Editor
KOMPAS.com-Sholat tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam dan dilaksanakan pada malam hari setelah shalat Isya hingga menjelang terbit fajar.
Keistimewaan sholat tahajud terletak pada waktu pelaksanaannya yang dilakukan saat kebanyakan manusia terlelap, sehingga menjadi bentuk ibadah yang mencerminkan kedekatan personal seorang hamba dengan Allah SWT.
Baca juga: Shalat Tahajud Tanpa Tidur, Bolehkah? Simak Penjelasannya
Dilansir dari laman MUI, sholat tahajud disebut istimewa karena memiliki keutamaan besar sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits, termasuk sebagai sarana pengabulan doa dan pengangkatan derajat seorang Muslim.
Allah SWT menyebutkan bahwa orang yang bangun di malam hari untuk beribadah akan memperoleh kedudukan terpuji di sisi-Nya.
Selain itu, Rasulullah SAW menjadikan sholat tahajud sebagai amalan rutin yang tidak pernah ditinggalkan.
Baca juga: 10 Tips Mudah Bangun untuk Sholat Tahajud, Lengkap dengan Hadis
Pelaksanaan sholat tahajud sering menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Islam, terutama terkait waktu dan syarat pelaksanaannya.
Mayoritas ulama berpendapat bahwa sholat tahajud dianjurkan dikerjakan setelah tidur meskipun tidur tersebut hanya sebentar.
Sholat malam yang dikerjakan tanpa tidur terlebih dahulu tetap sah, namun secara istilah lebih tepat disebut qiyamul lail.
Waktu sholat tahajud dimulai setelah shalat Isya hingga terbit fajar.
Waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir.
Baca juga: Doa Tahajud dan Artinya: Doa Malam yang Penuh Keutamaan
Tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama dengan shalat sunnah lainnya, dengan perbedaan pada niat dan waktu pelaksanaannya.
Pelaksanaan sholat tahajud diawali dengan niat yang dibaca bersamaan dengan takbiratul ihram.
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘ala.
Artinya, “Aku menyengaja sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Setelah niat, dianjurkan membaca doa iftitah sebagaimana bacaan shalat pada umumnya.
اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا ...
Bacaan doa iftitah tersebut berisi pujian kepada Allah dan pernyataan ketundukan total sebagai hamba.
Setelah doa iftitah, shalat dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah pada setiap rakaat.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ...
Sesudah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca salah satu surat dalam Alquran tanpa ketentuan khusus mengenai panjang atau pendeknya surat.
Gerakan ruku dilakukan setelah selesai membaca surat dengan bacaan sebagaimana shalat pada umumnya.
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Setelah ruku, sholat dilanjutkan dengan i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali sesuai dengan tuntunan sholat.
Rakaat pertama ditutup dengan duduk tasyahud awal apabila sholat dilakukan lebih dari dua rakaat.
Pelaksanaan rakaat kedua dilakukan dengan tata cara yang sama seperti rakaat pertama.
Setelah rakaat terakhir, sholat ditutup dengan tasyahud akhir dan salam.
Baca juga: Hukum Sholat Tahajud Berjamaah, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Sholat witir dianjurkan sebagai penutup sholat malam, termasuk setelah sholat tahajud.
Jumlah rakaat sholat witir minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat sesuai kemampuan.
Sholat witir dilaksanakan setelah sholat tahajud dan ditutup dengan salam.
Setelah menyelesaikan shalat tahajud, dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ ...
Doa tersebut berisi pujian kepada Allah, pengakuan iman, serta permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah lalu dan yang akan datang.
Shalat tahajud menjadi momen terbaik untuk bermunajat kepada Allah SWT, terutama pada sepertiga malam terakhir saat doa-doa diyakini lebih mustajab.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang