Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu Lengkap dengan Urutannya

Kompas.com, 22 Maret 2026, 21:33 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Dzikir setelah shalat fardhu merupakan amalan sunnah yang dianjurkan dalam Islam.

Amalan ini menjadi bagian penting untuk menyempurnakan ibadah setelah menunaikan shalat wajib.

Selain sebagai bentuk rasa syukur, dzikir juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan membiasakan dzikir, seorang Muslim dapat menjaga ketenangan hati dan memperkuat keimanan.

Baca juga: Bacaan Dzikir dan Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Artinya

Urutan Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Dilansir dari Antara, berikut susunan bacaan dzikir setelah shalat fardhu yang umum diamalkan:

1. Membaca istighfar sebanyak 3 kali (tanpa mengubah posisi kaki):

‎أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْم

Astaghfirullāhal-‘azhīm

2. Membaca sifat Allah dan bertobat:

‎الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيْعِ المَعَاصِي وَالذُّنُوبِ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ

Alladzī lā ilāha illā huwa al-ḥayyu al-qayyūm, wa atūbu ilayhi min jamī‘il-ma‘āṣī waẓ-ẓunūb, wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil-‘aliyyil-‘azhīm

3. Membaca doa keselamatan (lalu duduk bersila setelahnya):

‎اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

Allāhumma anta as-salām, wa minka as-salām, wa ilaika ya‘ūdu as-salām, faḥayyinā rabbanā bis-salām, wa adkhilnā al-jannata dāra as-salām, tabārakta rabbanā wa ta‘ālaita yā dzal-jalāli wal-ikrām

4. Membaca doa warid:

‎اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Allāhumma lā māni‘a limā a‘ṭaita, wa lā mu‘ṭiya limā mana‘ta, wa lā rādda limā qaḍaita, wa lā yanfa‘u dzal-jaddi minka al-jaddu

5. Membaca doa warid berikutnya:

‎اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Allāhumma a‘innī ‘alā dzikrika wa syukrika wa ḥusni ‘ibādatika

6. Mengawali pujian dengan seruan:

‎إِلَهِيْ يَا رَبِّ

Ilāhī yā rabbī

7. Membaca tasbih sebanyak 33 kali:

‎سُبْحَانَ اللهِ

Subḥānallāh

8. Mengakhiri tasbih dengan bacaan:

‎سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا

Subḥānallāhi wa biḥamdihī dā’iman abadan

9. Membaca tahmid 33 kali:

‎اَلْحَمْدُ لِلهِ

Alḥamdulillāh

10. Mengakhiri tahmid dengan bacaan:

‎اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةٍ

Alḥamdulillāhi rabbil-‘ālamīn ‘alā kulli ḥālin wa fī kulli ḥālin wa ni‘mah

11. Membaca takbir 33 kali:

‎اَللهُ اَكْبَرْ

Allāhu akbar

12. Menutup takbir dengan bacaan panjang berikut:

‎اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ .

Allāhu akbaru kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi katsīrā, wa subḥānallāhi bukratan wa aṣīlā, lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku walahul-ḥamdu yuḥyī wa yumītu wahuwa ‘alā kulli syai’in qadīr, wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil-‘aliyyil-‘azhīm

13. Membaca istighfar lagi sebanyak 3 kali:

‎أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْم

Astaghfirullāhal-‘azhīm

14. Membaca doa singkat:

‎الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا أَصْحَابِ سَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ

Alḥamdulillāhi rabbil-‘ālamīn ḥamdan yuwāfī ni‘amahu wa yukāfi’u mazīdah. Yā rabbanā lakal-ḥamdu walakash-syukru kamā yanbaghī lijalāli wajhika wa ‘azhīmi sulṭānik. Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā sayyidinā Muḥammad, yā dzal-jalāli wal-ikrām, wa sallim, wa raḍiyallāhu tabāraka wa ta‘ālā ‘an sādatinā aṣḥābi sayyidinā rasūlillāhi ajma‘īn

15. Menutup dengan membaca surat al-Ikhlash, al-Falaq, dan an-Nas

Ketiga surat ini dikenal sebagai al-Mu‘awwidzāt, yaitu surat-surat istimewa dalam Al-Qur’an yang menjadi pelindung diri.

Manfaat Berdzikir Setelah Shalat

Dzikir setelah shalat memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan spiritual seorang Muslim.

Amalan ini membantu menjaga hati agar selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan.

Selain itu, dzikir menjadi sarana memohon ampunan dan rahmat atas segala kekurangan dalam ibadah.

Dzikir juga dapat menenangkan hati dan pikiran di tengah aktivitas sehari-hari. Dengan rutin berdzikir, seseorang dapat merasakan kedamaian batin dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Selain itu, dzikir dipercaya dapat mendatangkan keberkahan, menghapus kesalahan, serta memperkuat iman.

Dalam beberapa riwayat, dzikir juga disebut sebagai salah satu jalan terbukanya rezeki bagi hamba yang senantiasa mengingat Allah.

Dzikir setelah shalat bukan sekadar amalan tambahan, tetapi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah.

Dengan mengamalkan dzikir secara rutin, seorang Muslim dapat menjaga ketenangan hati dan meningkatkan kualitas keimanan.

Kebiasaan ini juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar