Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebaran 2026 Diramaikan Tren “Quiet Luxury”, Warna Bumi dan Gaya Eco-Chic Jadi Primadona

Kompas.com, 1 Maret 2026, 12:28 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Lebaran 2026 tinggal menghitung pekan. Jika beberapa tahun terakhir panggung mode Muslim didominasi bahan berkilau dan warna-warna pastel mencolok, kini arah tren bergeser ke gaya yang lebih tenang, elegan, dan membumi. Tema besar yang diprediksi menguasai Hari Raya tahun ini adalah “Eco-Chic & Earthy Tone” dengan sentuhan quiet luxury.

Alih-alih tampil glamor berlebihan, masyarakat kini cenderung memilih busana yang terlihat sederhana namun berkelas. Fokusnya bukan lagi pada payet atau kilau mencolok, melainkan kualitas bahan, presisi jahitan, dan harmoni warna.

Warna Hangat yang Fotogenik

Salah satu warna yang disebut-sebut menjadi bintang Lebaran 2026 adalah Butter Yellow. Nuansanya hangat, bersih, dan segar tanpa terlihat mencolok. Warna ini memberi efek kilau alami yang membuat penampilan tampak hidup, apalagi saat berfoto bersama keluarga.

Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026: Outfit Serasi Sekeluarga Jadi Pilihan, Warna Sage hingga Maroon Mendominasi

Perpaduan Butter Yellow dengan Mahogany juga diprediksi populer. Kombinasi ini menciptakan keseimbangan antara kesan bold dan soft, sehingga tampak mewah namun tetap lembut di mata. Selain itu, warna seperti Terracotta, Deep Ocean Blue, hingga nuansa bumi klasik seperti Sand Beige, Mocca, dan Ivory akan banyak menghiasi etalase toko.

Palet warna yang menghangatkan ini bukan hanya nyaman dipandang, tetapi juga terasa lebih “timeless” dan mudah dipadukan untuk berbagai usia.

Koko Pria: Minimalis Modern dan Sentuhan Etnik

Untuk pria, baju koko 2026 meninggalkan potongan lurus yang monoton. Gaya minimalis modern dengan detail halus seperti garis tipis di bagian dada atau kancing tersembunyi menjadi pilihan utama.

Sentuhan etnik Nusantara juga kembali naik daun. Kombinasi kain tenun atau batik di bagian lengan dan kerah memberikan karakter kuat tanpa terlihat berlebihan. Tren oversize dan relaxed fit yang sebelumnya populer di streetwear kini merambah busana Muslim, menghadirkan kenyamanan ekstra saat harus bersilaturahmi seharian.

Abaya Bangkit dengan Material Organik

Di sisi wanita, abaya modifikasi mengalami kebangkitan. Kini tampil lebih fleksibel dengan teknik printing, detail renda halus, hingga potongan loose yang memberi kesan jenjang dan sopan.

Material menjadi sorotan utama. Bahan seperti linen premium dan serat nanas diminati karena teksturnya unik, adem di kulit, dan mendukung konsep ramah lingkungan. Gaya quiet luxury tercermin dari potongan bersih tanpa hiasan berlebihan, namun tetap memancarkan aura mewah lewat kualitas dan detail.

Sarimbit yang Lebih Estetik

Konsep busana keluarga pun berevolusi. Jika dulu sarimbit identik dengan warna dan motif seragam persis, kini fokusnya bergeser pada koordinasi visual yang harmonis.

Misalnya, ayah mengenakan cokelat tua, ibu dengan tunik terracotta, dan anak-anak bernuansa krem. Perpaduan gradasi ini terasa lebih modern, dinamis, dan sangat estetik saat diabadikan untuk media sosial.

Baca juga: Tren Baju Lebaran Keluarga 2026: Warna Sage hingga Butter Yellow

Lebaran yang Personal dan Nyaman

Lebaran 2026 bukan sekadar soal mengikuti tren, melainkan menemukan busana yang merepresentasikan karakter pribadi sekaligus nyaman dipakai sepanjang hari. Dengan pendekatan eco-chic dan sentuhan quiet luxury, penampilan di Hari Raya tak hanya terlihat elegan, tetapi juga terasa lebih hangat, harmonis, dan relevan dengan semangat zaman.

Tahun ini, tampil mewah tak harus berkilau—cukup dengan warna bumi yang lembut dan kualitas yang berbicara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar