Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jemaah Haji 2026 Berangkat 22 April, Ini Tips Jaga Kesehatan

Kompas.com, 31 Maret 2026, 12:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 resmi dijadwalkan dimulai pada 22 April.

Momen ini menjadi penanda dimulainya rangkaian panjang ibadah yang tidak hanya menuntut kesiapan spiritual, tetapi juga kekuatan fisik yang prima.

Di tengah padatnya persiapan, aspek kesehatan kembali menjadi sorotan utama. Terlebih, kondisi cuaca di Tanah Suci yang cenderung ekstrem serta tingginya jumlah jemaah lansia membuat kesiapan fisik menjadi faktor krusial dalam kelancaran ibadah haji.

Baca juga: Sambut Haji 2026, 45 Klinik Kesehatan Disiagakan di Makkah dan Madinah

Kesehatan Jadi Syarat Utama Ibadah Haji

Dalam perspektif fikih, kemampuan fisik merupakan bagian dari syarat wajib haji (istitha’ah). Hal ini tidak hanya berkaitan dengan kekuatan tubuh, tetapi juga kesiapan mental dan situasional.

Sebagaimana dijelaskan dalam Fikih Kontemporer Haji dan Umrah, para ulama sepakat bahwa kemampuan berhaji mencakup aspek finansial, fisik, dan keamanan perjalanan.

Prinsip ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surah Ali Imran ayat 97 yang menegaskan kewajiban haji bagi yang mampu.

Dalam konteks modern, “mampu” tidak lagi dimaknai secara sederhana, melainkan mencakup kesiapan menghadapi suhu tinggi, aktivitas fisik intens, serta risiko kesehatan selama berada di Tanah Suci.

Cuaca Ekstrem dan Tantangan Fisik di Tanah Suci

Wilayah seperti Mekkah dan Madinah dikenal memiliki suhu yang bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius, terutama saat musim haji.

Selain itu, fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menuntut mobilitas tinggi dalam waktu singkat.

Kondisi ini berisiko menyebabkan:

  • Dehidrasi
  • Kelelahan ekstrem
  • Gangguan pernapasan
  • Kambuhnya penyakit kronis

Karena itu, menjaga kesehatan sejak sebelum keberangkatan hingga selama ibadah menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Baca juga: Seruan Wamenhaj: Redam Konflik Dunia Demi Haji 2026 Berjalan Aman

Tips Menjaga Kesehatan Selama Ibadah Haji

Pusat Kesehatan Haji Kementerian Agama menganjurkan sejumlah langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil selama menjalankan ibadah.

1. Rutin Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan berkala membantu mendeteksi potensi penyakit lebih awal. Dalam buku Manajemen Kesehatan Haji karya dr. H. M. Subuh, disebutkan bahwa deteksi dini menjadi kunci dalam mencegah komplikasi saat berada di Tanah Suci.

2. Menjaga Pola Istirahat

Tidur minimal 6–8 jam per hari sangat penting untuk menjaga stamina. Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh, terutama di lingkungan dengan aktivitas tinggi.

3. Konsumsi Gizi Seimbang

Asupan makanan bergizi membantu tubuh tetap bertenaga. Disarankan memperbanyak konsumsi buah, sayur, serta cairan untuk mencegah dehidrasi.

4. Rutin Berolahraga Ringan

Latihan fisik seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari membantu membiasakan tubuh menghadapi aktivitas ibadah yang padat.

5. Disiplin Mengonsumsi Obat

Bagi jemaah dengan riwayat penyakit, penting untuk tetap mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter dan tidak melewatkan dosis.

6. Menghindari Rokok dan Polusi

Kualitas udara di beberapa titik dapat memengaruhi kesehatan pernapasan. Menghindari rokok menjadi langkah penting untuk menjaga paru-paru tetap sehat.

7. Menjaga Kesehatan Mental

Selain fisik, kondisi mental juga berpengaruh besar. Pikiran yang tenang dan positif dapat membantu menjaga kestabilan tubuh selama ibadah.

Dalam buku Psikologi Ibadah Haji karya Prof. Dr. Zakiah Daradjat dijelaskan bahwa ketenangan batin memiliki hubungan erat dengan daya tahan tubuh dalam menjalankan ibadah yang berat.

Jadwal Lengkap Penyelenggaraan Haji 2026

Pemerintah telah menetapkan rangkaian jadwal resmi penyelenggaraan haji 2026 yang dimulai sejak April hingga Juli.

Berikut tahapan pentingnya:

  • 21 April 2026: Jemaah masuk asrama haji
  • 22 April 2026: Awal pemberangkatan gelombang I ke Madinah
  • 1 Mei 2026: Pergerakan jemaah dari Madinah ke Mekkah
  • 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan gelombang II ke Jeddah
  • 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah ke Arafah
  • 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha
  • 1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah ke Indonesia
  • 1 Juli 2026: Akhir kedatangan jemaah haji di Tanah Air

Rangkaian ini menjadi fase penting yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, terutama saat memasuki puncak haji di Armuzna.

Baca juga: Wamenhaj Tinjau Layanan Kesehatan Haji di Makkah untuk Pastikan Pelayanan Optimal

Lansia dan Risiko Tinggi Jadi Perhatian

Pemerintah juga menyoroti tingginya jumlah jemaah lansia dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa isu kesehatan menjadi fokus utama.

“Isu kesehatan haji adalah isu utama dari tahun ke tahun, mengingat sekitar 25 persen jemaah haji Indonesia adalah lansia dan 177 ribu lainnya masuk kategori risiko tinggi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendekatan layanan kesehatan harus terus beradaptasi dengan kondisi jemaah.

Menjalani Haji dengan Aman dan Khusyuk

Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan fisik yang penuh tantangan.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menyempurnakan ibadah.

Dalam Fiqh Ibadah Haji dan Umrah karya Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili disebutkan bahwa kemampuan fisik merupakan syarat penting dalam pelaksanaan haji. Tanpa kesiapan tersebut, ibadah berisiko terganggu.

Dengan persiapan matang, pola hidup sehat, serta kesadaran menjaga kondisi tubuh, jemaah diharapkan dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.

Pada akhirnya, haji yang mabrur tidak hanya ditentukan oleh kesempurnaan ritual, tetapi juga oleh kemampuan menjaga amanah tubuh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Aktual
Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama untuk Bangun Kesadaran Menjaga Lingkungan
Menag Ajak Imam Gunakan Bahasa Agama untuk Bangun Kesadaran Menjaga Lingkungan
Aktual
Menag: Imam Harus Jadi Jembatan Perdamaian dan Diplomat Komunitas
Menag: Imam Harus Jadi Jembatan Perdamaian dan Diplomat Komunitas
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar