PEKANBARU, KOMPAS.com – Kisah pilu dua anak yatim di Pekanbaru yang menjadi korban jambret berujung haru. Uang santunan yang mereka terima dirampas di jalan, namun diganti oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi.
Peristiwa ini menimpa Alim (10) dan adiknya Rama (8) di Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru, Riau. Saat itu, mereka baru saja pulang menerima santunan dari Masjid Al Ikhlas.
Malangnya, amplop berisi uang Rp1,5 juta yang dipegang Alim dirampas oleh pelaku jambret di tengah perjalanan.
Baca juga: 100 Anak Yatim dan Dhuafa Ikuti Pesantren Jalan Cahaya di Bogor
Mendengar kejadian tersebut, anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi PDIP, Zulkardi, langsung bergerak. Ia mengajak kedua bocah itu ke rumahnya untuk mendengarkan langsung cerita mereka.
Zulkardi mengaku sangat prihatin dengan apa yang dialami Alim dan Rama. Ia pun memutuskan mengganti uang santunan yang hilang agar keduanya tidak larut dalam kesedihan.
"Yang dirampas jambret itu amplop punya Alim. Isinya Rp 1,5 juta. Waktu itu amplop dia pegang saat pulang dari menerima santunan di Masjid Al Ikhlas. Tadi sudah saya ganti amplopnya biar dia tidak sedih lagi," ujar Zulkardi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (17/3/2026) malam.
Tak berhenti di situ, Zulkardi juga mengajak Alim dan Rama ke salah satu mal untuk membeli baju Lebaran, karena uang santunan tersebut awalnya memang akan digunakan untuk kebutuhan tersebut.
Baca juga: Khutbah Idul Fitri Menyentuh: Rindu Anak Yatim kepada Orang Tua
"Alhamdulillah ada rezeki, tadi sudah saya bawa mereka beli baju Lebaran," katanya.
Selain baju Lebaran, keduanya juga mendapatkan bantuan lain berupa sembako, THR, serta perlengkapan sekolah.
Sebelumnya diberitakan, kasus penjambretan ini telah dilaporkan ke Polsek Bukitraya. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.