Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Isi Libur Isra Miraj dengan Amalan Penuh Pahala dan Keberkahan

Kompas.com, 14 Januari 2026, 11:30 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah menetapkan 16 Januari 2026 sebagai hari libur nasional dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Penetapan ini bukan sekadar memberikan waktu luang dari aktivitas duniawi, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi umat Islam untuk mengisinya dengan amal saleh dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

Isra Miraj merupakan peristiwa luar biasa yang menandai diterimanya perintah sholat lima waktu secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW.

Oleh karena itu, para ulama menganjurkan agar momen ini diisi dengan berbagai bentuk ibadah, meskipun tidak terdapat amalan khusus yang bersifat wajib.

 Baca juga: Masih Salah Tulis Isra Mikraj? Ini Penulisan yang Benar Menurut KBBI

Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk menghidupkan hari Isra Miraj dengan penuh makna dan keberkahan.

1. Memperbanyak Istighfar sebagai Bentuk Introspeksi Diri

Istighfar merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena menjadi sarana pembersihan hati dari dosa dan kelalaian.

Dalam konteks Isra Miraj, memperbanyak istighfar dapat dimaknai sebagai bentuk muhasabah atau evaluasi diri, mengingat perjalanan spiritual Rasulullah SAW mengajarkan kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya.

Rasulullah SAW sendiri dikenal sebagai pribadi yang sangat banyak beristighfar, meskipun beliau telah dijamin ampunan oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadis sahih disebutkan:

“Demi Allah, sungguh aku beristighfar dan bertobat kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.” (HR. al-Bukhari)

Imam an-Nawawi dalam Al-Adzkar karya Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi menjelaskan bahwa istighfar bukan hanya penghapus dosa, tetapi juga pembuka pintu ketenangan hati dan kelapangan rezeki.

Oleh karena itu, mengisi libur Isra Miraj dengan memperbanyak istighfar dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki kualitas spiritual diri.

Baca juga: Sejarah Lengkap Isra Miraj: Latar Belakang, Kronologi, dan Hikmahnya

2. Menjalankan Puasa Sunnah sebagai Latihan Kesabaran

Puasa sunnah termasuk ibadah yang sangat dianjurkan pada hari-hari yang memiliki keutamaan, meskipun tidak ada ketentuan khusus yang mewajibkan puasa pada tanggal Isra Miraj. Puasa mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, dan kepekaan sosial terhadap sesama.

Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi, dijelaskan bahwa puasa sunnah merupakan salah satu amalan yang paling dicintai Allah setelah amalan wajib.

Libur Isra Miraj dapat menjadi waktu yang ideal untuk melaksanakan puasa sunnah karena suasana yang lebih tenang dan tidak terburu-buru oleh rutinitas kerja.

3. Memperbanyak Doa sebagai Bentuk Ketergantungan kepada Allah

Isra Miraj memperlihatkan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Oleh karena itu, memperbanyak doa pada momen ini sangat dianjurkan sebagai wujud penghambaan dan pengakuan atas kelemahan manusia.

Doa merupakan komunikasi langsung antara hamba dan Rabb-nya. Rasulullah SAW bersabda:

“Doa adalah inti dari ibadah.” (HR. at-Tirmidzi)

Baca juga: 30 Ucapan Isra Miraj 2026: Singkat, Islami, dan Menyejukkan Hati

Tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan pada hari Isra Miraj, namun umat Islam dianjurkan memperbanyak doa yang berisi permohonan ampunan, keteguhan iman, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Salah satu doa yang sering dibaca pada bulan Rajab adalah doa yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dalam Syu‘ab al-Iman:

Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya‘bana wa ballighna Ramadhana.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya‘ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.”

Baca juga: 5 Contoh Pidato Isra Miraj Penuh Hikmah dan Pesan Moral Kehidupan

4. Menghidupkan Zikir untuk Menenangkan Hati

Zikir memiliki peran penting dalam menjaga ketenangan batin dan memperkuat keimanan. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menegaskan bahwa hati manusia hanya akan menemukan ketenteraman dengan mengingat-Nya.

Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa zikir adalah jalan utama untuk membersihkan hati dari kegelisahan dan kecenderungan duniawi.

Mengisi hari libur Isra Miraj dengan zikir seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, baik secara pribadi maupun bersama keluarga akan menjadikan peringatan ini lebih bermakna dan bernilai ibadah.

Baca juga: Isra Miraj Itu Apa? Ini Penjelasan Lengkap Peristiwa Agung yang Diperingati Januari 2026

5. Memperbanyak Shalat Sunnah sebagai Wujud Syukur

Shalat merupakan inti dari peristiwa Isra Miraj, karena perintah sholat lima waktu diterima langsung oleh Rasulullah SAW tanpa perantara.

Oleh sebab itu, memperbanyak sholat sunnah menjadi amalan yang paling relevan untuk dilakukan.

Sholat sunnah seperti tahajud, duha, rawatib, dan sholat taubat dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam kitab Fath al-Bari karya Ibnu Hajar al-Asqalani, dijelaskan bahwa salat sunnah berfungsi sebagai penyempurna kekurangan dalam salat wajib.

Libur Isra Miraj memberi kesempatan bagi umat Islam untuk melaksanakan salat sunnah dengan lebih khusyuk dan penuh penghayatan.

Peringatan Isra Miraj seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa historis, tetapi juga sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah dan spiritualitas.

Dengan memperbanyak istighfar, puasa sunnah, doa, zikir, dan salat sunnah, hari libur Isra Miraj dapat diisi dengan amalan yang membawa keberkahan dan ketenangan jiwa.

Semoga setiap amal yang dilakukan menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar