Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Kedua Orang Tua: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Kompas.com, 27 Agustus 2026, 22:03 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Mendoakan orang tua dan anak mendapat ampunan dan kasih sayang Allah SWT merupakan salah satu bentuk amalan yang bisa dilakukan setiap muslim.

Setelah dewasa dan telah menikah, kita bisa mengamalkan doa untuk orang tua adan anak untuk memohon kebaikan, perlindungan, serta keberkahan bagi keluarga.

Baca juga: 5 Doa untuk Orang Tua Lengkap dengan Terjemahannya

Kumpulan Doa untuk Orang Tua dan Anak Lengkap

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah kumpulan dia untuk orang tua dan anak lengkap.

Mengamalkan kumpulan doa ini penting bagi setiap muslim karena mendoakan orang tua agar mendapatkan ampunan dan kasih sayang Allah adalah ciri orang shalih.

Hal ini merupakan bagian berbakti kepada orang tua. Selain itu menjadi bagian pahala yang tidak terputus bagi orang tua yang telah wafat.

Baca juga: Doa Nabi Zakariya Meminta Keturunan, Amalan Ikhtiar bagi Pejuang Garis Dua

Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya” (HR. Imam Muslim)

Hendaklah orang tua mencontoh para nabi dan orang sholeh yang selalu mendoakan kebaikan pada anak keturunannya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Artinya: “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).

Bacaan Doa untuk Kedua Orang Tua

Bacaan doa untuk kedua orang tua dapat diamalkan sebagai bentuk bakti dan permohonan kepada Allah SWT. Doa dapat ditujukan bagi orang tua yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Berikut sejumlah bacaan doa untuk kedua orang tua beserta Latin dan artinya.

Doa untuk Orang Tua yang Masih Hidup

Berikut ini adalah sejumlah lafal yang dapat dibaca seseorang untuk mendoakan kedua orang tuanya:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Latin: Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.

Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Doa untuk orang tua yang telah meninggal dapat dilanjutkan dengan bacaan berikut sebagai permohonan ampunan dan rahmat bagi kaum Muslimin yang telah wafat.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Latin: Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.

Artinya: Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.

Berikut ini adalah lanjutan doa yang dapat dibaca sebagai permohonan rahmat, ampunan, dan syafaat bagi mereka yang bersyahadat secara umum.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ.

Latin: Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.

Artinya: Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.

Doa untuk kedua orang tua yang telah meninggal ada baiknya ditutup dengan doa sapu jagad, shalawat Nabi, dan pembacaan surat Al-Fatihah.

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ …

Latin: Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

Artinya: Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. (baca surat Al-Fatihah).

Doa untuk Orang Tua yang Sedang Sakit

Doa untuk orang tua yang sedang sakit dapat diamalkan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan dan kesehatan. Bacaan berikut berisi permohonan agar ayah dan ibu dijauhkan dari rasa sakit serta diberikan keadaan yang sehat.

اللَّهُمَّ اشْفِ أَبَا وَأُمَّتِي مِنَ الدَّاءِ وَقِهِمَا مَكْرُوهَ الْأَلَمِ وَرَفِقْ بِهِمَا فِي الْعَافِيَة

Latin: Allaahumma ashfi aba wa ummati minad daai wa qihima makruhal alami wa rafiq bihimaa fil ‘aafiyati.

Artinya: Ya Allah, sembuhkanlah ayah dan ibu kami dari penyakit, hindarkanlah mereka dari kesakitan yang tidak disukai, dan berilah kelembutan pada mereka dalam keadaan sehat.

Doa Anak untuk Orang Tua dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an memuat sejumlah doa yang berkaitan dengan orang tua, keturunan, dan kebaikan keluarga. Bacaan tersebut dapat menjadi rujukan bagi umat Islam ketika memanjatkan doa untuk orang tua dan keluarga. Berikut beberapa doa dalam Al-Qur’an yang dapat diamalkan sesuai dengan kandungannya.

QS Al-Isra Ayat 24

QS Al-Isra ayat 24 memuat doa agar Allah SWT memberikan kasih sayang kepada kedua orang tua sebagaimana mereka telah merawat dan menyayangi anak ketika kecil.

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

Latin: wakhfidl lahumâ janâḫadz-dzulli minar-raḫmati wa qur rabbir-ḫam-humâ kamâ rabbayâ shaghîrâ

Artinya: Rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua (menyayangiku ketika) mendidik aku pada waktu kecil.”

QS Ibrahim Ayat 41

QS Ibrahim ayat 41 berisi doa Nabi Ibrahim AS agar dirinya dan sebagian keturunannya tetap melaksanakan shalat serta agar doanya diterima Allah SWT.

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ

Latin: rabbij‘alnî muqîmash-shalâti wa min dzurriyyatî rabbanâ wa taqabbal du‘â'

Artinya: Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan sebagian anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

QS An-Naml Ayat 19

QS An-Naml ayat 19 memuat doa Nabi Sulaiman AS untuk memohon kemampuan mensyukuri nikmat Allah SWT yang diberikan kepadanya dan kedua orang tuanya, serta memohon agar dapat beramal saleh.

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

Latin: fa tabassama dlâḫikam ming qaulihâ wa qâla rabbi auzi‘nî an asykura ni‘matakallatî an‘amta ‘alayya wa ‘alâ wâlidayya wa an a‘mala shâliḫan tardlâhu wa adkhilnî biraḫmatika fî ‘ibâdikash-shâliḫîn

Artinya: Dia (Sulaiman) tersenyum seraya tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Doa Orang Tua untuk Anak

Orang tua dapat memanjatkan doa untuk memohon kebaikan bagi anak-anaknya. Di dalam Al-Qur’an termuat beberapa doa yang dapat diamalkan untuk memohon kebaikan keturunan.

Berikut lima doa anak sholeh yang bersumber langsung dari Al-Qur’an dan bacaan doa untuk kebaikan anak.

Doa agar Anak Saleh dan Bertakwa

Doa agar anak menjadi saleh dan bertakwa dapat diamalkan dengan mengambil doa Nabi Ibrahim AS dalam QS as-Ṣaffat ayat 100. Bacaan ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar diberikan keturunan yang termasuk golongan orang-orang saleh.

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Latin: Rabbi hab lī minash-shāliḥīn.

Artinya: Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang Termasuk orang-orang yang saleh.

Doa agar Anak Menjadi Penyejuk Hati

Doa agar anak menjadi penyejuk hati terdapat dalam QS al-Furqan ayat 74. Bacaan ini berisi permohonan agar pasangan dan keturunan menjadi sumber ketenteraman serta menjadikan keluarga sebagai bagian dari orang-orang yang bertakwa.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍۢ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya: Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa

Doa agar Anak Rajin Sholat

Doa agar anak rajin sholat dapat diamalkan melalui doa Nabi Ibrahim AS dalam QS. Ibrahim ayat 40. Doa ini berisi permohonan agar diri sendiri dan keturunan tetap menjadi orang yang mendirikan shalat.

رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

Latin: Rabbij‘alnī muqīmas-shalāti wa min dzurriyyatī, rabbanā wa taqabbal du‘ā’ī.

Artinya: Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Rabb kami, perkenankanlah doaku

Doa agar Anak Dijaga dari Keburukan

Doa agar anak dijaga dari keburukan dapat dipanjatkan untuk memohon perlindungan Allah SWT dari gangguan setan. Bacaan ini terdapat dalam QS. Ali ‘Imran ayat 36.

وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Latin: Wa innī u‘īdzuhā bika wa dzurriyyatahā minasy-syaithānir-rajīm.

Artinya: Dan aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada-Mu dari setan yang terkutuk

Doa agar Anak Sukses Dunia Akhirat

Doa berikut dapat diamalkan sebagai permohonan agar anak-anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah, memahami agama, serta memperoleh kehidupan yang diberkahi di dunia dan akhirat.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِيْنَ حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِى الدِّيْنِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

Latin: Allahummaj 'al awladana awladan sholihiin haafizhiina lil qur'ani wa sunnati fuqoha fid diin mubarokan hayatuhum fid dun-ya wal akhirah.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak yang sholih sholihah, orang-orang yang hafal Al-Qur'an dan Sunnah, orang-orang yang paham dalam agama dibarokahi kehidupan mereka di dunia dan di akhirat.

Doa Keluarga agar Bahagia Dunia dan Akhirat

Doa keluarga agar bahagia dunia dan akhirat dapat diamalkan untuk memohon keselamatan, kebajikan, dan perlindungan bagi diri sendiri serta keluarga. Bacaan berikut mencakup permohonan afiat dalam agama, dunia, keluarga, dan harta.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ، اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اَللّٰهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَاٰمِنْ رَوْعَاتِيْ

Latin: Allâhumma innî as-alukal ‘âfiyah fid dunyâ wal âkhirah, allâhumma innî as-alukal ‘afwa wal âfiyah fî dînî wadunyâya wa ahlî wa mâlî, allâhumma-stur ‘aurâtî wa âmin rau‘âtî.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut”

Keutamaan Mendoakan Orang Tua dan Anak

Doa menjadi salah satu cara memohon kebaikan, perlindungan, dan keberkahan kepada Allah SWT bagi keluarga. Amalan ini juga dapat menjadi pengingat agar hubungan antara orang tua dan anak selalu dilandasi kasih sayang serta perhatian.

Berukut adalah keutamaan membaca doa orang tua dan anak dalam kehidupan sehari-hari.

Mendapat Ridha Allah SWT

Mendoakan orang tua dan anak dapat menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian terhadap keluarga. Doa yang dipanjatkan dengan niat tulus menjadi bagian dari ikhtiar seorang Muslim untuk memohon kebaikan kepada Allah SWT.

Mendapat Pahala Berlipat

Mendoakan keluarga merupakan amalan yang dilakukan dengan harapan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Terlebih jika doa tersebut disertai ketulusan dan ditujukan untuk kebaikan orang tua maupun anak.

Membawa Ketenangan dalam Keluarga

Doa dapat menjadi sarana untuk memohon ketenteraman, keharmonisan, dan perlindungan bagi keluarga. Kebiasaan saling mendoakan juga dapat memperkuat rasa kasih sayang dan kepedulian antara orang tua dan anak.

Membuka Pintu Rezeki

Mendoakan orang tua dan anak dapat menjadi ikhtiar untuk memohon kelapangan rezeki dan keberkahan dalam kehidupan keluarga. Rezeki yang dimohonkan melalui doa tidak hanya berkaitan dengan materi, tetapi juga kesehatan, kemudahan, dan kebaikan dalam kehidupan.

Waktu Terbaik Membaca Doa untuk Orang Tua dan Anak

Doa untuk orang tua dan anak dapat dipanjatkan kapan saja, terutama ketika seseorang memiliki kesempatan untuk berdoa dengan khusyuk.

Ada beberapa waktu yang umum digunakan untuk memperbanyak doa karena dinilai memiliki keutamaan. Selain memperhatikan waktu, ketulusan dan kesungguhan dalam berdoa juga menjadi hal penting.

Setelah Sholat Fardhu

Setelah sholat fardhu menjadi salah satu waktu yang dapat digunakan untuk mendoakan orang tua dan anak. Doa dapat dipanjatkan setelah menyelesaikan dzikir dan rangkaian ibadah setelah sholat.

Di Waktu Mustajab

Doa juga dapat dipanjatkan pada waktu-waktu yang dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memohon kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kebaikan bagi orang tua maupun anak.

Saat Kondisi Sulit

Ketika menghadapi masalah atau kondisi sulit, seorang Muslim dapat memperbanyak doa untuk memohon pertolongan Allah SWT. Doa untuk orang tua dan anak dapat menjadi bentuk ikhtiar agar keluarga diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi keadaan tersebut.

Adab Berdoa untuk Orang Tua dan Anak

Berdoa kepada Allah SWT sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan adab agar ibadah tersebut dijalankan dengan sikap yang baik. Ketulusan, kekhusyukan, dan keyakinan menjadi bagian penting ketika memanjatkan doa untuk keluarga. Selain berdoa, seorang Muslim juga dianjurkan tetap melakukan ikhtiar dalam menghadapi berbagai keadaan.

Ikhlas dan Khusyuk

Doa untuk orang tua dan anak sebaiknya dipanjatkan dengan hati yang ikhlas serta penuh kekhusyukan. Seseorang dapat menyampaikan permohonan kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh dan tetap meyakini bahwa Allah SWT mengetahui kebutuhan setiap hamba-Nya.

Dibaca Secara Rutin

Mendoakan orang tua dan anak dapat dilakukan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut membantu menjadikan doa sebagai bagian dari perhatian dan kasih sayang kepada keluarga.

Disertai Ikhtiar

Doa sebaiknya berjalan bersama ikhtiar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang dihadapi. Ketika mendoakan kesehatan anak, misalnya, orang tua tetap perlu memberikan perhatian dan perawatan yang diperlukan.

Hikmah Mendoakan Orang Tua dan Anak dalam Kehidupan

Mendoakan orang tua dan anak mengajarkan pentingnya menjaga hubungan keluarga melalui kasih sayang, perhatian, dan kepedulian.

Kebiasaan tersebut juga menjadi bentuk penghambaan kepada Allah SWT karena seorang Muslim menyerahkan harapan dan permohonannya kepada-Nya.

Dengan doa yang dilakukan secara tulus dan disertai ikhtiar, hubungan dalam keluarga diharapkan semakin harmonis serta dipenuhi keberkahan.

Mendoakan orang tua menjadi salah satu bentuk bakti yang dapat dilakukan seorang anak, baik ketika orang tua masih hidup maupun setelah meninggal dunia.

Sementara itu, doa orang tua untuk anak menjadi ikhtiar untuk memohon kebaikan, perlindungan, dan masa depan yang penuh keberkahan.

Membiasakan doa dalam keluarga dapat menjaga kedekatan batin sekaligus menguatkan harapan kepada Allah SWT.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar