Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dzikir dan Doa Pagi Pembuka Pintu Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 7 September 2026, 09:23 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Sebelum memulai aktivitas harian, umat Islam dianjurkan mengawali pagi dengan mengingat dan memohon kepada Allah SWT.

Dzikir dan doa pagi dapat menjadi amalan untuk memohon kelancaran urusan, rezeki yang halal, serta keberkahan dalam menjalani aktivitas.

Salah satu doa yang dapat diamalkan berisi permohonan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

Baca juga: 6 Doa Pagi yang Dianjurkan Rasulullah, Bikin Hati Tenang dan Rezeki Berkah

Selain itu, terdapat sejumlah bacaan lain yang berisi permohonan kecukupan, ampunan, kesehatan, hingga keberkahan harta dan keluarga.

Dzikir dan Doa Pagi Pembuka Pintu Rezeki

Dzikir dan doa pagi dapat diamalkan sebelum memulai berbagai aktivitas. Bacaan-bacaan berikut memuat pujian kepada Allah sekaligus permohonan agar diberikan rezeki yang halal, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan.

Baca juga: Bacaan Doa Pagi Rasulullah SAW Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

1. Bacaan Dzikir Pagi

Salah satu dzikir yang dapat dibaca pada pagi hari adalah tasbih berikut:

سُبْحَانَ اللّٰهِ وَبِحَمْدِهِ

Latin: Subhanallahi wa bihamdihi (sebanyak 100x)

Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya”

Membaca Subhanallahi wa bihamdihi sebanyak 100 kali menjadi salah satu amalan dzikir yang dapat dilakukan untuk mengawali aktivitas pagi dengan mengingat Allah.

Bacaan dzikir pagi.Ilustrasi dibuat menggunakan AI. Bacaan dzikir pagi.

2. Doa Pagi Memohon Ilmu dan Rezeki yang Baik

Selain berdzikir, umat Islam dapat membaca doa yang berisi permohonan ilmu bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin: Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322).

Doa tersebut mencakup tiga permohonan utama, yaitu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima.

Ketiganya menjadi bagian dari permohonan yang dapat dibaca untuk mengawali aktivitas sehari-hari.

Doa pagi memohon ilmu dan rezeki yang baik.Ilustrasi dibuat menggunakan AI. Doa pagi memohon ilmu dan rezeki yang baik.

3. Doa Pagi Memohon Kecukupan Rezeki Halal

Bacaan berikut berisi permohonan agar Allah memberikan kecukupan melalui sesuatu yang halal serta menjauhkan dari hal-hal yang haram.

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin: Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya: “Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563).

Doa ini menekankan permohonan kecukupan melalui rezeki yang halal. Selain meminta kecukupan, seorang Muslim juga memohon agar diberikan karunia sehingga tidak bergantung kepada selain Allah.

Doa pagi memohon kecukupan rezeki halal.Ilustrasi dibuat menggunakan AI. Doa pagi memohon kecukupan rezeki halal.

4. Doa Pagi Memohon Rezeki, Ampunan, dan Petunjuk

Doa pagi berikut mencakup beberapa permohonan sekaligus, mulai dari ampunan, kasih sayang, petunjuk, keselamatan, hingga rezeki.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي

Latin: Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.”

Doa tersebut tidak hanya memuat permohonan rezeki, tetapi juga meminta ampunan, rahmat, petunjuk, dan keselamatan. Dengan demikian, bacaan ini dapat menjadi bagian dari doa yang diamalkan untuk mengawali hari.

Doa pagi memohon rezeki, ampunan, dan petunjuk.Ilustrasi dibuat menggunakan AI. Doa pagi memohon rezeki, ampunan, dan petunjuk.

5. Doa Pagi Memohon Keberkahan Harta dan Keluarga

Bacaan berikut berisi permohonan agar Allah memperbanyak harta dan anak, memberikan keberkahan atas karunia yang diterima, serta memanjangkan usia dalam ketaatan.

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

Latin: “Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii.”

Artinya: “Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.”

Doa tersebut menggabungkan permohonan mengenai harta, anak, umur, ketaatan, amal, dan ampunan.

Kandungannya menunjukkan bahwa keberkahan yang dimohonkan tidak hanya berkaitan dengan jumlah rezeki, tetapi juga bagaimana karunia tersebut digunakan dalam ketaatan kepada Allah.

Doa pagi memohon keberkahan harta dan keluarga.Ilustrasi dibuat menggunakan AI. Doa pagi memohon keberkahan harta dan keluarga.

Dzikir dan doa pagi dapat menjadi amalan untuk mengawali hari dengan mengingat Allah sekaligus memohon berbagai kebaikan.

Permohonan rezeki dalam doa-doa tersebut mencakup rezeki yang halal, kecukupan, keberkahan, dan kemampuan menggunakan karunia Allah dalam ketaatan.

Karena itu, membaca dzikir dan doa pagi dapat menjadi bagian dari ikhtiar seorang Muslim dalam menjalani aktivitas dengan hati yang lebih dekat kepada Allah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
 Apa Itu Riya? Pengertian, Contoh, Bahaya, dan Cara Menghindarinya
Apa Itu Riya? Pengertian, Contoh, Bahaya, dan Cara Menghindarinya
Aktual
Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh Periode 2026–2031
Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh Periode 2026–2031
Aktual
Qari Indonesia Muhammad Fauji Ridwan Juara I Tilawah Internasional di Kuala Lumpur
Qari Indonesia Muhammad Fauji Ridwan Juara I Tilawah Internasional di Kuala Lumpur
Aktual
5 Tantangan Penyuluh Agama Islam, dari Krisis Global, AI, hingga Perubahan Kondisi Sosial
5 Tantangan Penyuluh Agama Islam, dari Krisis Global, AI, hingga Perubahan Kondisi Sosial
Aktual
Kemenag Lakukan Rukyatulhilal Awal Jumadil Awal 1448 H, Hilal Tak Terlihat di Jakarta
Kemenag Lakukan Rukyatulhilal Awal Jumadil Awal 1448 H, Hilal Tak Terlihat di Jakarta
Aktual
Kemenhaj Pastikan Tidak Ada Jemaah Umrah Terdampak Situasi di Arab Saudi, Imbau untuk Tetap Tenang
Kemenhaj Pastikan Tidak Ada Jemaah Umrah Terdampak Situasi di Arab Saudi, Imbau untuk Tetap Tenang
Aktual
Respons Situasi di Arab Saudi, Ini Imbauan Resmi Kemenhaj untuk Jemaah Umrah
Respons Situasi di Arab Saudi, Ini Imbauan Resmi Kemenhaj untuk Jemaah Umrah
Aktual
Menhaj Minta Calon Jemaah Haji Belajar dari Mereka yang Gagal Berangkat karena Kendala Kesehatan
Menhaj Minta Calon Jemaah Haji Belajar dari Mereka yang Gagal Berangkat karena Kendala Kesehatan
Aktual
Hukum Menerima Hadiah dari Orang yang Berutang, Apakah Termasuk Riba?
Hukum Menerima Hadiah dari Orang yang Berutang, Apakah Termasuk Riba?
Aktual
Bandara Riyadh Diserang, Keselamatan Jemaah Umrah Jadi Sorotan
Bandara Riyadh Diserang, Keselamatan Jemaah Umrah Jadi Sorotan
Aktual
Doa Belum Terkabul, Apakah Berarti Allah Tidak Menjawabnya?
Doa Belum Terkabul, Apakah Berarti Allah Tidak Menjawabnya?
Aktual
Hukum Menyebarkan Chat Pribadi Tanpa Izin dalam Islam
Hukum Menyebarkan Chat Pribadi Tanpa Izin dalam Islam
Aktual
Masa Tunggu Haji di Sulteng Jadi 14 Tahun, Kuota 2027 Malah Berkurang
Masa Tunggu Haji di Sulteng Jadi 14 Tahun, Kuota 2027 Malah Berkurang
Aktual
Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah di Arab Saudi Waspada, Ini Pesan Penting bagi yang Belum Berangkat
Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah di Arab Saudi Waspada, Ini Pesan Penting bagi yang Belum Berangkat
Aktual
Adzan di Telinga Bayi hingga di Atas Kuburan, Bagaimana Hukumnya?
Adzan di Telinga Bayi hingga di Atas Kuburan, Bagaimana Hukumnya?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar