Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Nabi Yunus Dibaca Saat Menghadapi Kesulitan, Lengkap Arab Latin Artinya

Kompas.com, 1 Juli 2026, 12:10 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Setiap manusia pasti pernah menghadapi masa-masa sulit, mulai dari masalah pekerjaan, ekonomi, kesehatan, hingga kegelisahan batin. Dalam Islam, salah satu doa yang paling dianjurkan saat menghadapi kesulitan adalah Doa Nabi Yunus AS, yaitu doa yang dipanjatkan ketika beliau berada di dalam perut ikan.

Doa ini dikenal sebagai doa penuh pengakuan, ketauhidan, dan permohonan ampun kepada Allah SWT. Bahkan, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa doa tersebut memiliki keutamaan besar bagi orang yang sedang dilanda kesusahan.

Bacaan Doa Nabi Yunus

Allah SWT mengabadikan doa Nabi Yunus dalam Al-Qur'an Surat Al-Anbiya ayat 87.

Arab

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin

Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.

Artinya

"Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim." (QS. Al-Anbiya: 87). 

Baca juga: 7 Doa Harian Rasulullah yang Pendek dan Mudah Dihafal, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kisah di Balik Doa Nabi Yunus

Doa tersebut dipanjatkan Nabi Yunus AS ketika berada dalam tiga lapis kegelapan, yakni gelapnya malam, gelapnya lautan, dan gelapnya perut ikan.

Menurut Tafsir Kementerian Agama RI terhadap Surat Al-Anbiya ayat 87–88, Nabi Yunus menyadari kekhilafannya, lalu memohon ampun dengan mengesakan Allah, menyucikan-Nya, dan mengakui kesalahan dirinya. Allah kemudian mengabulkan doanya serta menyelamatkannya dari kesulitan yang sangat berat.

Allah SWT kemudian berfirman:

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ

Artinya:

"Maka Kami kabulkan (doa)-nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman." (QS. Al-Anbiya: 88). (Quran.com)
Ayat ini menunjukkan bahwa pertolongan Allah tidak hanya diberikan kepada Nabi Yunus, tetapi juga kepada setiap orang beriman yang memohon kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.

Keutamaan Doa Nabi Yunus

Rasulullah SAW menjelaskan besarnya keutamaan doa ini dalam sebuah hadis.
Dari Sa'ad bin Abi Waqqash RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika berada di dalam perut ikan adalah: 'Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.' Tidaklah seorang Muslim berdoa dengan doa tersebut dalam suatu urusan, melainkan Allah akan mengabulkannya." (HR. At-Tirmidzi). 

Menurut para ulama, doa ini memiliki tiga unsur utama yang menjadi sebab dikabulkannya doa, yaitu:

  • Mengesakan Allah (tauhid)
  • Mensucikan Allah dari segala kekurangan (tasbih)
  • Mengakui kesalahan diri (istighfar dan tawadhu')

Mengapa Doa Ini Sangat Istimewa?

Dilansir dari tafsir Surat Al-Anbiya ayat 87–88, doa Nabi Yunus mengajarkan bahwa jalan keluar dari kesulitan bukan hanya meminta pertolongan, tetapi juga dimulai dengan introspeksi diri dan mengakui kelemahan di hadapan Allah.

Para ulama menjelaskan, ketika seseorang menggabungkan tauhid, tasbih, dan pengakuan dosa dalam satu doa, ia sedang menunjukkan puncak kerendahan hati kepada Allah SWT.
Karena itu, doa Nabi Yunus sering dianjurkan dibaca ketika seseorang sedang mengalami:

  • Kesulitan ekonomi
  • Masalah pekerjaan
  • Ujian kesehatan
  • Kegelisahan hati
  • Tekanan hidup
  • Kesulitan keluarga
  • Saat merasa buntu dalam menghadapi persoalan

Kapan Waktu Terbaik Membaca Doa Nabi Yunus?

Tidak ada waktu khusus yang membatasi pembacaan doa ini. Namun, umat Islam dianjurkan memperbanyak membacanya pada waktu-waktu mustajab, antara lain:

  • Sepertiga malam terakhir
  • Saat sujud dalam salat
  • Antara azan dan iqamah
  • Setelah salat fardu
  • Hari Jumat, terutama menjelang Maghrib
  • Ketika sedang menghadapi kesulitan atau musibah

Hikmah Doa Nabi Yunus

Doa Nabi Yunus mengajarkan bahwa sebesar apa pun ujian yang dihadapi, seorang Muslim tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah.

Baca juga: Kumpulan Doa Agar Segala Urusan Dilancarkan Lengkap Arab Latin Arti

Sebagaimana Allah menyelamatkan Nabi Yunus dari tiga lapis kegelapan, Allah juga menjanjikan pertolongan bagi orang-orang beriman yang kembali kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.

Oleh karena itu, memperbanyak membaca doa ini bukan sekadar memohon jalan keluar dari masalah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat tauhid, memperbanyak istighfar, dan menumbuhkan keyakinan bahwa tidak ada kesulitan yang tidak dapat diatasi dengan pertolongan Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar