Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Malam Maulid Nabi: Bacaan, Sholawat, dan Amalan yang Bisa Diamalkan

Kompas.com, 24 Agustus 2026, 19:22 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com - Malam Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum yang banyak dimanfaatkan umat Islam untuk kembali mengenang perjalanan hidup, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah SAW.

Di berbagai daerah, malam Maulid biasanya diisi dengan pembacaan bacaan Maulid Nabi, pengajian, dzikir, serta sholawat Maulid Nabi. Ada pula umat Islam yang mengisinya secara sederhana di rumah bersama keluarga dengan memperbanyak doa dan sholawat.

Lantas, adakah doa malam Maulid Nabi yang secara khusus dianjurkan? Apa saja bacaan dan sholawat yang dapat diamalkan?

Doa Malam Maulid Nabi

Pada dasarnya, tidak ada doa khusus yang ditetapkan secara spesifik untuk malam Maulid Nabi Muhammad SAW. Karena itu, umat Islam dapat mengisi malam tersebut dengan berbagai doa kebaikan, dzikir, membaca Al-Qur'an, serta memperbanyak sholawat kepada Rasulullah SAW.

Salah satu doa yang dapat dibaca adalah:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا، وَارْحَمْنَا، وَاهْدِنَا، وَعَافِنَا، وَارْزُقْنَا حُبَّ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَاتِّبَاعَ سُنَّتِهِ

Allahummaghfir lana dzunubana, warhamna, wahdina, wa 'afina, warzuqna hubba nabiyyika Muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam, wattiba'a sunnatihi.

Artinya:

"Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, rahmatilah kami, berilah kami petunjuk dan kesehatan, serta karuniakanlah kepada kami kecintaan kepada Nabi-Mu Muhammad SAW dan kemampuan untuk mengikuti sunnahnya."

Baca juga: Puasa Sunnah Maulid Nabi 12 Rabiul Awal: Niat, Hukum, Tata Cara, dan Manfaat

Doa tersebut dapat dilanjutkan dengan permohonan untuk diri sendiri, orang tua, keluarga, guru, serta seluruh umat Islam.

Bacaan Maulid Nabi yang Sering Dibaca

Tradisi membaca bacaan Maulid Nabi telah berkembang di berbagai daerah dengan bentuk dan kitab yang beragam.

Di Indonesia, beberapa kitab Maulid yang populer di tengah masyarakat antara lain Maulid Al-Barzanji, Maulid Ad-Diba'i, Simtuddurar, dan Maulid Al-Burdah.

Pembacaan kitab-kitab tersebut umumnya berisi kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW, perjalanan kehidupan beliau, sifat-sifat mulia Rasulullah, serta ungkapan kecintaan kepada Nabi.

Dalam tradisi masyarakat, pembacaan Maulid juga sering diselingi dengan pembacaan sholawat dan doa. Tujuannya bukan sekadar mengenang sejarah kelahiran Rasulullah, tetapi juga menumbuhkan kecintaan kepada beliau sekaligus mengingat kembali akhlak dan perjuangannya.

Sholawat Maulid Nabi yang Bisa Diamalkan

Salah satu amalan yang sangat identik dengan peringatan Maulid Nabi adalah membaca sholawat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Innallaha wa mala'ikatahu yushalluna 'alan-nabiyy, ya ayyuhalladzina amanu shallu 'alaihi wa sallimu taslima.

Artinya:

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al-Ahzab: 56).

Salah satu sholawat Maulid Nabi yang dapat dibaca adalah:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad.

Artinya:

"Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad."

Selain itu, umat Islam dapat membaca Sholawat Ibrahimiyah yang biasa dibaca dalam tahiyat akhir.

Bacaan Sholawat Ibrahimiyah

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allahumma shalli 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammad, kama shallaita 'ala Ibrahima wa 'ala ali Ibrahim, innaka hamidum majid.

Artinya:

"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

Sholawat dapat dibaca sebanyak yang mampu. Tidak harus menunggu malam Maulid, sebab bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW dapat dilakukan kapan saja.

Doa Setelah Membaca Maulid Nabi

Setelah membaca Maulid dan sholawat, umat Islam dapat menutupnya dengan doa.

Berikut contoh doa yang dapat diamalkan:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَيُحِبُّ نَبِيَّكَ.

Allahumma inna nas'aluka hubbaka, wa hubba nabiyyika Muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam, wa hubba man yuhibbuka wa yuhibbu nabiyyak.

Artinya:

"Ya Allah, kami memohon kepada-Mu cinta kepada-Mu, cinta kepada Nabi-Mu Muhammad SAW, serta cinta kepada orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai Nabi-Mu."

Setelah itu, doa dapat diteruskan dengan memohon ampunan, kesehatan, keberkahan rezeki, keselamatan keluarga, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Amalan Malam Maulid Nabi

Selain membaca bacaan Maulid Nabi, ada sejumlah amalan yang dapat dilakukan untuk mengisi malam Maulid, antara lain:

1. Memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
2. Membaca Al-Qur'an dan memahami kandungannya.
3. Membaca sejarah atau sirah Nabi Muhammad SAW.
4. Mempelajari hadis-hadis Rasulullah SAW.
5. Memperbanyak istighfar dan dzikir.
6. Bersedekah dan membantu orang yang membutuhkan.
7. Berdoa untuk kebaikan diri, keluarga, bangsa, dan umat Islam.
8. Meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, peringatan Maulid tidak berhenti pada acara seremonial. Momentum tersebut dapat menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui sholawat, ilmu, sedekah, dan keteladanan akhlak.

Baca juga: 50 Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Lengkap dengan Link dan Cara Pasangnya

Makna Maulid: Bukan Sekadar Mengingat Kelahiran Nabi

Maulid Nabi pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa banyak sholawat yang dibaca atau seberapa meriah acara yang diselenggarakan.

Yang lebih penting adalah bagaimana kecintaan kepada Rasulullah SAW memberikan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Allah SWT berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

"Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu." (QS Al-Ahzab: 21).

Karena itu, malam Maulid dapat menjadi momentum untuk kembali bertanya kepada diri sendiri: sudah sejauh mana kita mengenal Rasulullah, mencintai beliau, membaca sunnahnya, dan meneladani akhlaknya?

Baca juga: 8 Tradisi Maulid Nabi di Berbagai Daerah di Indonesia dan Ciri Khasnya

Membaca doa malam Maulid Nabi, bacaan Maulid Nabi, dan sholawat Maulid Nabi dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menumbuhkan kecintaan tersebut. Namun, kecintaan yang paling bermakna adalah ketika sholawat dan doa tersebut berlanjut menjadi akhlak serta perilaku yang mencerminkan keteladanan Rasulullah SAW.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Apakah Muhammadiyah Merayakan Maulid Nabi? Ini Penjelasan Majelis Tarjih
Apakah Muhammadiyah Merayakan Maulid Nabi? Ini Penjelasan Majelis Tarjih
Aktual
6 Shalawat Singkat untuk Dibaca saat Maulid Nabi: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
6 Shalawat Singkat untuk Dibaca saat Maulid Nabi: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Sebelum Belajar agar Mudah Memahami Ilmu, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Sebelum Belajar agar Mudah Memahami Ilmu, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
5 Amalan Maulid Nabi, dari Sholawat hingga Sedekah
5 Amalan Maulid Nabi, dari Sholawat hingga Sedekah
Aktual
Doa Malam Maulid Nabi: Bacaan, Sholawat, dan Amalan yang Bisa Diamalkan
Doa Malam Maulid Nabi: Bacaan, Sholawat, dan Amalan yang Bisa Diamalkan
Doa dan Niat
Gus Yahya Ungkap Tantangan NU Masa Depan: Identitas, Konsolidasi hingga Peran Global
Gus Yahya Ungkap Tantangan NU Masa Depan: Identitas, Konsolidasi hingga Peran Global
Aktual
Muhammadiyah Siapkan Rumah Sakit Lapangan Berstandar WHO untuk Penyintas Gempa NTT
Muhammadiyah Siapkan Rumah Sakit Lapangan Berstandar WHO untuk Penyintas Gempa NTT
Aktual
Muhammadiyah Jombang Siapkan Posko dan 10 Ribu Bakso untuk Muktamar NU ke-35
Muhammadiyah Jombang Siapkan Posko dan 10 Ribu Bakso untuk Muktamar NU ke-35
Aktual
Puasa Sunnah Maulid Nabi 12 Rabiul Awal: Niat, Hukum, Tata Cara, dan Manfaat
Puasa Sunnah Maulid Nabi 12 Rabiul Awal: Niat, Hukum, Tata Cara, dan Manfaat
Doa dan Niat
8 Keutamaan Membaca Shalawat saat Memperingati Maulid Nabi
8 Keutamaan Membaca Shalawat saat Memperingati Maulid Nabi
Aktual
50 Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Lengkap dengan Link dan Cara Pasangnya
50 Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Lengkap dengan Link dan Cara Pasangnya
Aktual
6 Kuliner Tradisional saat Maulid Nabi di Indonesia dan Keistimewaannya
6 Kuliner Tradisional saat Maulid Nabi di Indonesia dan Keistimewaannya
Aktual
8 Tradisi Maulid Nabi di Berbagai Daerah di Indonesia dan Ciri Khasnya
8 Tradisi Maulid Nabi di Berbagai Daerah di Indonesia dan Ciri Khasnya
Aktual
Fenomena Artis Hijrah di Instagram, Bagaimana Kesalehan Dibentuk di Media Sosial?
Fenomena Artis Hijrah di Instagram, Bagaimana Kesalehan Dibentuk di Media Sosial?
Aktual
Dewan Muslim Inggris Puji Muhammadiyah: Tak Hanya Bangun Sekolah, tapi Juga Manusia
Dewan Muslim Inggris Puji Muhammadiyah: Tak Hanya Bangun Sekolah, tapi Juga Manusia
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar