Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal 10 Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad SAW

Kompas.com, 3 September 2025, 16:45 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara


KOMPAS.com - Nabi Muhammad SAW, Rasul terakhir dan teladan umat Islam, tidak hanya membawa risalah suci Al-Qur’an, tetapi juga dikaruniai berbagai mukjizat oleh Allah SWT.

Mukjizat ini menjadi bukti kenabiannya dan mengandung hikmah yang mendalam bagi umat Islam hingga saat ini. 

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi, umat Islam sebaiknya mengetahui 10 mukjizat utama Nabi Muhammad SAW yang tercatat dalam sejarah Islam dan menunjukkan keagungan dan kekuasaan Allah. Berikut daftarnya, dilansir dari Antara:

1. Kitab Suci Alquran

Alquran adalah mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai pedoman hidup dan penyempurna kitab-kitab sebelumnya, keotentikannya tetap terjaga hingga kini, menjadikannya mukjizat yang abadi dan relevan sepanjang masa.

Baca juga: 8 Golongan yang Dicintai Allah dalam Alquran, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

2. Membelah Bulan

Saat ditantang oleh kaum kafir, Nabi Muhammad SAW menunjukkan kekuasaan Allah dengan membelah bulan menjadi dua bagian. Peristiwa menakjubkan ini, yang disaksikan banyak orang, menjadi bukti kuat kenabian beliau.

3. Air Mengalir dari Jari Tangan

Dalam sebuah riwayat sahih, Nabi Muhammad SAW pernah mengeluarkan air dari sela-sela jarinya. Mukjizat ini menolong para sahabat yang kehausan atau membutuhkan air untuk berwudu, di mana air tersebut bahkan cukup untuk puluhan orang.

Baca juga: Doa Pembuka Rezeki dalam Islam, Lengkap dengan Dalil Alquran dan Hadis

4. Makanan Sedikit Cukup untuk Banyak Orang

Beberapa kali dalam riwayat, Nabi Muhammad SAW mampu melipatgandakan jumlah makanan yang terbatas. Dengan doanya, makanan yang hanya sedikit dapat mengenyangkan puluhan hingga ratusan sahabat, sebuah bukti nyata keberkahan dari Allah.

5. Segelas Susu Mengenyangkan Banyak Orang

Mukjizat serupa terjadi saat Nabi Muhammad SAW meminta segelas susu yang sedikit untuk dibagikan kepada para sahabat yang lapar. Secara ajaib, susu tersebut cukup diminum oleh semua orang hingga kenyang.

6. Doa Turun Hujan

Saat musim kemarau panjang, Nabi Muhammad SAW berdoa memohon hujan. Seketika itu juga, hujan turun dengan deras hingga berhari-hari, menunjukkan betapa mustajabnya doa beliau di sisi Allah SWT.

Baca juga: Doa Nabi Musa dalam Alquran: 3 Doa Lengkap dengan Bacaan dan Artinya

7. Mengobati Sakit Mata

Menjelang Perang Khaibar, Ali bin Abi Thalib menderita sakit mata. Nabi Muhammad SAW mengobati matanya dengan air liur, dan seketika itu juga mata Ali sembuh total, memungkinkannya ikut serta dalam perang.

8. Ramalan tentang Istri

Nabi Muhammad SAW pernah meramalkan bahwa istri beliau yang paling dermawan akan wafat lebih dulu setelah beliau. Ramalan ini terbukti benar dengan meninggalnya Zainab RA, yang dikenal sangat rajin bersedekah.

9. Petir Pelindung Tubuh

Dalam Perang Hunain, Nabi Muhammad SAW dilindungi oleh petir yang menyambar musuh-musuh di sekitarnya. Ini menunjukkan perlindungan ilahi yang senantiasa menyertai beliau.

10. Isra' Mi'raj

Peristiwa Isra' Mi'raj, perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha, merupakan mukjizat agung selain Al-Qur'an. Dari perjalanan ini, beliau menerima perintah shalat lima waktu, yang menjadi pondasi ibadah utama bagi umat Islam.

Kisah-kisah mukjizat ini tidak hanya membuktikan kebenaran risalah Nabi, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Muslim tentang kebesaran Allah SWT. Melalui peringatan seperti Maulid Nabi, umat diharapkan dapat mengambil hikmah dan meneladani akhlak mulia Rasulullah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Qari Indonesia Muhammad Fauji Ridwan Juara I Tilawah Internasional di Kuala Lumpur
Qari Indonesia Muhammad Fauji Ridwan Juara I Tilawah Internasional di Kuala Lumpur
Aktual
5 Tantangan Penyuluh Agama Islam, dari Krisis Global, AI, hingga Perubahan Kondisi Sosial
5 Tantangan Penyuluh Agama Islam, dari Krisis Global, AI, hingga Perubahan Kondisi Sosial
Aktual
Kemenag Lakukan Rukyatulhilal Awal Jumadil Awal 1448 H, Hilal Tak Terlihat di Jakarta
Kemenag Lakukan Rukyatulhilal Awal Jumadil Awal 1448 H, Hilal Tak Terlihat di Jakarta
Aktual
Kemenhaj Pastikan Tidak Ada Jemaah Umrah Terdampak Situasi di Arab Saudi, Imbau untuk Tetap Tenang
Kemenhaj Pastikan Tidak Ada Jemaah Umrah Terdampak Situasi di Arab Saudi, Imbau untuk Tetap Tenang
Aktual
Respons Situasi di Arab Saudi, Ini Imbauan Resmi Kemenhaj untuk Jemaah Umrah
Respons Situasi di Arab Saudi, Ini Imbauan Resmi Kemenhaj untuk Jemaah Umrah
Aktual
Menhaj Minta Calon Jemaah Haji Belajar dari Mereka yang Gagal Berangkat karena Kendala Kesehatan
Menhaj Minta Calon Jemaah Haji Belajar dari Mereka yang Gagal Berangkat karena Kendala Kesehatan
Aktual
Hukum Menerima Hadiah dari Orang yang Berutang, Apakah Termasuk Riba?
Hukum Menerima Hadiah dari Orang yang Berutang, Apakah Termasuk Riba?
Aktual
Bandara Riyadh Diserang, Keselamatan Jemaah Umrah Jadi Sorotan
Bandara Riyadh Diserang, Keselamatan Jemaah Umrah Jadi Sorotan
Aktual
Doa Belum Terkabul, Apakah Berarti Allah Tidak Menjawabnya?
Doa Belum Terkabul, Apakah Berarti Allah Tidak Menjawabnya?
Aktual
Hukum Menyebarkan Chat Pribadi Tanpa Izin dalam Islam
Hukum Menyebarkan Chat Pribadi Tanpa Izin dalam Islam
Aktual
Masa Tunggu Haji di Sulteng Jadi 14 Tahun, Kuota 2027 Malah Berkurang
Masa Tunggu Haji di Sulteng Jadi 14 Tahun, Kuota 2027 Malah Berkurang
Aktual
Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah di Arab Saudi Waspada, Ini Pesan Penting bagi yang Belum Berangkat
Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah di Arab Saudi Waspada, Ini Pesan Penting bagi yang Belum Berangkat
Aktual
Adzan di Telinga Bayi hingga di Atas Kuburan, Bagaimana Hukumnya?
Adzan di Telinga Bayi hingga di Atas Kuburan, Bagaimana Hukumnya?
Aktual
Apakah Anak Wajib Melunasi Utang Orangtua yang Meninggal?
Apakah Anak Wajib Melunasi Utang Orangtua yang Meninggal?
Aktual
Bagaimana Hukum Menjual Barang Halal untuk Maksiat? Ini Pandangan Islam
Bagaimana Hukum Menjual Barang Halal untuk Maksiat? Ini Pandangan Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar