Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Setelah Shalat Taubat Sesuai Sunnah Rasulullah, Lengkap Niatnya

Kompas.com, 30 Maret 2026, 17:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Dalam perjalanan hidup seorang Muslim, kesalahan dan dosa merupakan hal yang tidak terhindarkan.

Namun Islam memberikan jalan kembali yang begitu luas melalui taubat, salah satunya dengan menunaikan shalat taubat.

Shalat sunnah ini bukan sekadar ritual, melainkan bentuk penyesalan mendalam sekaligus ikhtiar spiritual untuk kembali kepada Allah SWT.

Setelah melaksanakannya, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa dan memperbanyak dzikir sebagai penyempurna taubat.

Lantas, bagaimana bacaan doa setelah shalat taubat sesuai sunnah, serta niat dan keutamaannya?

Pengertian Shalat Taubat dalam Islam

Shalat taubat adalah shalat sunnah yang dilakukan oleh seorang Muslim ketika menyadari kesalahan dan ingin memohon ampun kepada Allah SWT. Ibadah ini biasanya dilakukan dua rakaat, diiringi dengan istighfar dan doa yang tulus.

Dalam buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa taubat yang sempurna mencakup tiga hal, meninggalkan dosa, menyesalinya, dan bertekad untuk tidak mengulanginya. Shalat taubat menjadi salah satu sarana untuk menguatkan ketiga unsur tersebut.

Hal ini juga diperkuat oleh hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Dawud:

“Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik, kemudian shalat dua rakaat, lalu memohon ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya.”

Hadis ini menunjukkan bahwa shalat taubat memiliki landasan yang kuat dalam ajaran Islam.

Baca juga: Waktu Mustajab Shalat Taubat, Lengkap Niat, Tata Cara, dan Doanya

Niat Shalat Taubat

Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah. Untuk shalat taubat, niatnya cukup sederhana dan dilakukan dalam hati.

Berikut lafaz niat shalat taubat:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatat-taubati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Aku niat melaksanakan shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Dalam buku Panduan Shalat Lengkap karya Saiful Hadi El Sutha, dijelaskan bahwa niat tidak harus dilafalkan, tetapi cukup dihadirkan dalam hati sebagai bentuk kesadaran ibadah kepada Allah.

Doa Setelah Shalat Taubat Sesuai Sunnah

Setelah menunaikan shalat taubat, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai bentuk pengakuan dosa dan permohonan ampun.

Salah satu doa yang dianjurkan adalah Sayyidul Istighfar, yang dikenal sebagai penghulu istighfar.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta, khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’uudzu bika min syarri maa shana’tu, abuu’u laka bini’matika ‘alayya wa abuu’u bidzanbii, faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya: “Wahai Tuhanku, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu atasku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

Doa ini disebut dalam hadis riwayat Bukhari sebagai istighfar terbaik yang jika dibaca dengan penuh keyakinan, menjadi sebab diampuninya dosa.

Selain itu, doa panjang yang berisi permohonan taufik, rasa takut kepada Allah, dan keikhlasan juga dianjurkan untuk dibaca setelah shalat taubat sebagai bentuk kesungguhan dalam bertaubat.

Baca juga: Shalat Taubat: Niat, Doa, dan Cara Ampuh Menghapus Dosa

Dzikir Setelah Shalat Taubat

Selain doa, memperbanyak dzikir menjadi amalan penting setelah shalat taubat. Salah satu bacaan yang dianjurkan adalah:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Dalam buku Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, disebutkan bahwa memperbanyak istighfar adalah kunci utama dalam membuka pintu ampunan Allah.

Keutamaan Shalat Taubat dan Doanya

Shalat taubat bukan hanya ibadah biasa, tetapi memiliki keutamaan yang besar bagi seorang Muslim.

Pertama, sebagai sarana penghapus dosa. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menegaskan bahwa Dia Maha Pengampun bagi hamba yang bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Kedua, menenangkan hati. Taubat yang dilakukan dengan shalat dan doa akan menghadirkan ketenangan batin, karena seseorang merasa kembali dekat dengan Allah.

Ketiga, meningkatkan keimanan. Dalam Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, dijelaskan bahwa kesadaran akan dosa justru menjadi pintu menuju peningkatan kualitas iman.

Keempat, membuka pintu kebaikan. Orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan lebih mudah terdorong untuk memperbaiki amal dan menjauhi maksiat.

Baca juga: Taubat Nasuha: Pengertian, Syarat, dan Cara Melaksanakannya dalam Islam

Tata Cara Singkat Shalat Taubat

Secara umum, tata cara shalat taubat tidak berbeda dengan shalat sunnah lainnya:

  • Dilakukan dua rakaat
  • Diawali dengan niat dalam hati
  • Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
  • Ruku, sujud, dan salam seperti biasa
  • Dilanjutkan dengan doa dan istighfar

Dalam buku Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd, dijelaskan bahwa kesempurnaan ibadah sunnah terletak pada kekhusyukan dan keikhlasan, bukan sekadar gerakan lahiriah.

Taubat sebagai Jalan Kembali

Shalat taubat sejatinya bukan hanya tentang menghapus dosa, tetapi juga tentang memperbaiki arah hidup.

Ia menjadi titik balik yang mengingatkan bahwa setiap manusia selalu memiliki kesempatan untuk kembali.

Dalam kehidupan yang penuh dinamika, shalat taubat menghadirkan ruang hening untuk merenung, mengakui kesalahan, dan memohon ampun dengan penuh kerendahan hati.

Karena pada akhirnya, sebesar apa pun dosa seorang hamba, rahmat Allah selalu lebih luas. Dan melalui doa setelah shalat taubat, seorang Muslim menegaskan harapannya: agar setiap langkah ke depan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar