Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Asyura Lengkap Tulisan Arab, Keutamaan dan Waktu Terbaik Melaksanakannya

Kompas.com, 25 Juni 2026, 07:18 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com – Bulan Muharram menjadi salah satu momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah sekaligus termasuk empat bulan mulia (asyhurul hurum), Muharram menyimpan berbagai amalan yang dianjurkan, salah satunya adalah puasa Asyura yang dilaksanakan setiap 10 Muharram.

Puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus terhadap ibadah sunnah ini sebagaimana diriwayatkan Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu.

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلَّا هَذَا اليَوْمَ، يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَهَذَا الشَّهْرَ، يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ

Artinya: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah Muhammad SAW begitu bersungguh-sungguh memilih untuk berpuasa pada suatu hari yang beliau utamakan atas hari-hari lainnya selain hari ini, yaitu hari Asyura', dan bulan ini, yaitu bulan Ramadan." (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar perhatian Nabi Muhammad SAW terhadap puasa Asyura sehingga umat Islam dianjurkan untuk tidak melewatkan ibadah sunnah yang penuh keutamaan tersebut.

Baca juga: Puasa Asyura 10 Muharram: Niat, Keutamaan, dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat Puasa Asyura

Dalam pelaksanaannya, niat puasa sunnah cukup dihadirkan dalam hati. Namun para ulama juga membolehkan melafazkannya untuk membantu menghadirkan niat.

Apabila berniat sejak malam hari, lafaz niat puasa Asyura adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الْعَاشُوْرَاءِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku berniat berpuasa sunnah Asyura' esok hari karena Allah Ta'ala."
Dalam mazhab Syafi'i, puasa sunnah tetap sah apabila niat dilakukan pada pagi hari sebelum waktu Dzuhur, selama sejak terbit fajar belum makan, minum, ataupun melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Ketentuan tersebut dijelaskan Syekh Zainuddin al-Malibari dalam kitab Fathul Mu'in:

وَاحْتَرَزَ بِاشْتِرَاطِ التَّبْيِيتِ فِي الْفَرْضِ عَنِ النَّفْلِ، فَتَصِحُّ فِيهِ وَلَوْ مُؤَقَّتًا النِّيَّةُ قَبْلَ الزَّوَالِ

"Kewajiban berniat pada malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib. Adapun puasa sunnah, maka niat tetap sah apabila dilakukan sebelum waktu Dzuhur."

Jika baru berniat pada pagi hari, lafaz yang dapat dibaca ialah:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الْعَا شُوْرَاءِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Asyura' hari ini karena Allah SWT."

Para ulama juga menjelaskan bahwa niat puasa sunnah tidak harus menyebut secara khusus puasa Asyura. Hal tersebut sebagaimana diterangkan dalam Fathul Mu'in:

وَبِالتَّعْيِينِ فِيهِ النَّفْلُ أَيْضًا، فَيَصِحُّ وَلَوْ مُؤَقَّتًا بِنِيَّةٍ مُطْلَقَةٍ كَمَا اعْتَمَدَهُ غَيْرُ وَاحِدٍ

"Puasa sunnah juga sah dengan niat yang bersifat mutlak (tanpa menentukan jenis puasanya), sebagaimana pendapat yang dipegang oleh banyak ulama."

Keutamaan Puasa Asyura

Selain menjadi sunnah Rasulullah SAW, puasa Asyura juga memiliki keutamaan berupa penghapusan dosa-dosa kecil selama setahun yang telah berlalu.

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Abu Qatadah radhiyallahu 'anhu:

عَنْ أَبي قَتَادَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صِيامِ يَوْمِ عَاشُوراءَ، فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ المَاضِيَةَ

Artinya: "Puasa Asyura' melebur dosa setahun yang telah lewat." (HR Muslim).

Besarnya pahala tersebut membuat para ulama sangat menganjurkan pelaksanaan puasa Asyura.

Dianjurkan Disertai Puasa Tasu'a

Ulama mazhab Syafi'i menganjurkan agar puasa Asyura tidak dilakukan sendirian, melainkan disertai puasa Tasu'a pada 9 Muharram.

Syekh Zakariya al-Anshari menjelaskan:

وَيُسْتَحَبُّ صَوْمُ عَاشُورَاءَ وَهُوَ عَاشِرُ الْمُحَرَّمِ مَعَ تَاسُوعَاءَ وَهُوَ تَاسِعُهُ، قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ. وَقَالَ: لَئِنْ عِشْت إلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ فَمَاتَ قَبْلَهُ رَوَاهُمَا مُسْلِمٌ

Artinya, disunnahkan berpuasa pada tanggal 10 Muharram bersama tanggal 9 Muharram. Rasulullah SAW juga bersabda, "Jika aku masih hidup hingga tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari kesembilan." (HR Muslim).

Sementara itu, Syekh Abdurrauf al-Munawi menerangkan bahwa puasa Asyura memiliki tiga tingkatan keutamaan:

قَالَ جَمْعٌ: صِيَامُ عَاشُورَاءَ عَلَى ثَلَاثِ مَرَاتِبَ: أَدْنَاهَا أَنْ يُصَامَ وَحْدَهُ، وَفَوْقَهُ أَنْ يُصَامَ مَعَهُ التَّاسِعُ، وَفَوْقَهُ أَنْ يُصَامَ مَعَهُ التَّاسِعُ وَالْحَادِي عَشَرَ، فَهَذَا الْحَدِيثُ بِالنِّسْبَةِ لِلْأَكْمَلِ

Tingkatan pertama adalah berpuasa pada 10 Muharram saja. Tingkatan kedua berpuasa pada 9 dan 10 Muharram. Sedangkan tingkatan paling sempurna ialah melaksanakan puasa selama tiga hari, yaitu tanggal 9, 10, dan 11 Muharram.

Tata Cara Puasa Asyura

Secara umum, tata cara puasa Asyura sama seperti puasa sunnah lainnya, yakni:

  • Berniat, baik pada malam hari maupun sebelum Dzuhur apabila belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
  • Disunnahkan makan sahur.
  • Menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, sekaligus menjaga lisan dan perbuatan.
  • Menyegerakan berbuka ketika waktu Maghrib tiba.

Baca juga: 6 Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram, Hapus Dosa Setahun

Dengan berbagai keutamaan yang dijanjikan, puasa Asyura menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram. Selain menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu, ibadah ini juga merupakan bentuk meneladani sunnah

Rasulullah SAW dan menghidupkan hari-hari mulia di awal tahun Hijriah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar