Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU

Kompas.com, 20 Januari 2026, 09:37 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber NU Online

KOMPAS.com – Pertanyaan kapan malam Nisfu Syaban mulai banyak dicari umat Islam setelah Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) resmi menetapkan awal bulan Syaban 1447 H. Berdasarkan hasil rukyatul hilal, awal Syaban jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

“Awal bulan Sya’ban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing 20 Januari 2026 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah,” demikian tertulis dalam Pengumuman Nomor 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 yang dikeluarkan LF PBNU, Senin (19/1/2026).

Keputusan itu diambil setelah adanya laporan keberhasilan melihat hilal pada Senin Legi, 29 Rajab 1447 H bertepatan 19 Januari 2026 M.
“Telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada Senin Legi 29 Rajab 1447 H / 19 Januari 2026 M. Terdapat lokasi yang melihat hilal,” tulis pengumuman tersebut.

Baca juga: PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi

Hilal Terlihat di Sukabumi

Lokasi yang berhasil melihat hilal adalah POB Cibeas Sukabumi, Jawa Barat. Rukyah diselenggarakan oleh Lembaga Falakiyah PBNU bersama BHRD Sukabumi dan Pondok Pesantren Daarul Hikam Cibereum.

Hilal dilaporkan terlihat menggunakan teleskop tanpa kamera serta dengan mata telanjang pada pukul 18.31 WIB.

Saksi yang menyatakan melihat hilal adalah KH Aang Yahya, KH Asep Syafruddin, KH Anshori Fudholi, dan Ustaz Uzen.

LF PBNU menyampaikan apresiasi kepada seluruh Nahdliyin yang berpartisipasi dalam proses rukyatul hilal tersebut. Pihaknya juga meminta jajaran Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU se-Indonesia untuk aktif menyebarluaskan ikhbar ini.

“Diharapkan bertindak aktif untuk menyebarluaskan pengumuman awal bulan Sya’ban 1447 H ini kepada warga Nahdlatul Ulama,” lanjut keterangan itu.

Kapan Malam Nisfu Syaban?

Dengan ketetapan awal Syaban tersebut, maka jawaban atas pertanyaan kapan malam Nisfu Syaban kini telah jelas. LF PBNU menetapkan bahwa Nisfu Syaban 1447 H jatuh pada Selasa Legi, 3 Februari 2026 M (mulai malam Selasa).

Malam Nisfu Syaban merupakan momentum yang sangat dinantikan umat Islam untuk memperbanyak doa, istighfar, dan berbagai amalan sunnah sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Data Hisab LF PBNU

Berdasarkan data LF PBNU, posisi hilal akhir Rajab 1447 H pada Senin (19/1/2026) berada pada ketinggian 6 derajat 07 menit 12 detik dengan elongasi 7 derajat 55 menit 25 detik. Lama hilal di atas ufuk tercatat 28 menit 10 detik.

Sementara ijtimak (konjungsi) terjadi pada Senin Legi, 19 Januari 2026 pukul 02.52.04 WIB. Matahari terbenam berada pada posisi 20 derajat 31 menit 30 detik utara titik barat, sedangkan hilal pada 20 derajat 43 menit 44 detik utara titik barat dengan kedudukan 0 derajat 12 menit 14 detik di utara Matahari.

Perhitungan dilakukan di markaz Jakarta, tepatnya Gedung PBNU Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat dengan koordinat 6º 11’ 25” LS dan 106º 50’ 50” BT menggunakan metode falak hisab tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas NU.

Parameter hilal terkecil tercatat di Merauke, Papua Selatan dengan tinggi 5 derajat 16 menit dan elongasi 6 derajat 59 menit.

Adapun hilal tertinggi berada di Bengkulu dengan ketinggian 6 derajat 12 menit dan elongasi 8 derajat 02 menit.

Baca juga: Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya

Data tersebut menunjukkan posisi hilal telah berada di atas ufuk dan memenuhi kriteria imkanurrukyah, yakni tinggi di atas 3 derajat dan elongasi lebih dari 6,4 derajat.

Penetapan awal Syaban ini sekaligus menjawab rasa ingin tahu umat mengenai kapan malam Nisfu Syaban, serta menjadi penanda bahwa umat Islam kian dekat memasuki Ramadhan, bulan penuh keberkahan yang dinantikan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Amalan Saat Haid: Tinjauan Fikih dan Jalan Spiritual Muslimah
Amalan Saat Haid: Tinjauan Fikih dan Jalan Spiritual Muslimah
Doa dan Niat
Doa Malam Nisfu Syaban: Bacaan, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa Malam Nisfu Syaban: Bacaan, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa dan Niat
Viral Gaji Guru Jauh Lebih Kecil dari Sopir MBG, Ini Kemuliaan Guru dalam Islam
Viral Gaji Guru Jauh Lebih Kecil dari Sopir MBG, Ini Kemuliaan Guru dalam Islam
Aktual
Niat Puasa Nisfu Syaban: Bacaan, Dalil, Jadwal, dan Keutamaannya
Niat Puasa Nisfu Syaban: Bacaan, Dalil, Jadwal, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Aktual
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Aktual
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Doa dan Niat
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Aktual
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Aktual
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
Aktual
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Doa dan Niat
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
Aktual
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com