Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beda Arti Masya Allah dan Subhanallah Serta Waktu yang Tepat Mengucapkannya

Kompas.com, 4 Juli 2026, 17:04 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Masya Allah dan Subhanallah merupakan dua kalimat zikir sering diucapkan umat Islam, bahkan digunakan sebagai caption di media sosial.

Meski sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak yang belum memahami perbedaan makna maupun konteks penggunaan kedua ungkapan tersebut.

Padahal, Masya Allah dan Subhanallah memiliki arti yang berbeda sehingga penggunaannya pun disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi.

Baca juga: Masya Allah Arti, Hikmah, dan Ketika Sebaiknya Diucapkan

Lalu, apa arti Masya Allah dan Subhanallah, serta kapan waktu yang tepat untuk mengucapkannya?

Dilansir dari Antara, berikut penjelasan singkat arti dari Masya Allah dan Subhanallah, mulai dari tulisan Arab, arti, serta waktu yang tepat mengucapkannya.

Baca juga: Ucapan Masyaallah Tabarakallah: Penggunaan dan Keutamaannya

Arti Kalimat Masya Allah

Tulisan Arab dan arti Masya Allah adalah sebagai berikut:

ما شاء الله

Dalam bahasa Arab, Masya Allah berarti "Allah telah menghendaki hal tersebut".

Kalimat ini digunakan sebagai ungkapan kekaguman seorang Muslim terhadap seseorang, suatu peristiwa, atau sesuatu yang indah dengan menyadari bahwa semua itu terjadi atas kehendak Allah SWT.

Kapan Mengucapkan Masya Allah?

Beberapa kondisi yang tepat untuk mengucapkan Masya Allah antara lain:

  1. Melihat keindahan alam.
  2. Melihat bangunan yang megah dan indah.
  3. Memasuki taman yang asri.
  4. Melihat perkembangan teknologi yang canggih.
  5. Mengagumi sesuatu yang dimiliki orang lain.

Arti Kalimat Subhanallah

Tulisan Arab dan arti Subhanallah adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللّهُ

Subhanallah berasal dari bahasa Arab yang berarti "Maha Suci Allah."

Kalimat ini lazim dibaca sebagai zikir setelah salat fardu, tetapi juga sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan Subhanallah lebih tepat ketika seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang tidak baik, tidak pantas, atau menimbulkan keheranan.

Kapan Mengucapkan Subhanallah?

Ada beberapa kondisi yang tepat untuk mengucapkan Subhanallah, yaitu: 

1. Saat Heran terhadap Sikap Seseorang

Ucapan ini dapat dilafalkan ketika merasa heran terhadap perilaku seseorang, misalnya karena sikap yang dinilai sangat aneh, terlalu kaku, atau tindakan lain yang mengundang keheranan.

2. Saat Menyaksikan Peristiwa yang Mengherankan

Ummu Salamah RA meriwayatkan bahwa pada suatu malam Rasulullah SAW terbangun dari tidurnya karena merasa heran terhadap sesuatu yang turun dari langit, lalu bersabda:

“Subhanallah, betapa banyak fitnah yang turun di malam ini.” (HR Bukhari)

Perbedaan Masya Allah dan Subhanallah

Berdasarkan penjelasan tersebut, Subhanallah diucapkan ketika seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang tidak pantas, mengherankan, atau berkonotasi negatif sebagai bentuk penyucian kepada Allah SWT.

Sementara itu, Masya Allah digunakan sebagai ungkapan rasa kagum, apresiasi, sekaligus pengingat bahwa segala sesuatu yang baik dan indah terjadi semata-mata atas kehendak Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar