Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2026: Sejarah Peristiwa dan Makna Pensyariatan Sholat

Kompas.com, 11 Januari 2026, 06:00 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Isra Miraj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang menandai perjalanan spiritual Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha.

Peristiwa Isra Miraj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-12 kenabian Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Belajar Keteguhan Iman dari Abu Bakar di Peristiwa Isra Miraj

Perjalanan Nabi Muhammad

Dilansir dari laman Baznas, pada malam tersebut, Nabi Muhammad SAW berada di Masjidil Haram, Mekkah, sebelum melakukan perjalanan malam menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem.

Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa ditempuh Nabi Muhammad SAW dengan mengendarai Buraq atas izin Allah SWT.

Setelah tiba di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW melanjutkan perjalanan mi’raj menembus lapisan-lapisan langit hingga mencapai Sidratul Muntaha.

Dalam perjalanan mi’raj tersebut, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi terdahulu pada setiap lapisan langit yang dilewatinya.

Pada lapisan langit ketujuh, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT berupa kewajiban mendirikan shalat lima waktu dalam sehari semalam.

Peristiwa Isra Miraj menjadi tonggak penting dalam ajaran Islam karena menjadi dasar disyariatkannya shalat sebagai ibadah utama umat Muslim.

Isra Miraj juga menunjukkan kebesaran Allah SWT karena perjalanan yang secara logika manusia mustahil terjadi dapat berlangsung hanya dalam satu malam.

Baca juga: Benarkah Isra Miraj Terjadi Tanggal 27 Rajab? Berikut Pendapat Para Ulama

Mukjizat

Peristiwa ini dipahami sebagai mukjizat yang sepenuhnya terjadi atas kehendak dan kekuasaan Allah SWT.

Al-Qur’an menegaskan peristiwa Isra Miraj dalam QS Al-Isra ayat 1 sebagai tanda kebesaran Allah SWT kepada hamba-Nya.

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ ۝١
sub-ḫânalladzî asrâ bi‘abdihî lailam minal-masjidil-ḫarâmi ilal-masjidil-aqshalladzî bâraknâ ḫaulahû linuriyahû min âyâtinâ, innahû huwas-samî‘ul-bashîr

Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Isra Miraj juga menjadi bukti kenabian Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT yang membawa risalah kebenaran.

Nabi Muhammad SAW tercatat sebagai satu-satunya manusia yang mengalami perjalanan Isra Miraj atas izin Allah SWT.

Dalam perjalanan tersebut, Nabi Muhammad SAW juga diperlihatkan gambaran surga dan neraka sebagai tempat yang nyata.

Gambaran tersebut menguatkan keyakinan umat Islam tentang adanya kehidupan akhirat setelah kematian.

Baca juga: Libur Isra Mikraj 2026 Jatuh Jumat, Ada Long Weekend 3 Hari

Kebesaran dan kekuasaan Allah SWT dalam peristiwa Isra Miraj juga dijelaskan dalam QS An-Najm ayat 13–18.

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ ۝١٣

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى ۝١٤

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ ۝١٥

اِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشٰىۙ ۝١٦

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغٰى ۝١٧

لَقَدْ رَاٰى مِنْ اٰيٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرٰى ۝١٨

wa laqad ra'âhu nazlatan ukhrâ. ‘inda sidratil-muntahâ. ‘indahâ jannatul-ma'wâ. idz yaghsyas-sidrata mâ yaghsyâ. mâ zâghal-basharu wa mâ thaghâ. laqad ra'â min âyâti rabbihil-kubrâ

Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (dalam rupa yang asli) pada waktu yang lain,(yaitu ketika) di Sidratulmuntaha.Di dekatnya ada surga tempat tinggal.Nabi Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmuntaha dilingkupi oleh sesuatu yang melingkupinya.Penglihatan (Nabi Muhammad) tidak menyimpang dan tidak melampaui (apa yang dilihatnya).Sungguh, dia benar-benar telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang sangat besar.

Secara keseluruhan, Surah An-Najm menegaskan kebenaran wahyu, kemuliaan Nabi Muhammad SAW, serta kebesaran Allah SWT.Di dekatnya ada surga tempat tinggal.

Isra Miraj menjadi salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW yang memperkuat keyakinan bahwa Islam adalah agama yang benar dan berasal dari Allah SWT.

Pemahaman terhadap makna Isra Miraj diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kapan Isra Miraj tahun 2026?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama RI, peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026.

Peringatan Isra Miraj pada 16 Januari 2026 berpotensi menjadi hari libur nasional karena termasuk dalam daftar hari besar keagamaan yang biasanya ditetapkan pemerintah.

Momentum Isra Miraj menjadi ajakan refleksi bagi umat Islam untuk memperbaiki kualitas shalat dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar