Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Mengusap Kepala Anak Yatim dan Artinya, Salah Satu Amalan pada Hari Asyura 10 Muharram

Kompas.com, 25 Juni 2026, 12:59 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura menjadi salah satu momen istimewa dalam kalender Islam yang diperingati umat Muslim di berbagai daerah.

Pada hari tersebut, banyak masyarakat menggelar santunan anak yatim, doa bersama, hingga pembagian hadiah sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang.

Tradisi menyantuni anak yatim pada Hari Asyura bahkan dikenal luas di Indonesia sebagai Lebaran Anak Yatim atau Idul Yatama.

Baca juga: Mengapa 10 Muharram Disebut Hari Raya Anak Yatim? Ini Sejarah dan Maknanya

Kegiatan ini dilakukan untuk menghadirkan kehangatan dan membantu meringankan beban psikologis anak-anak yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya.

Selain memberikan santunan, umat Islam juga dianjurkan mengusap kepala anak yatim dan mendoakan kebaikan bagi mereka. Amalan ini dipandang sebagai salah satu bentuk kasih sayang yang memiliki nilai ibadah dan mendatangkan keberkahan.

Baca juga: Keutamaan Menyantuni Anak Yatim pada 10 Muharram, Menghidupkan Kasih Sayang di Hari Asyura

Doa Mengusap Kepala Anak Yatim pada Hari Asyura

Mendoakan anak yatim bukan hanya dilakukan saat mengusap kepala mereka. Umat Islam juga dapat memanjatkan doa agar anak-anak yatim diberikan kesehatan, kebahagiaan, rezeki, dan kesuksesan dalam kehidupannya.

Berikut doa yang dapat dibaca ketika mengusap kepala anak yatim yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Doa Memohon Perlindungan dan Kebaikan bagi Anak Yatim

Allahumma anta waliyyul-mu'minin, wa anta waliyyul-yatim, fa-waliyyi yatiimanii hadhaa fa-ahsin ilahi waar-hu waakfilhu min ladunka khairal-kafil.

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Pelindung orang-orang beriman, dan Engkaulah Pelindung anak yatim. Oleh karena itu, lindungilah anak yatim ini, berilah dia kebaikan, dan jadilah Engkau Penjaganya yang terbaik dari sisi-Mu."

2. Doa Memohon Kemudahan dalam Mengasuh Anak Yatim

Allahumma ainniialaa ri'aayati yatiimii hadhaa waakfilhu min ladunka khairal-kafil.

Artinya: "Ya Allah, bantulah aku dalam mengasuh anak yatim ini dan jadilah Engkau Penjaganya yang terbaik dari sisi-Mu."

3. Doa Memohon Rezeki, Pendidikan, dan Perlindungan bagi Anak Yatim

Allahumma inni as'aluka an tarzuqahu wa turabbiyahu wa tahfazuhu wa tahsnu tarbiyatahu wa takhuluhu min syarrir-dunyaa wa aakhirati.

Artinya: "Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar Engkau memberinya rezeki, mendidiknya, melindunginya, dan membaguskan pendidikannya, serta menyelamatkannya dari kejahatan dunia dan akhirat."

4. Doa Memohon Menjadi Hamba yang Saleh dan Bertakwa

"Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang dekat dengan-Mu, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang shaleh, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaqwa, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang berbuat baik kepada makhluk-Mu, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jangan jadikan aku termasuk orang-orang yang zalim."

Keempat doa tersebut dapat dipanjatkan saat mengusap kepala anak yatim pada Hari Asyura 10 Muharram maupun pada kesempatan lainnya sebagai bentuk kasih sayang dan harapan agar anak-anak yatim memperoleh perlindungan, kebaikan, dan keberkahan dari Allah SWT.

Keutamaan Mengusap Kepala Anak Yatim dan Menyantuninya

Mengusap kepala anak yatim merupakan salah satu bentuk menyantuni anak yatim yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Amalan ini menjadi simbol kasih sayang, perhatian, serta dukungan moral bagi anak-anak yang kehilangan salah satu orang tuanya.

Selain memberikan manfaat bagi anak yatim, amalan tersebut diyakini mendatangkan pahala dan keberkahan bagi orang yang melakukannya.

Hadits dari Abu Hurairah RA: "Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya." (HR. Abu Lais as-Samarqandi)

Hadits dari Abdullah bin Mas'ud RA:

"Siapa saja yang mengusap kepala anak yatim sekali, karena Allah dan mengharap pahala dari-Nya, niscaya Allah akan menuliskan baginya kebaikan sepuluh kali lipat." (HR. Tirmidzi).

Selain itu, mengusap kepala anak yatim juga memiliki makna spiritual yang mendalam, baik bagi anak yatim maupun orang yang melakukannya. Amalan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim karena Allah, maka baginya setiap rambut yang disentuhnya itu terdapat kebaikan. Dan barangsiapa yang berbuat baik kepada anak yatim perempuan atau laki-laki yang ada di bawah pemeliharaannya, maka aku dan dia di surga seperti dua jari ini." (HR. Ahmad).

Karena itu, Hari Asyura dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin peduli terhadap anak yatim, tidak hanya melalui santunan materi, tetapi juga dengan memberikan perhatian, kasih sayang, dan doa demi kebaikan serta masa depan mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah yang Izinkan Jemaah Masuk Berkali-kali
Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah yang Izinkan Jemaah Masuk Berkali-kali
Aktual
UNICEF Puji Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi Kemenag
UNICEF Puji Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi Kemenag
Aktual
Bismillahi Tawakkaltu Alallah La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyil Adzim Arab: Tulisan, Arti, Keutamaan, dan Hadis Shahihnya
Bismillahi Tawakkaltu Alallah La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyil Adzim Arab: Tulisan, Arti, Keutamaan, dan Hadis Shahihnya
Doa Harian
Menag Resmikan Kampus Islam Khusus Perempuan dan Pertama di Indonesia
Menag Resmikan Kampus Islam Khusus Perempuan dan Pertama di Indonesia
Aktual
Indonesia Akan Gelar International Grand Imam Conference 2026, Perkuat Diplomasi Keagamaan
Indonesia Akan Gelar International Grand Imam Conference 2026, Perkuat Diplomasi Keagamaan
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Hadits dan Ulama
Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Hadits dan Ulama
Aktual
Kemenag Gandeng Bakom RI Perkuat Sosialisasi Program Revitalisasi Madrasah
Kemenag Gandeng Bakom RI Perkuat Sosialisasi Program Revitalisasi Madrasah
Aktual
Jamaah Calon Haji 2027 Diumumkan, Wamenhaj Minta ASN Segera Bangun Komunikasi
Jamaah Calon Haji 2027 Diumumkan, Wamenhaj Minta ASN Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Momen Lamine Yamal Sebagai Seorang Muslim Rayakan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026
Momen Lamine Yamal Sebagai Seorang Muslim Rayakan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026
Aktual
Lamine Yamal dan Aksi Solidaritasnya untuk Palestina yang Sempat Tuai Pujian
Lamine Yamal dan Aksi Solidaritasnya untuk Palestina yang Sempat Tuai Pujian
Aktual
Lamine Yamal: Saya Seorang Muslim, Alhamdulillah
Lamine Yamal: Saya Seorang Muslim, Alhamdulillah
Aktual
MUI Dorong Pesantren Jadi Episentrum Ekonomi Umat, Siapkan Roadmap Lahirkan Ribuan Santri-Preneur
MUI Dorong Pesantren Jadi Episentrum Ekonomi Umat, Siapkan Roadmap Lahirkan Ribuan Santri-Preneur
Aktual
Hukum Membaca Basmalah di Kamar Mandi Saat Wudhu
Hukum Membaca Basmalah di Kamar Mandi Saat Wudhu
Doa Harian
Momen Lamine Yamal Berdoa usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Viral
Momen Lamine Yamal Berdoa usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Viral
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar