Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat, Doa, dan Tata Cara Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan

Kompas.com, 26 Agustus 2026, 19:55 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Kemenag

KOMPAS.com - Dalam Islam, salah satu tuntunan untuk memohon turunnya hujan adalah melaksanakan shalat istisqa atau salat meminta hujan.

Amalan ini biasanya dilakukan saat terjadi kemarau panjang yang memicu berbagai musibah seperti kekeringan, gagal panen, kebakaran hutan, dan polusi udara yang sulit dikendalikan akibat minimnya hujan.

Masyarakat yang terdampak kondisi tersebut dapat melaksanakan Salat Istisqa dengan mengikuti tata cara yang telah ditentukan.

Baca juga: Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan: Tata Cara, Bacaan Niat, Doa, dan Contoh Khutbahnya

Dilansir dari laman Kemenag, berikut rangkaian pelaksanaan shalat istisqa mencakup puasa selama tiga hari, salat berjamaah, khutbah, serta doa memohon hujan kepada Allah SWT.

Niat Shalat Istisqa

أُصَلِّي سُنَّةَ الإِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا/مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushallī sunnatal-istisqā’i rak‘ataini mustaqbilal-qiblati imāman/makmūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah Istisqa dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala.”

Baca juga: Sholat Istisqa: Pengertian, Rakaat, Tata Cara, dan Bacaannya

Tata Cara Shalat Istisqa

Berikut tata cara Shalat Istisqa yang dapat dilaksanakan masyarakat saat menghadapi kemarau panjang:

1. Puasa Selama Tiga Hari

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk melaksanakan puasa selama tiga hari sebelum Salat Istisqa.

2. Berkumpul di Lapangan

Pada hari keempat, seluruh masyarakat berkumpul di lapangan pada pagi hari untuk melaksanakan Salat Istisqa secara berjamaah.

Waktu pelaksanaannya sama seperti waktu pelaksanaan Shalat Idul Fitri atau Sholat Idul Adha.

3. Membaca Niat Shalat Istisqa

Sebelum melaksanakan Salat Istisqa, imam dan jamaah membaca niat shalat meminta hujan.

4. Melaksanakan Salat Dua Rakaat

Pelaksanaan Shalat Istisqa dilakukan seperti Shalat Idul Fitri atau Sholat Idul Adha. Setelah takbiratul ihram, imam melakukan takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali takbir pada rakaat kedua.

Shalat kemudian dilanjutkan dengan rukuk, sujud, duduk tahiyat, hingga salam.

5. Khatib Menyampaikan Khutbah

Setelah shalat, khatib menyampaikan khutbah yang didengarkan oleh jamaah.

Khutbah Shalat Istisqa terdiri dari dua khutbah yang disampaikan khatib dengan berdiri dan satu kali duduk di antara kedua khutbah. Rukun dan tata cara khutbahnya sama seperti khutbah Salat Id.

Pada khutbah pertama, khatib membaca takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua membaca takbir sebanyak tujuh kali.

Isi Khutbah Shalat Istisqa

Dalam materi khutbah, khatib dianjurkan mengajak umat Islam untuk bertaubat dan memohon ampun atas segala dosa. Jamaah juga dianjurkan memperbanyak istighfar dengan harapan Allah SWT mengabulkan kebutuhan umat Islam dan makhluk hidup lainnya ketika menghadapi kemarau panjang.

Selain menyampaikan nasihat dan ajakan untuk memperbanyak istighfar, khatib juga disunnahkan membaca doa pada akhir setiap khutbah.

Doa Shalat Istisqa

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِاللهم اسقنا، اللهم اسقنا، اللهم اسقنا، وفي لفظ: اللهم أغثنا، اللهم أغثنا، اللهم أغثنا.
اللهم اسقنا غيثًا مغيثًا، مريعًا، نافعًا غير ضار، عاجلاً غير آجل.
الحمد لله رب العالمين، الرحمن الرحيم، ملك يوم الدين، لا إله إلا الله يفعل ما يريد، اللهم أنت الله لا إله إلا أنت الغني ونحن الفقراء، أنزل علينا الغيث واجعل ما أنزلت لنا قوة وبلاغًا إلى حين.
اللهم اسق عبادك، وبهائمك، وانشر رحمتك، وأحيي بلدك الميت.
اللهم اسقنا غيثًا مريئًا مريعًا طبقًا عاجلاً غير رائث، نافعًا غير ضار.

Latin: Allahumma asqina, Allahumma asqina, Allahumma asqina. Wa fi lafzhin: Allahumma aghitsna, Allahumma aghitsna, Allahumma aghitsna.
Allahumma asqina ghaītsan mugītsan, marī’an, nāfi’an ghaira dhārrin, ‘ājilan ghaira ājil.
Alhamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, ar-Rahmānir-Rahīm, maliki yaumid-dīn, lā ilāha illallāhu yaf‘alu mā yurīd. Allāhumma antal-lāhu lā ilāha illā anta, antal-ghaniyyu wa naḥnul-fuqarā’, anzil ‘alainal-ghaitsa waj‘al mā anzalta lanā quwwatan wa balāghan ilā ḥīn.
Allāhumma asqi ‘ibādaka, wa bahā’imaka, wansyur raḥmataka, wa aḥyi baladakal-mayyit.
Allāhumma asqinā ghaītsan marī’an marī’an ṭabaqan ‘ājilan ghaira rā’its, nāfi’an ghaira dhār.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.” Dalam lafaz lain: “Ya Allah, berilah kami pertolongan. Ya Allah, berilah kami pertolongan. Ya Allah, berilah kami pertolongan.
Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang memberikan pertolongan, menyuburkan, bermanfaat dan tidak membahayakan, serta segera dan tidak ditunda.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Tidak ada Tuhan selain Allah, Dia melakukan apa yang Dia kehendaki. Ya Allah, Engkaulah Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau Mahakaya, sedangkan kami adalah orang-orang yang membutuhkan. Turunkanlah hujan kepada kami dan jadikanlah apa yang Engkau turunkan bagi kami sebagai kekuatan dan bekal sampai suatu waktu.
Ya Allah, berilah minum hamba-hamba-Mu dan hewan-hewan-Mu, sebarkanlah rahmat-Mu, dan hidupkanlah negeri-Mu yang telah mati.
Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menyegarkan, menyuburkan, merata, segera dan tidak terlambat, serta bermanfaat dan tidak membahayakan.”

Tata Cara Doa dalam Khutbah Shalat Istisqa

Pada akhir khutbah pertama dan kedua, khatib disunnahkan membaca doa dengan membalikkan badan dan membelakangi jamaah untuk menghadap kiblat.

Saat menghadap kiblat, khatib menukar posisi selendang atau sorban yang berada di pundaknya sambil mengangkat kedua tangan. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan doa dalam Shalat Istisqa.

Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon turunnya hujan ketika terjadi kemarau panjang.

Pelaksanaannya dilakukan dengan rangkaian puasa, shalat berjamaah, khutbah, istighfar, dan doa kepada Allah SWT.

Melalui ibadah shalat istisqa ini, masyarakat memohon agar hujan turun dan kondisi yang ditimbulkan akibat kekeringan dapat segera teratasi.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Niat, Doa, dan Tata Cara Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan
Niat, Doa, dan Tata Cara Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan
Doa dan Niat
Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan: Tata Cara, Bacaan Niat, Doa, dan Contoh Khutbahnya
Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan: Tata Cara, Bacaan Niat, Doa, dan Contoh Khutbahnya
Doa dan Niat
Nasaruddin Umar:Muktamar NU Ke-35 Jadi Momentum Menuju Peradaban Islam
Nasaruddin Umar:Muktamar NU Ke-35 Jadi Momentum Menuju Peradaban Islam
Aktual
Kisah Dzikry, 3 Tahun Tak Kuliah hingga Raih Prestasi Nasional: Saya Berpegang pada Allah
Kisah Dzikry, 3 Tahun Tak Kuliah hingga Raih Prestasi Nasional: Saya Berpegang pada Allah
Aktual
Sholat Istisqa: Pengertian, Rakaat, Tata Cara, dan Bacaannya
Sholat Istisqa: Pengertian, Rakaat, Tata Cara, dan Bacaannya
Aktual
Shalat Istisqa Digelar di Tengah Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla
Shalat Istisqa Digelar di Tengah Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla
Aktual
Maulid Nabi, Kemenag Gelar Gema Selawat Kebangsaan, Target 1,78 Juta Peserta
Maulid Nabi, Kemenag Gelar Gema Selawat Kebangsaan, Target 1,78 Juta Peserta
Aktual
Link Download Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji 2027, Lengkap dan Siap Digunakan
Link Download Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji 2027, Lengkap dan Siap Digunakan
Aktual
Pendaftaran Petugas Haji 2027: Formasi, Batas Usia, Syarat, dan Jadwal Seleksi
Pendaftaran Petugas Haji 2027: Formasi, Batas Usia, Syarat, dan Jadwal Seleksi
Aktual
Berapa Gaji Petugas Haji 2027? Ini Perkiraan Honor PPIH Per Periode Penugasan
Berapa Gaji Petugas Haji 2027? Ini Perkiraan Honor PPIH Per Periode Penugasan
Aktual
Di Tengah Arus Globalisasi, Pendidikan Agama Tak Cukup Ajarkan Teori
Di Tengah Arus Globalisasi, Pendidikan Agama Tak Cukup Ajarkan Teori
Aktual
Petugas Haji 2027: Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPIH Kesehatan, Kloter, dan Arab Saudi
Petugas Haji 2027: Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPIH Kesehatan, Kloter, dan Arab Saudi
Aktual
Cara Daftar PPIH 2027: Syarat, Formasi, dan Jadwal Seleksi Petugas Haji
Cara Daftar PPIH 2027: Syarat, Formasi, dan Jadwal Seleksi Petugas Haji
Aktual
Rasulullah Rahmatan lil ‘Alamin, Bukan Hanya untuk Umat Islam? Ini Penjelasannya
Rasulullah Rahmatan lil ‘Alamin, Bukan Hanya untuk Umat Islam? Ini Penjelasannya
Aktual
Muktamar ke-35 NU Pakai Teknologi Canggih, 100 CCTV hingga AI Terhubung WhatsApp
Muktamar ke-35 NU Pakai Teknologi Canggih, 100 CCTV hingga AI Terhubung WhatsApp
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar