Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Puisi Isra Miraj Penuh Makna, Cocok Dibacakan saat Peringatan

Kompas.com, 14 Januari 2026, 23:58 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Peristiwa Isra Miraj menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah Islam yang sarat makna spiritual.

Dalam peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem yang dikenal sebagai Isra.

Perjalanan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Mi’raj, yaitu kenaikan Nabi Muhammad SAW ke langit hingga bertemu dengan Allah SWT dan menerima perintah salat lima waktu.

Umat Islam memperingati Isra Miraj setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah.

Pada tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat (16/1/2026).

Baca juga: Masih Salah Tulis Isra Mikraj? Ini Penulisan yang Benar Menurut KBBI

Peringatan Isra Miraj biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, salah satunya pembacaan puisi bertema spiritual dan keteladanan Nabi.

Puisi kerap digunakan sebagai media refleksi untuk menggambarkan makna perjalanan suci Isra Miraj secara puitis dan menyentuh perasaan.

Berikut sepuluh puisi bertema Isra Miraj yang sarat makna dan kerap dibacakan dalam berbagai kegiatan peringatan, dilansir dari Tribunnews.

10 Puisi Tema Isra Miraj yang Bermakna dan Menyentuh Hati

1. Perjalanan Suci: Isra Mi'raj

Di tengah malam yang tenang,
Dalam sunyi yang hening,
Langit menyaksikan peristiwa agung,
Isra Mi'raj, perjalanan yang tak terbayangkan.

Dari Masjid al-Haram yang mulia,
Nabi Muhammad diangkat menuju langit,
meninggalkan bumi yang penuh ujian,
Menuju Allah dalam kedamaian yang abadi.

Isra, perjalanan pertama dimulai,
Menjejakkan kaki di Masjid al-Aqsa,
Di sana para nabi menyambut dengan kebahagiaan,
Sebuah penghormatan yang tiada tara.

Kemudian, Mi'raj dimulai dengan penuh keyakinan,
Rasulullah mendekat pada Tuhan,
Menghadapi Sidratul Muntaha yang tak terhingga,
Bertemu dengan Allah dalam keheningan yang suci.

Isra Mi'raj bukan sekedar kisah,
Ia adalah pelajaran untuk umat manusia,
Tentang kesetiaan, pengabdian, dan cinta yang tak terbatas,
Betapa persahabatan kita dengan Tuhan yang Maha Agung.

Baca juga: Ringkasan Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Satu Malam

2. Sinar dari Langit: Mi'raj

Langit malam yang mencetak dunia,
Menjadi saksi atas perjalanan suci,
Isra Mi'raj, perjalanan seorang hamba,
Yang mendekati Penciptanya dalam kedamaian abadi.

Masjid al-Haram menjadi titik awal,
Menuju al-Aqsa yang penuh berkah,
Rasulullah bersama para nabi saling berdoa,
Menyatu dalam kesucian yang tak terungkapkan.

Kemudian, Mi'raj dimulai,
Rasulullah melangkah ke langit yang tinggi,
meninggalkan semua hal duniawi,
Menghadapi Tuhan dalam hening yang penuh makna.

Isra Mi'raj bukan sekedar cerita,
Melainkan ajaran tentang kesetiaan yang hakiki,
Tentang perjalanan spiritual yang mengangkat jiwa,
Menemukan kedamaian dalam pengabdian yang tulus.

3. Buraq dan Perjalanan Suci

Buraq, hewan cahaya, melesat cepat,
Langit dan bumi terasa dekat.
Dari Mekah hingga Aqsa yang mulia,
Langkah suci Rasul menjadi cahaya.

Para nabi menyambut di setiap tingkat,
Langit terbuka dalam berkat.
Di Sidratul Muntaha, Rasul berbicara,
Dengan Sang Pencipta, jiwa merona.

Pesan salat turun dengan hikmah,
Mengikat umat di jalan Allah.
Isra Mi'raj mengajarkan iman sejati,
Perjalanan suci untuk diri dan hati.

4. Sidratul Muntaha: Pohon Cahaya

Di Sidratul Muntaha, pohon cahaya berdiri,
Keindahannya tak terlukiskan di dunia ini.
Rasul berdiri di hadapan Ilahi,
Mendengar pesan cinta untuk umat insani.

Salat menjadi titah yang agung,
Di bawah pohon, rahmat berhambur.
Isra Mi'raj bukan sekedar perjalanan,
namun pesan cinta dan pengharapan.

Langit yang dijelajahi membawa makna,
Untuk umat yang setia kepada Tuhannya.
Rasul pulang dengan hadiah suci,
Mengajarkan salat untuk setiap diri.

Baca juga: 30 Ucapan Isra Miraj 2026: Singkat, Islami, dan Menyejukkan Hati

5. Isra Mi'raj: Mukjizat Abadi

Isra Mi'raj, malam penuh misteri,
Rasul berjalan dengan mukjizat Ilahi.
Langit demi langit disingkapkan,
Keajaiban terlihat di hadapan.

Para nabi menyapa dalam kebersamaan,
Menyaksikan Rasul membawa amanah besar.
Sidratul Muntaha menjadi Saksi,
Keagungan Allah tak berbatas arti.

Pesan salat turun untuk umat,
Mengikat jiwa dalam ibadah yang khusyuk.
Isra Mi'raj bukan sekedar cerita,
namun pelajaran iman yang kekal maknanya.

6. Cahaya dari Langit Ketujuh

Malam itu gelap, tapi terang bersinar,
Langit terbuka, Rasul naik ke takhta besar.
Buraq melesat, membawa Nabi,
Ke pertemuan suci dengan Sang Ilahi.

Di langit pertama, Adam menyapa,
Menceritakan awal kisah manusia.
Langit kedua hingga ketujuh, nabi bertemu,
Masing-masing membawa pesan penuh restu.

Di Sidratul Muntaha, semuanya terang,
Rasul menerima titah, iman jadi tenang.
Salat lima waktu menjadi hadiah,
Bagi umat sebagai penawar lelah.

7. Perjalanan Keabadian

Isra Mi'raj, perjalanan tak biasa,
Melampaui batas waktu dan dimensi dunia.
Rasul melangkah dalam kehendak-Nya,
Membawa amanah bagi manusia.

Langit penuh cahaya terbuka lebar,
Setiap lapis memberi Beragam besar.
Para malaikat menyanyikan tasbih,
Menyaksikan Rasul dengan penuh kasih.

Sidratul Muntaha menjadi saksi nyata,
Dihadapan Allah, Rasul berbicara.
Salat turun sebagai tanda cinta,
Mengikat umat di jalan yang mulia.

8. Masjidil Aqsa dan Kiblat Pertama

Dari Masjidil Haram hingga Aqsa,
Langkah Rasul penuh makna.
Di Aqsa, para nabi berkumpul,
Bersama Rasul, sejarah tersambung.

Kiblat pertama, tempat mulia,
Mengajarkan kesatuan umat di dunia.
Isra Mi'raj membawa pesan besar,
Iman dan takwa menjadi dasar.

Buraq terbang tinggi membawa harapan,
Menuju Sidratul Muntaha, tempat pertemuan.
Langit berbintang, malaikat menyaksikan,
Mukjizat agung, iman diperteguhkan.

Baca juga: Ucapan Selamat Isra Miraj 2026 Sarat Doa untuk Orangtua

9. Rahmat di Malam Isra Mi'raj

Malam itu penuh rahmat Ilahi,
Rasul naik ke langit tinggi.
Malaikat menyambut dengan tasbih,
Membawa pesan damai yang penuh kasih.

Salat turun sebagai perintah suci,
Mengajarkan manusia untuk kembali.
Isra Mi'raj, mukjizat yang agung,
Menjadi tonggak iman yang kokoh berdiri kokoh.

Langit dan bumi menjadi Saksi,
Keagungan Allah tak terbatas arti.
Rasul kembali dengan hadiah Ilahi,
Untuk umat yang tunduk dan berserah diri.

10. Rahasia Malam yang Berbicara

Malam itu sunyi, tak ada suara,
Rasulullah diangkat ke langit yang tak terjangkau,
Isra Mi'raj, rahasia besar yang menceritakan,
Tentang kebesaran Allah yang tak terbatas.

Dari Masjid al-Haram yang suci,
Menuju Masjid al-Aqsa yang penuh berkah,
Rasulullah berjumpa dengan para nabi,
Dalam keheningan, mereka saling berdoa.

Kemudian menuju Sidratul Muntaha,
Tempat yang tak seorang pun pernah sampai,
Hanya Allah yang Maha Mengetahui,
Betapa besarnya persahabatan seorang hamba kepada-Nya.

Isra Mi'raj bukan sekedar kisah,
Tapi pelajaran yang mendalam,
Tentang keimanan dan pengabdian,
Yang tak tergoyahkan oleh waktu.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 10 Puisi Tema Isra Miraj yang Bermakna dan Menyentuh Hati

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar