Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Sunnah Maulid Nabi 12 Rabiul Awal: Niat, Hukum, Tata Cara, dan Manfaat

Kompas.com, 24 Agustus 2026, 18:24 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara, Baznas

KOMPAS.com - Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap 12 Rabiul Awal sebagai momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus meningkatkan kecintaan kepada beliau.

Selain membaca shalawat dan Al-Qur'an, umat Islam juga dapat mengisi peringatan Maulid Nabi dengan berbagai amalan, termasuk puasa sunnah.

Berikut ulasan singkat terkait puasa sunnah Maulid Nabi 12 Rabiul Awal yang dirangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: 8 Keutamaan Membaca Shalawat saat Memperingati Maulid Nabi

Niat Puasa Maulid Nabi 12 Rabiul Awal

Bacaan niat puasa sunnah Maulid Nabi adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ مَوْلِدِ النَّبِيِّ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma yaumi maulidinnabi sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat puasa pada hari Maulid Nabi sunnah karena Allah Ta'ala."

Baca juga: 8 Tradisi Maulid Nabi di Berbagai Daerah di Indonesia dan Ciri Khasnya

Hukum Puasa Sunnah 12 Rabiul Awal

Secara umum, tidak ada dalil khusus yang menganjurkan puasa pada tanggal 12 Rabiul Awal. Karena itu, puasa pada hari tersebut tidak termasuk puasa sunnah yang memiliki nash secara langsung, seperti puasa Senin-Kamis, puasa Arafah, atau puasa Asyura.

Namun, para ulama menilai bahwa berpuasa pada 12 Rabiul Awal tetap diperbolehkan dan dapat dilakukan dengan niat puasa sunnah.

Puasa 12 Rabiul Awal tidak termasuk ibadah khusus yang diwajibkan dalam Islam. Pelaksanaannya tetap diperbolehkan sebagai puasa sunnah, tawakal mendekati diri kepada Allah SWT, atau bentuk rasa syukur atas hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Tata Cara Puasa Maulid Nabi 12 Rabiul Awal

Bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa pada 12 Rabiul Awal, tata caranya sama seperti puasa sunnah pada umumnya. Berikut tata cara yang dapat dilakukan:

1. Membaca niat

Niat puasa sunnah cukup dilafalkan dalam hati mulai malam hari, selama belum makan atau minum.

2. Menahan diri dari hal yang membatalkan puasa

Seperti puasa wajib, orang yang menjalankan puasa harus menahan diri dari makan, minum, hubungan suami-istri, serta berbagai hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga waktu Magrib.

3. Mengisi waktu dengan ibadah

Pelaksanaan puasa sebaiknya disertai dengan memperbanyak ibadah. Umat Islam dapat mengisi waktu dengan berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.

4. Berbuka dengan doa

Ketika azan Magrib berkumandang, umat Islam dapat segera berbuka. Berbuka disunnahkan dengan kurma atau air putih, kemudian dilanjutkan dengan membaca doa berbuka puasa.

Manfaat Spiritual Puasa 12 Rabiul Awal

Puasa pada 12 Rabiul Awal juga memiliki manfaat spiritual yang dapat dirasakan seorang muslim. Salah satunya adalah meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT melalui latihan menahan hawa nafsu dan godaan duniawi serta meningkatkan fokus terhadap ibadah dan ketaatan.

Puasa juga mengajarkan kesabaran dan rasa syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT. Selain itu, ibadah puasa dapat membantu seorang muslim memahami dan merasakan penderitaan saudara-saudara yang kurang beruntung.

Manfaat spiritual lainnya adalah penghapusan dosa-dosa kecil. Dalam berbagai hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa puasa sunnah dapat menjadi sarana untuk menghapus dosa-dosa kecil yang telah diperbuat.

Dengan niat yang ikhlas dan hati yang bersih, puasa ini dapat menjadi wasilah untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT dan meningkatkan derajat seorang muslim di sisi-Nya.

Sejarah Peringatan Maulid Nabi

Dalam catatan sejarah, Maulid Nabi sudah diperingati sejak era Dinasti Fatimiyah di Mesir. Namun, terdapat pendapat lain yang menyebutkan bahwa peringatan hari mulia tersebut sudah dimulai pada era Salahudin Al-Ayyubi.

Selain kedua pendapat tersebut, terdapat pula pendapat yang menyebutkan bahwa perayaan Maulid Nabi telah dijalankan sejak tahun kedua Hijriah.

Saat itu, masyarakat Madinah dan Makkah disebut pertama kali diperintahkan oleh Khaizuran, ibu dari Amirul Mukminin Musa al-Hadi dan al-Rasyid.

Sementara di Indonesia, tradisi perayaan Maulid Nabi telah menyatu dengan budaya lokal dan melahirkan beragam tradisi khas keislaman. Beberapa di antaranya adalah “Grebeg Maulud” di Jawa hingga “Maudu Lompoa” di Sulawesi.

Puasa 12 Rabiul Awal dapat dilakukan sebagai puasa sunnah meskipun tidak terdapat dalil khusus yang menetapkannya sebagai ibadah Maulid Nabi.

Umat Islam dapat mengisi momentum tersebut dengan ibadah lain, seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan memperbanyak shalawat.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Adzan di Telinga Bayi hingga di Atas Kuburan, Bagaimana Hukumnya?
Adzan di Telinga Bayi hingga di Atas Kuburan, Bagaimana Hukumnya?
Aktual
Apakah Anak Wajib Melunasi Utang Orangtua yang Meninggal?
Apakah Anak Wajib Melunasi Utang Orangtua yang Meninggal?
Aktual
Bagaimana Hukum Menjual Barang Halal untuk Maksiat? Ini Pandangan Islam
Bagaimana Hukum Menjual Barang Halal untuk Maksiat? Ini Pandangan Islam
Aktual
Viral Penghulu Marah Saat Akad Nikah, Kemenag Minta Maaf dan Evaluasi Pelayanan
Viral Penghulu Marah Saat Akad Nikah, Kemenag Minta Maaf dan Evaluasi Pelayanan
Aktual
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jemaah Haji Rp800.000–1,3 Juta
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jemaah Haji Rp800.000–1,3 Juta
Aktual
Adakah Fungsi Adzan Selain Memanggil Sholat Berjamaah? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Adakah Fungsi Adzan Selain Memanggil Sholat Berjamaah? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Bolehkah Suami Pakai Tabungan Istri untuk Bayar Utang? Ini Penjelasannya
Bolehkah Suami Pakai Tabungan Istri untuk Bayar Utang? Ini Penjelasannya
Aktual
1 Jumadal Ula 1448 H Jatuh pada 12 Oktober 2026, Kenali Sejarah dan Amalannya
1 Jumadal Ula 1448 H Jatuh pada 12 Oktober 2026, Kenali Sejarah dan Amalannya
Aktual
Jumadal Ula 1448 H Jatuh 12 Oktober 2026, Ini Amalan yang Bisa Dikerjakan
Jumadal Ula 1448 H Jatuh 12 Oktober 2026, Ini Amalan yang Bisa Dikerjakan
Aktual
Jejak Yaman di Tanah Suci dan Seruan Perdamaian Houthi-Arab Saudi
Jejak Yaman di Tanah Suci dan Seruan Perdamaian Houthi-Arab Saudi
Aktual
Dua Akademisi UIN Jakarta Masuk Daftar 2 Persen Ilmuwan Teratas Dunia
Dua Akademisi UIN Jakarta Masuk Daftar 2 Persen Ilmuwan Teratas Dunia
Aktual
Kemenhaj Minta Jemaah Umrah Hindari Lokasi Rawan di Arab Saudi
Kemenhaj Minta Jemaah Umrah Hindari Lokasi Rawan di Arab Saudi
Aktual
30 UMKM Dikurasi Masuk Haji dan Umrah Store lewat Bali Expo
30 UMKM Dikurasi Masuk Haji dan Umrah Store lewat Bali Expo
Aktual
Jangan Remehkan Wirid karena Sibuk, Kiai Miftach: Kesempatannya Hanya Selama Hidup
Jangan Remehkan Wirid karena Sibuk, Kiai Miftach: Kesempatannya Hanya Selama Hidup
Aktual
Ayah Jangan Hanya Hadir sebagai Pencari Nafkah, Anak Juga Butuh Kasih Sayang
Ayah Jangan Hanya Hadir sebagai Pencari Nafkah, Anak Juga Butuh Kasih Sayang
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar