Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tujuan Edukasi Niat Isytirath untuk Jemaah Haji Lansia dan Risti di Arab Saudi

Kompas.com, 16 Mei 2026, 15:27 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Tim Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja Bandara terus memberikan pendampingan kepada jemaah haji Indonesia setibanya di Arab Saudi.

Pendampingan tersebut difokuskan bagi jemaah lanjut usia dan berisiko tinggi (risti) agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Salah satu edukasi yang diberikan ialah pembacaan niat isytirath sebelum menjalani umrah wajib.

Baca juga: Rahasia Cita Rasa Makanan Jemaah Haji, Ada Koki Indonesia yang Jadi Andalan Dapur di Makkah

Niat ini menjadi penting bagi jemaah dengan kondisi kesehatan rentan karena memberikan keringanan apabila mengalami hambatan saat beribadah.

Ustadzah Kejar Jemaah di Jalur Fast Track

Di tengah padatnya kedatangan jemaah haji Indonesia, ustadzah Anis Diyah Puspita bahkan harus berlari mengejar jemaah yang melewati jalur Makkah Route atau fast track, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Dapat 15 Porsi Makanan Siap Santap saat Puncak Armuzna

Anis melakukan hal tersebut karena jalur fast track tidak memungkinkan jemaah masuk ke ruang paviliun untuk mendapatkan bimbingan ibadah secara langsung. Karena itu, ia mendatangi para jemaah guna membimbing pelafalan niat umrah wajib.

Jemaah haji Indonesia diketahui menjalankan haji Tamattu, yakni rangkaian ibadah haji yang didahului dengan umrah kemudian dilanjutkan haji.

Niat Isytirath untuk Jemaah Lansia dan Berisiko Tinggi

Anis menjelaskan, salah satu edukasi penting yang diberikan kepada jemaah ialah pembacaan niat isytirath atau niat bersyarat sebelum umrah wajib dilaksanakan.

Menurut dia, niat tersebut diperuntukkan bagi jemaah lansia maupun mereka yang memiliki penyakit bawaan dan berisiko mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah.

“Jemaah haji kita ada yang lansia dan ada juga yang memiliki penyakit bawaan yang berisiko. Karena itu mereka dibimbing untuk membaca niat isytirath,” ujar Anis.

Niat isytirath merupakan niat ihram yang disertai syarat apabila jemaah mengalami hambatan dalam menyempurnakan ibadah umrah akibat sakit atau kondisi tertentu.

Bacaan Niat Isytirath dan Artinya

Lafal niat isytirath yang dibimbing kepada jemaah berbunyi:

“Allahumma inni uridul ‘umrata fa in habasani habisun famahilli haitsu habastani.”

Artinya, “Ya Allah, aku berniat umrah. Jika ada halangan yang menghambatku, maka tempat tahalulku adalah di tempat terjadinya halangan tersebut.”

Anis mengatakan niat tersebut dapat dibaca dalam bahasa Arab maupun bahasa Indonesia dengan makna yang sama agar lebih mudah dipahami jemaah.

Jemaah yang Sakit Bisa Bertahalul Tanpa Dam

Anis menjelaskan, jemaah yang telah membaca niat isytirath kemudian mengalami sakit sehingga tidak mampu menyelesaikan rangkaian umrah diperbolehkan bertahalul tanpa dikenai dam.

“Jika terjadi halangan karena sakit dan tidak bisa menyempurnakan umrahnya, maka jemaah terbebas dari dam. Insya Allah pahala umrahnya tetap seperti umrah yang sempurna,” jelasnya.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya PPIH Arab Saudi dalam menghadirkan layanan haji ramah lansia dan disabilitas, khususnya bagi jemaah dengan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian lebih selama berada di Tanah Suci.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Niat Isytirath Jadi Ikhtiar Lindungi Jemaah Lansia dan Risti Saat Umrah Wajib".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar