Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sholat Tahajud Lengkap: Niat, Waktu Terbaik, Tata Cara, dan Bacaan Doa Mustajab

Kompas.com, 10 Januari 2026, 20:15 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Sholat tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam dan dilaksanakan pada malam hari setelah shalat Isya hingga menjelang terbit fajar.

Keistimewaan sholat tahajud terletak pada waktu pelaksanaannya yang dilakukan saat kebanyakan manusia terlelap, sehingga menjadi bentuk ibadah yang mencerminkan kedekatan personal seorang hamba dengan Allah SWT.

Baca juga: Shalat Tahajud Tanpa Tidur, Bolehkah? Simak Penjelasannya

Mengapa Sholat Tahajud Begitu Istimewa?

Dilansir dari laman MUI, sholat tahajud disebut istimewa karena memiliki keutamaan besar sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits, termasuk sebagai sarana pengabulan doa dan pengangkatan derajat seorang Muslim.

Allah SWT menyebutkan bahwa orang yang bangun di malam hari untuk beribadah akan memperoleh kedudukan terpuji di sisi-Nya.

Selain itu, Rasulullah SAW menjadikan sholat tahajud sebagai amalan rutin yang tidak pernah ditinggalkan.

Baca juga: 10 Tips Mudah Bangun untuk Sholat Tahajud, Lengkap dengan Hadis

Waktu Terbaik Sholat Tahajud dan Jawaban atas Keraguan Umum

Pelaksanaan sholat tahajud sering menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Islam, terutama terkait waktu dan syarat pelaksanaannya.

Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Terlebih Dahulu?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa sholat tahajud dianjurkan dikerjakan setelah tidur meskipun tidur tersebut hanya sebentar.

Sholat malam yang dikerjakan tanpa tidur terlebih dahulu tetap sah, namun secara istilah lebih tepat disebut qiyamul lail.

Pukul Berapa Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Tahajud?

Waktu sholat tahajud dimulai setelah shalat Isya hingga terbit fajar.

Waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir.

Baca juga: Doa Tahajud dan Artinya: Doa Malam yang Penuh Keutamaan

Tata Cara Sholat Tahajud dan Witir Lengkap bagi Pemula

Tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama dengan shalat sunnah lainnya, dengan perbedaan pada niat dan waktu pelaksanaannya.

Sholat Tahajud

Pelaksanaan sholat tahajud diawali dengan niat yang dibaca bersamaan dengan takbiratul ihram.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘ala.

Artinya, “Aku menyengaja sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Setelah niat, dianjurkan membaca doa iftitah sebagaimana bacaan shalat pada umumnya.

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا ...

Bacaan doa iftitah tersebut berisi pujian kepada Allah dan pernyataan ketundukan total sebagai hamba.

Setelah doa iftitah, shalat dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah pada setiap rakaat.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ...

Sesudah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca salah satu surat dalam Alquran tanpa ketentuan khusus mengenai panjang atau pendeknya surat.

Gerakan ruku dilakukan setelah selesai membaca surat dengan bacaan sebagaimana shalat pada umumnya.

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Setelah ruku, sholat dilanjutkan dengan i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali sesuai dengan tuntunan sholat.

Rakaat pertama ditutup dengan duduk tasyahud awal apabila sholat dilakukan lebih dari dua rakaat.

Pelaksanaan rakaat kedua dilakukan dengan tata cara yang sama seperti rakaat pertama.

Setelah rakaat terakhir, sholat ditutup dengan tasyahud akhir dan salam.

Baca juga: Hukum Sholat Tahajud Berjamaah, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama

Sholat Witir sebagai Penutup

Sholat witir dianjurkan sebagai penutup sholat malam, termasuk setelah sholat tahajud.

Jumlah rakaat sholat witir minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat sesuai kemampuan.

Sholat witir dilaksanakan setelah sholat tahajud dan ditutup dengan salam.

Doa Setelah Shalat Tahajud yang Mustajab dan Artinya

Setelah menyelesaikan shalat tahajud, dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ ...

Doa tersebut berisi pujian kepada Allah, pengakuan iman, serta permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah lalu dan yang akan datang.

Shalat tahajud menjadi momen terbaik untuk bermunajat kepada Allah SWT, terutama pada sepertiga malam terakhir saat doa-doa diyakini lebih mustajab.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar