Editor
KOMPAS.com – Memasuki bulan Juli 2026, umat Islam masih memiliki kesempatan memperbanyak ibadah sunnah melalui Puasa Ayyamul Bidh. Ibadah ini dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, yang pada akhir Juli 2026 bertepatan dengan pertengahan bulan Safar 1448 Hijriah.
Dilansir dari Al-Habib, puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, puasa ini juga memiliki keutamaan yang besar karena pahalanya disamakan seperti berpuasa sepanjang tahun.
Baca juga: Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Berdasarkan kalender Hijriah 1448 H Kementerian Agama RI, jadwal Puasa Ayyamul Bidh bulan Safar diperkirakan jatuh pada:
Perlu diketahui, terdapat kemungkinan perbedaan satu hari sesuai hasil rukyatul hilal dan penetapan masing-masing otoritas keagamaan.
Niat puasa sunnah Ayyamul Bidh dapat dibaca pada malam hari hingga sebelum terbit fajar.
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ayyāmil bīḍi sunnatan lillāhi ta'ālā.
Artinya:
"Saya niat berpuasa Ayyamul Bidh sebagai sunnah karena Allah Ta'ala."
Apabila seseorang lupa berniat pada malam hari, sebagian ulama membolehkan berniat pada pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Anjuran melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh berasal dari hadis Nabi Muhammad SAW.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Kekasihku (Rasulullah) berwasiat kepadaku tiga perkara: berpuasa tiga hari setiap bulan, mengerjakan dua rakaat salat duha, dan salat witir sebelum tidur." (HR. Bukhari dan Muslim).
Sementara dalam hadis lain, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa berpuasa tiga hari setiap bulan memiliki pahala seperti berpuasa sepanjang tahun. Hal ini karena satu amal kebaikan dibalas sepuluh kali lipat, sehingga tiga hari puasa setiap bulan setara dengan 30 hari pahala puasa. Dengan demikian, jika dilakukan secara rutin setiap bulan, nilainya seperti berpuasa selama setahun.
Saat berbuka, umat Islam dapat membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latin:
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'alaa rizqika afthartu.
Artinya:
"Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Baca juga: Jadwal Lengkap Puasa Sunnah Juni 2026: Ada Ayyamul Bidh, Tasua, dan Asyura
Selain menahan lapar dan dahaga, Puasa Ayyamul Bidh menjadi kesempatan untuk memperbanyak ibadah, di antaranya:
Dengan mengamalkan Puasa Ayyamul Bidh secara rutin setiap bulan, umat Islam tidak hanya memperoleh pahala puasa sunnah, tetapi juga melatih keistiqamahan dalam beribadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang