Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awal Puasa 2026 Muhammadiyah: Ini Tanggal 1 Ramadhan 1447 H Versi Hisab

Kompas.com, 5 Februari 2026, 09:27 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pertanyaan tentang awal puasa 2026 Muhammadiyah mulai ramai dicari menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan awal Ramadhan oleh Muhammadiyah dilakukan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal, yakni perhitungan astronomi yang memastikan posisi bulan sudah memenuhi kriteria terlihat secara matematis.

Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menjadi pedoman resmi Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Baca juga: Puasa Pertama Ramadhan 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah

Artinya, umat Islam yang mengikuti keputusan Muhammadiyah akan mulai berpuasa pada tanggal tersebut.

Mengapa Muhammadiyah Bisa Menentukan Lebih Awal?

Berbeda dengan metode rukyat (pengamatan langsung hilal), Muhammadiyah menggunakan hisab yang bersifat pasti secara perhitungan.

Prinsip wujudul hilal menyatakan bahwa jika pada saat matahari terbenam bulan sudah berada di atas ufuk, meski belum tentu terlihat oleh mata, maka keesokan harinya sudah masuk bulan baru Hijriah.

Metode ini membuat Muhammadiyah bisa merilis kalender Hijriah jauh hari sebelumnya, bahkan untuk beberapa tahun ke depan.

Karena berbasis sains astronomi, hasilnya konsisten dan tidak bergantung pada cuaca atau lokasi pengamatan.

Apa Itu KHGT yang Dipakai Muhammadiyah?

Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah sistem kalender yang dikembangkan Muhammadiyah untuk menyatukan penanggalan Hijriah secara global.

Dengan sistem ini, satu tanggal Hijriah berlaku sama di seluruh dunia, tidak berbeda-beda antarnegara.

Pendekatan ini dinilai memudahkan umat Islam dalam merencanakan ibadah, termasuk puasa Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, karena jadwalnya sudah bisa diketahui jauh sebelumnya.

Potensi Perbedaan dengan Pemerintah

Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadhan dengan metode rukyat dan sidang isbat.

Karena perbedaan metode ini, awal puasa versi pemerintah terkadang bisa sama, terkadang berbeda satu hari dengan Muhammadiyah.

Namun perbedaan ini sudah lama dipahami sebagai bagian dari khazanah fikih Islam. Umat Islam dipersilakan mengikuti ketetapan organisasi atau otoritas yang diyakini.

Mengapa Informasi Ini Banyak Dicari?

Menjelang Ramadhan, banyak keluarga, sekolah, dan instansi mulai menyusun jadwal kegiatan.

Informasi tentang awal puasa 2026 Muhammadiyah menjadi penting karena bisa dijadikan patokan perencanaan jauh hari, mulai dari jadwal libur, kegiatan pesantren kilat, hingga agenda ibadah pribadi.

Selain itu, kalender Muhammadiyah sering dijadikan rujukan oleh masyarakat yang ingin kepastian tanggal sejak awal tanpa menunggu sidang isbat.

Menyambut Ramadhan dengan Persiapan Lebih Matang

Mengetahui lebih awal kapan 1 Ramadhan tiba memberi kesempatan bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual. Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi momentum memperbaiki kualitas ibadah.

Baca juga: Puasa Berapa Hari Lagi? Cek Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah

Dengan rilis awal puasa 2026 versi Muhammadiyah yang jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, umat Islam kini bisa mulai menghitung hari dan menata persiapan menyambut bulan suci dengan lebih tenang.

Bagi yang mengikuti keputusan Muhammadiyah, tanggal tersebut sudah menjadi penanda dimulainya ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar