Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gibran ke Pesantren Cipasung Besok, Bawa Misi Santri Melek AI dan Robotik

Kompas.com, 19 Januari 2026, 21:52 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan berkunjung ke Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Selasa (20/1/2026).

Kunjungan silaturahmi itu juga membawa misi besar: mengenalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan robotik kepada para santri.

Ketua Panitia Kunjungan, Hj Neng Irma Ruhyati, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus ungkapan terima kasih kepada keluarga besar Pesantren Cipasung yang selama ini mendukung perjalanan politik Gibran hingga terpilih menjadi wakil presiden.

“Intinya silaturahmi, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa dari para kiai, bu nyai, dan keluarga besar pesantren,” ujar Irma, salah satu cucu KH Ruhiyat, pendiri Ponpes Cipasung, kepada Kompas.com via sambungan telepon, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Transformasi Ponpes Cipasung Jelang 1 Abad: “Kampung Pangan” dan Santripreuneur

Jejak hubungan keluarga Gibran dengan Cipasung memang cukup kuat. Presiden ke-7 Joko Widodo tercatat sudah dua kali berkunjung ke pesantren tersebut. Presiden Prabowo Subianto juga pernah napak tilas ke Cipasung pada hari pertama kampanye Pilpres lalu.

Bawa “Oleh-oleh” Teknologi

Yang menarik, kunjungan kali ini disertai program konkret peningkatan literasi digital. Tim Staf Khusus Wapres telah lebih dulu mengirim instruktur untuk pelatihan AI dan robotik bagi santri.

“Mas Wapres ingin santri dan asatiz (para ustaz) melek teknologi. AI bukan ancaman, tapi alat bantu pembelajaran,” kata Neng Irma.

Ia mencontohkan, beberapa aplikasi berbasis AI dapat digunakan untuk membantu proses belajar mengajar, seperti:

  • Aplikasi pencatatan materi (notes),
  • Fitur reading dan learning,
  • Aplikasi setoran hafalan yang dapat merekam suara santri dan mendeteksi ketepatan tajwid.

“Guru tetap yang utama. AI hanya media pendamping, bukan pengganti kiai,” tegasnya.

200 Santri Ikut Pelatihan

Pelatihan berlangsung sejak pekan lalu dengan skema hybrid. Untuk kelas AI tercatat lebih dari 200 peserta, sementara pelatihan robotik dibatasi 30 santri terpilih dari jenjang SD/MI hingga SMA.

Pada hari kunjungan, dua santri peserta AI dan dua peserta robotik akan mempresentasikan hasil karya mereka di hadapan Wapres.

Selain itu, akan ada penyerahan bantuan laptop dari Liberty Foundation untuk pengurus pesantren.

Program ini disebut sebagai langkah awal menuju deklarasi “Cipasung Pesantren Berbasis Teknologi.”

AI Gantikan Kiai? Pesantren Tegas Menolak

Muncul kekhawatiran bahwa kecanggihan AI bisa menggeser peran kiai. Irma menepis anggapan itu.

“Nilai spiritual, hikmah, dan keteladanan guru tidak mungkin digantikan mesin. AI hanya alat bantu,” ujar istri KH Deni Sagara, Khodimul Majelis Dzikir Sholawat Ponpes Cipasung.

Pelatihan ini juga didukung oleh NU Care Global serta jejaring praktisi teknologi, termasuk alumni Microsoft yang terlibat sebagai mentor.

Momentum Baru Dunia Pesantren

Bagi Cipasung, program ini menjadi terobosan. Sebelumnya pelatihan serupa pernah dilakukan di sekolah umum, namun baru kali ini diterapkan di lingkungan pesantren.

Baca juga: Menag Soroti Tantangan AI bagi Umat Beragama di Era Perubahan Cepat

“Harapannya santri tidak gagap teknologi, tapi tetap kokoh dalam tradisi ngaji,” kata Neng Irma.

Kunjungan Gibran besok diperkirakan akan menjadi sinyal kuat bahwa masa depan pesantren tidak lagi identik dengan metode klasik semata, melainkan juga siap berdampingan dengan AI, robotik, dan literasi digital.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Sholawat Tibbil Qulub: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan
Sholawat Tibbil Qulub: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan
Doa Harian
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya: Bacaan Arab, Latin, Makna
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya: Bacaan Arab, Latin, Makna
Doa Harian
Ayat Kursi: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Waktu Terbaik Membacanya
Ayat Kursi: Bacaan Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Waktu Terbaik Membacanya
Doa Harian
Assalamualaikum: Arti, Tulisan Arab, Cara Menjawab dan Dalil
Assalamualaikum: Arti, Tulisan Arab, Cara Menjawab dan Dalil
Doa dan Niat
Astaghfirullah Artinya: Makna, Tulisan Arab, dan Keutamaan
Astaghfirullah Artinya: Makna, Tulisan Arab, dan Keutamaan
Doa dan Niat
Kemenhaj Resmi Hapus Skema Lunas Tunda Ganti Haji Khusus, Dahnil: Tak Ada Lagi Celah Jual Beli Porsi
Kemenhaj Resmi Hapus Skema Lunas Tunda Ganti Haji Khusus, Dahnil: Tak Ada Lagi Celah Jual Beli Porsi
Aktual
Baznas: Potensi Dana Keagamaan RI Rp 344 T, Usul Tax Credit Zakat-Pajak
Baznas: Potensi Dana Keagamaan RI Rp 344 T, Usul Tax Credit Zakat-Pajak
Aktual
Apakah Zakat Emas Harus Dibayar dengan Emas? Ini Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Apakah Zakat Emas Harus Dibayar dengan Emas? Ini Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Aktual
Pemprov Papua Barat Usulkan Tambahan Kuota untuk Memperpendek Masa Tunggu Haji
Pemprov Papua Barat Usulkan Tambahan Kuota untuk Memperpendek Masa Tunggu Haji
Aktual
Rencana Pembukaan Embarkasi Haji Sorong, Menhaj Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi
Rencana Pembukaan Embarkasi Haji Sorong, Menhaj Ungkap Syarat yang Harus Dipenuhi
Aktual
Daftar Tunggu Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Tembus 12.063 Orang, Verifikasi Terus Diperketat
Daftar Tunggu Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Tembus 12.063 Orang, Verifikasi Terus Diperketat
Aktual
Menhaj Minta Tata Kelola Haji di Papua Lebih Transparan demi Tingkatkan Layanan Haji 2027
Menhaj Minta Tata Kelola Haji di Papua Lebih Transparan demi Tingkatkan Layanan Haji 2027
Aktual
Alasan Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus, Wamenhaj: Ada Permainan Oknum
Alasan Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus, Wamenhaj: Ada Permainan Oknum
Aktual
Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus Kemenhaj, Apa Itu?
Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus Resmi Dihapus Kemenhaj, Apa Itu?
Aktual
Mengapa Fatwa Haram Vape Justru Panen Dukungan Pelaku Industri? Ini Alasannya
Mengapa Fatwa Haram Vape Justru Panen Dukungan Pelaku Industri? Ini Alasannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar