Editor
KOMPAS.com - Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan bangsa.
Dalam pelaksanaan upacara kemerdekaan, doa kerap menjadi bagian dari sambutan maupun penutup rangkaian acara sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Selain mengucapkan terima kasih atas nikmat kemerdekaan, doa juga berisi harapan agar Indonesia senantiasa diberikan keamanan, kesejahteraan, dan keberkahan.
Baca juga: Teks Doa Zikir dan Doa Kebangsaan HUT ke-81 RI di Monas, Dipimpin Imam Masjid Istiqlal
Bacaan doa yang singkat dan penuh makna dapat disisipkan dalam sambutan pembina upacara maupun pembawa acara.
Doa-doa ini juga mengajak seluruh peserta upacara untuk memperkuat nilai kebangsaan, persatuan, dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia.
Baca juga: Doa Malam Tirakat 17 Agustus HUT ke-81 RI, Lengkap untuk Pembuka dan Penutup Acara
Berikut tiga contoh doa yang dapat digunakan dalam upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Latin: Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Allahumma sholli wasallim ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aalihi washohbihi ajma’in.
Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya.
Doa ini dapat dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbana atina fi ad-dunya hasanah, wa fi al-akhirati hasanah, wa qina 'adzaban-nar.
Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa api neraka.
Doa ini menjadi permohonan agar seluruh rakyat Indonesia memperoleh kebaikan, keberkahan, serta perlindungan dari Allah SWT dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا إِنْدُونِيسِيَا بَلَدًا طَيِّبًا، آمِنًا، مُطْمَئِنًّا، وَهَبْ لَنَا مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ
Latin: Allahumma ij‘al baladana Indonesia baladan thayyiban, aminan, muthma’inna, wa hab lana min ats-tsamarati man amana billahi wa bilyawmil akhir.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah negeri kami Indonesia sebagai negeri yang baik, aman, dan tenteram. Anugerahkanlah kepada kami rezeki dari orang-orang yang beriman kepada-Mu dan kepada hari akhir.
Doa ini dapat dipanjatkan sebagai harapan agar Indonesia senantiasa menjadi negara yang damai, sejahtera, dan diberkahi, serta seluruh masyarakat hidup dalam persatuan dan saling menjaga kerukunan.
Ketiga doa di atas dapat disisipkan dalam sambutan maupun rangkaian upacara peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih.
Selain menjadi ungkapan syukur, doa-doa tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh peserta upacara.
Di samping itu, doa-doa tersebut berisi permohonan agar bangsa Indonesia senantiasa memperoleh kebaikan, keamanan, kesejahteraan, serta kekuatan untuk menjaga persatuan.
Melalui doa, semangat kebersamaan dan cinta tanah air diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang