qur’aanil-‘aziim, wawaritsa sulaimaanu daawuuda ‘alaihimassalaam, al-wuduudu dzul ‘arsyil-majiid.
Tawwil ‘umrii wa shahhih jasadii waqdii haajatii wa aktsir amwaalii wa aulaadii wahabbibnii linnaasi ajma‘iina watabaa‘adil ‘adaawata kullahaa mim banii aadama ‘alaihissalaamu man kaana hayyaw wayahiqqal-qaulu ‘alal kaafiriina innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.
Subhaana rabbika rabbil-‘izzati ‘ammaa yasifuuna wasalaamun ‘alal-mursaliina walhamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin.

Arti Doa

“Ya Allah, Pemilik kekuasaan yang agung, yang memiliki karunia sejak dahulu, yang memiliki wajah yang mulia, yang menguasai kalimat-kalimat yang sempurna dan doa-doa yang mustajab…

Panjangkanlah umurku, sehatkanlah tubuhku, penuhilah kebutuhanku, limpahkanlah rezeki berupa harta dan keturunan, serta jadikan aku dicintai oleh manusia. Jauhkanlah permusuhan dari diriku dan lindungilah aku dari segala keburukan…

Maha Suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha Perkasa dari apa yang mereka sifatkan. Dan semoga keselamatan tercurah kepada para rasul, serta segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.”

Baca juga: 6 Penghalang Doa dalam Islam, Ini Penyebab Doa Sulit Dikabulkan

Keutamaan dan Manfaat Doa Nurbuat

Dalam buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Asmaul Husna karya KH. Ustadz Solechul Aziz, disebutkan bahwa Doa Nurbuat memiliki sejumlah keutamaan yang diyakini oleh para ulama dan praktisi spiritual Islam.

Pertama, doa ini dipercaya sebagai wasilah terkabulnya hajat, terutama jika diamalkan secara istiqamah setelah shalat fardu.

Hal ini selaras dengan prinsip umum dalam Islam bahwa doa yang diulang dengan penuh keyakinan memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan.

Kedua, doa ini diyakini dapat menjadi sebab perlindungan dari gangguan makhluk halus, sihir, serta energi negatif. Dalam perspektif tasawuf, dzikir yang kuat akan membentuk “perisai spiritual” bagi seseorang.

Ketiga, Doa Nurbuat juga sering dikaitkan dengan ketenangan batin. Seseorang yang rutin membacanya akan merasakan stabilitas emosional, karena hatinya senantiasa terhubung dengan Allah.

Keempat, dalam praktik masyarakat, doa ini bahkan digunakan sebagai bentuk ikhtiar menjaga keberkahan lingkungan, termasuk rumah, usaha, hingga pertanian.

Meski bersifat tradisional, keyakinan ini menunjukkan bagaimana doa dipahami sebagai bagian dari interaksi manusia dengan alam melalui izin Allah.

Perspektif Ulama tentang Doa dan Ikhtiar

Dalam karya Ad-Da’ wa Ad-Dawa’, Ibnu Qayyim al-Jauziyah menjelaskan bahwa doa merupakan bagian dari sebab yang ditetapkan Allah untuk mendatangkan manfaat dan menolak mudarat. Artinya, doa bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari sistem takdir itu sendiri.

Senada dengan itu, Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menekankan pentingnya memperbanyak doa dalam setiap kondisi, baik saat lapang maupun sempit.

Menurutnya, doa adalah bentuk pengakuan akan kelemahan manusia di hadapan kekuasaan Allah.

Baca juga: Tata Cara Wudhu Lengkap: Niat, Rukun, Sunnah dan Doa agar Shalat Sah

Antara Ikhtiar dan Keyakinan

Doa Nurbuat, sebagaimana doa-doa lainnya dalam Islam, pada dasarnya adalah bentuk ikhtiar batin.

Ia bukan jaminan mutlak, tetapi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon perlindungan-Nya.

Dalam kehidupan yang penuh ketidakpastian, doa menjadi ruang harapan yang tidak pernah tertutup. Selama seseorang masih berdoa, selama itu pula ia tidak benar-benar kehilangan arah.

Pada akhirnya, kekuatan doa bukan hanya terletak pada lafaznya, tetapi pada keyakinan, keikhlasan, dan konsistensi dalam mengamalkannya.

Sebab dari sanalah lahir ketenangan, perlindungan, dan keberkahan yang dicari setiap manusia.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Menhaj Sidak Travel Umrah di Jombang, Akses Siskopatuh Anissa Ahmada Ditutup
Menhaj Sidak Travel Umrah di Jombang, Akses Siskopatuh Anissa Ahmada Ditutup
Aktual
Kemenhaj Blokir JGroup dan Annisa Ahmada dari Siskopatuh
Kemenhaj Blokir JGroup dan Annisa Ahmada dari Siskopatuh
Aktual
Kemenhaj Tutup Akses Travel Anissa Ahmada, Setoran Jemaah Ditaksir Rp120 Miliar
Kemenhaj Tutup Akses Travel Anissa Ahmada, Setoran Jemaah Ditaksir Rp120 Miliar
Aktual
Hafal Al-Quran 30 Juz sejak Umur 10 Tahun, Ini Cara Muslim Menjaganya
Hafal Al-Quran 30 Juz sejak Umur 10 Tahun, Ini Cara Muslim Menjaganya
Aktual
Khutbah Jumat: Amalan yang Dapat Dikerjakan pada Bulan Rabiul Akhir
Khutbah Jumat: Amalan yang Dapat Dikerjakan pada Bulan Rabiul Akhir
Aktual
Touring Cikampek-Ponorogo, Cara Alumni Syiar dan Pulang untuk 100 Tahun Gontor
Touring Cikampek-Ponorogo, Cara Alumni Syiar dan Pulang untuk 100 Tahun Gontor
Aktual
Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026
Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026
Aktual
6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Nama dan Nilainya
6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Nama dan Nilainya
Aktual
Khutbah Jumat 18 September 2026: Makna Sejarah Masjid Al-Aqsha Bagi Umat Islam
Khutbah Jumat 18 September 2026: Makna Sejarah Masjid Al-Aqsha Bagi Umat Islam
Aktual
Qada dan Qadar Bukan Alasan untuk Pasif, Ini Cara Memahami Takdir dan Pentingnya Ikhtiar
Qada dan Qadar Bukan Alasan untuk Pasif, Ini Cara Memahami Takdir dan Pentingnya Ikhtiar
Aktual
Mengenali Perbedaan Bahagia dan Nikmat dalam Islam, Ini Penjelasannya
Mengenali Perbedaan Bahagia dan Nikmat dalam Islam, Ini Penjelasannya
Aktual
4 Tanda Kebahagiaan dalam Islam Menurut Hadits, Ada Tetangga Baik hingga Pasangan Salih
4 Tanda Kebahagiaan dalam Islam Menurut Hadits, Ada Tetangga Baik hingga Pasangan Salih
Aktual
Khutbah Jumat 18 September 2026: Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
Khutbah Jumat 18 September 2026: Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
Aktual
Khutbah Jumat 18 September 2026: Tentang Ca tatan Amal, Tidak Ada yang Luput di Hari Hisab
Khutbah Jumat 18 September 2026: Tentang Ca tatan Amal, Tidak Ada yang Luput di Hari Hisab
Aktual
Jangan Lewat 40 Hari, Ini Sunnah Merawat Kebersihan Tubuh dalam Islam
Jangan Lewat 40 Hari, Ini Sunnah Merawat Kebersihan Tubuh dalam Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar