Editor
KOMPAS.com – Inovasi mengejutkan datang dari dunia akademik di Makkah. Para peneliti dari Umm Al-Qura University berhasil mengembangkan pembatas jalan berbahan beton yang mampu menghasilkan listrik dari embusan udara kendaraan yang melintas (lalu lalang kendaraan).
Penemuan listrik dari trafik kendaraan ini digagas oleh dosen Fakultas Teknik dan Arsitektur, Raed Shalwala, bersama Direktur Institute of Innovation and Entrepreneurship, Fadi Almarghlani.
Sistem canggih tersebut bekerja dengan memanfaatkan aliran udara yang dihasilkan dari pergerakan kendaraan di jalan raya.
Baca juga: Kartu Nusuk Hilang? Ini 4 Langkah Penting yang Harus Dilakukan
Energi kinetik dari angin tersebut kemudian diubah menjadi energi listrik melalui desain terintegrasi di dalam struktur pembatas beton.
Tak sekadar inovatif, teknologi ini juga digadang-gadang mampu mengubah wajah infrastruktur jalan di masa depan.
Selain meningkatkan efisiensi energi, pembatas jalan ini juga berpotensi meningkatkan keselamatan lalu lintas karena menggabungkan berbagai fungsi dalam satu struktur.
Para peneliti berharap teknologi ini dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi pengembangan kota pintar (smart city) dan proyek infrastruktur modern.
Baca juga: Inovasi Unik Dubai: Masjid Jadi Lokasi Pengisian Mobil Listrik
Inovasi listrik dari lalu lalang kendaraan juga sejalan dengan visi besar Arab Saudi dalam Saudi Vision 2030, yang menekankan pengembangan riset terapan dan solusi ramah lingkungan untuk masa depan.
Dengan terobosan listrik dari trafik kendaraan, jalan raya bukan lagi sekadar jalur transportasi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber energi baru yang ramah lingkungan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang