Editor
KOMPAS.com - Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum dan minal aidin wal faizin sering terdengar saat Idul Fitri.
Keduanya kerap diucapkan bersamaan, namun sebenarnya memiliki makna dan tujuan yang berbeda.
Banyak orang menganggap keduanya sama, padahal konteksnya tidak sepenuhnya serupa. Berikut penjelasan perbedaan serta contoh penggunaannya.
Baca juga: 30 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Jawa kepada Bapak dan Ibu, Penuh Doa yang Menyentuh Hati
Ucapan ini merupakan doa yang ditujukan kepada sesama Muslim setelah menjalankan ibadah Ramadhan.
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
Arab latin: taqabbalallahu minna wa minkum
Artinya: “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua.”
Tujuan ucapan ini adalah memohon agar seluruh amal ibadah selama Ramadhan diterima oleh Allah SWT.
Baca juga: 30 Contoh Ucapan Sungkem Lebaran dalam Bahasa Jawa Lengkap dengan Artinya
Sementara itu, ucapan berikut lebih mengarah pada harapan setelah Idul Fitri:
مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْن
Arab latin: minal aidin wal faizin
Artinya: “Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (fitrah) dan menang.”
Ucapan ini berisi doa agar seseorang kembali dalam keadaan suci dan meraih kemenangan setelah Ramadhan.
Dalam keseharian, beberapa orang masih salah mengartikan ucapan ini sebagai berarti "Mohon maaf lahir dan batin".
Meski berbeda, keduanya saling melengkapi dan sering digunakan bersamaan saat Lebaran.
Meski berbeda, keduanya saling melengkapi dan sering digunakan bersamaan saat Lebaran. Berikut beberapa contoh penggunaan dalam percakapan:
1. “Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.”
2. “Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”
3. “Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”
4. “Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, semoga kita kembali suci dan amal diterima.”
5. “Minal aidin wal faizin, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.”
6. “Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga ibadah kita diterima, minal aidin wal faizin.”
7. “Minal aidin wal faizin, taqabbalallahu minna wa minkum, semoga kita kembali dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan.”
8. “Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, semoga kita selalu dalam semangat Ramadhan di sepanjang tahun.”
Memahami perbedaan kedua ucapan ini membantu umat Islam menyampaikan doa dengan lebih tepat saat Idul Fitri.
Meski sering dipadukan, masing-masing memiliki makna yang berbeda namun saling melengkapi. Dengan demikian, ucapan Lebaran menjadi lebih bermakna dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang