Editor
KOMPAS.com - Sepuluh malam terakhir Ramadhan selalu menjadi momen paling dinantikan oleh umat Islam. Banyak yang bertanya, 10 malam terakhir Ramadhan tanggal berapa, 10 malam terakhir Ramadhan malam ini, serta apa saja ibadah 10 malam terakhir Ramadhan yang dianjurkan.
Pada fase akhir bulan suci ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah karena di dalamnya terdapat satu malam yang sangat agung, yakni Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Momentum ini menjadi garis akhir spiritual bagi umat Islam untuk memperbanyak amal dan berharap meraih keberkahan malam yang penuh kemuliaan tersebut.
Baca juga: 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026, Ribuan Jamaah Itikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Banyak orang mencari jadwal 10 malam terakhir Ramadhan untuk mengetahui kapan waktu yang tepat memperbanyak ibadah.
Secara umum, 10 malam terakhir Ramadhan dimulai pada malam ke-21 hingga malam ke-30 Ramadhan. Pada periode ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih bersungguh-sungguh dalam ibadah, terutama pada malam-malam ganjil.
Hal ini berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya:
"Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan."
Hadits ini menjadi petunjuk bagi umat Islam untuk lebih fokus menghidupkan malam 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan.
Banyak ulama menjelaskan tentang keutamaan 10 malam terakhir Ramadhan karena di dalamnya terdapat Lailatul Qadar.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ هَذَا الشَّهْرَ قَدْ حَضَرَكُمْ وَفِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَهَا فَقَدْ حُرِمَ الْخَيْرَ كُلَّهُ وَلاَ يُحْرَمُ خَيْرَهَا إِلَّا مَحْرُومٌ
Artinya:
“Sesungguhnya bulan ini (Ramadhan) telah datang kepada kalian. Padanya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang terhalangi darinya, sungguh ia telah terhalangi dari semua kebaikan.” (HR Ibnu Majah).
Karena itulah, para ulama menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan malam-malam ini dengan berbagai ibadah.
Lalu apa saja amalan 10 malam terakhir Ramadhan yang dianjurkan?
Menurut ulama Ibnu Rajab Al-Hanbali, amalan terbaik pada malam-malam akhir Ramadhan adalah menggabungkan beberapa ibadah sekaligus.
Beliau mengatakan:
فيجمع بين الصلاة والقراءة والدعاء والتفكر. وهذا أفضل الأعمال وأكملها في ليالي العشر وغيرها والله أعلم
Artinya:
“Mengkombinasikan antara shalat, membaca Al-Quran, berdoa, dan tafakur adalah amal yang paling utama dan paling sempurna dikerjakan pada malam-malam sepuluh akhir bulan Ramadhan.”
Dari penjelasan tersebut, berikut ibadah 10 malam terakhir Ramadhan yang dianjurkan:
Amalan-amalan ini dilakukan dengan harapan bisa meraih Lailatul Qadar.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan dibaca pada malam-malam akhir Ramadhan adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Doa ini diriwayatkan dari Aisyah ra:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa ini sering dibaca ketika umat Islam menghidupkan malam-malam Ramadhan, terutama ketika berharap bertemu dengan Lailatul Qadar.
Para ulama menjelaskan bahwa waktu 10 malam terakhir Ramadhan dipilih sebagai momentum pencarian Lailatul Qadar karena Allah menyembunyikan waktu pastinya.
Imam Fakhruddin ar-Razi menjelaskan hikmah dirahasiakannya malam tersebut agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang Ramadhan.
Syekh Nidzamuddin an-Naisaburi juga menjelaskan:
الْحِكْمَةُ فِي إِخْفَاءِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ فِي الَّليَالِي كَالْحِكْمَةِ فِي إِخْفَاءِ وَقْتِ الوَفَاةِ وَيَوْمِ الْقِيَامَةِ حَتَّى يَرْغَبُ الْمُكَلَّفُ فِي الطَّاعَاتِ وَيَزِيْدُ فِي الاِجْتِهَادِ وَلَا يَتَغَافَلُ وَلَا يَتَكَاسَلُ
Artinya:
“Hikmah dirahasiakannya Lailatul Qadar seperti dirahasiakannya waktu kematian dan hari kiamat, agar manusia semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah.”
Dengan demikian, 10 malam terakhir Ramadhan malam ini menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan amal dan mendekatkan diri kepada Allah.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan sering disebut sebagai puncak perjalanan spiritual selama bulan suci.
Baca juga: 5 Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Jakarta pada 10 Malam Terakhir Ramadhan
Banyak masjid mengadakan shalat malam, dzikir, hingga doa bersama untuk menghidupkan malam-malam tersebut.
Meski waktu Lailatul Qadar tidak dapat dipastikan secara pasti, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak ibadah sepanjang malam-malam terakhir Ramadhan.
Karena siapa pun yang berhasil meraih malam tersebut, maka ia akan mendapatkan pahala yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang