Editor
KOMPAS.com-Arab Saudi menandatangani kesepakatan pembelian 20 kereta cepat baru dari perusahaan Spanyol, Talgo, untuk memperluas armada Kereta Cepat Haramain.
Perjanjian ini diumumkan oleh Saudi Arabian Railways (SAR) pada Minggu di bawah naungan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Saleh Al-Jasser.
Pengadaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas layanan penumpang hingga lebih dari 30 juta orang per tahun.
Kereta baru dijadwalkan mulai dikirim pada akhir 2028 dan rampung sepenuhnya pada 2031.
Baca juga: Museum Makkah Pajang Al-Qur’an Raksasa 3 Meter, Terbesar di Dunia
Dilansir dari Saudi Gazette, kesepakatan pembelian kereta cepat ini diumumkan oleh Saudi Arabian Railways (SAR) dengan kehadiran Menteri Transportasi dan Mobilitas Berkelanjutan Spanyol Oscar Puente.
Proyek pengadaan armada baru ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi memperkuat infrastruktur transportasi nasional, khususnya pada jalur strategis yang melayani jamaah haji dan umrah.
Setelah beroperasi, 20 kereta cepat baru tersebut akan melayani seluruh jaringan Kereta Cepat Haramain yang menghubungkan Makkah dan Madinah melalui lima stasiun.
Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh Al-Jasser menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Arab Saudi atas dukungan berkelanjutan terhadap sektor transportasi dan logistik.
Ia menegaskan bahwa ekspansi armada ini sejalan dengan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional serta memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat logistik global.
Baca juga: Simak Tradisi Warga Makkah Hidupkan Malam Nisfu Syaban
Al-Jasser menyebut Kereta Cepat Haramain, yang diresmikan pada 2018 oleh Raja Salman bin Abdulaziz, sebagai salah satu proyek transportasi paling strategis di Arab Saudi.
Ia mengatakan jalur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan bagi Dua Masjid Suci di Makkah dan Madinah.
Menurut Al-Jasser, peningkatan armada menjadi langkah penting untuk memperbaiki mobilitas jamaah dan pengunjung dengan menyediakan transportasi yang aman, modern, dan andal, sekaligus mendukung transisi menuju sistem transportasi berkelanjutan.
Kepala Eksekutif SAR Bashar Al-Malik mengatakan penambahan kereta baru akan meningkatkan pengalaman perjalanan jamaah haji dan umrah, terutama pada musim puncak.
Ia menyebut fleksibilitas operasional akan meningkat dan kepadatan perjalanan antara Makkah dan Madinah dapat dikurangi secara signifikan.
Al-Malik menambahkan bahwa ekspansi ini akan mendorong kapasitas tahunan Kereta Cepat Haramain menjadi lebih dari 30 juta penumpang, seiring dengan meningkatnya jumlah jamaah dan pengunjung dalam beberapa tahun ke depan.
Saat ini, Kereta Cepat Haramain menjadi moda transportasi tercepat antara Makkah dan Madinah dengan kecepatan operasi hingga 300 kilometer per jam.
Waktu tempuh perjalanan antarkota tersebut mencapai sekitar dua jam.
Rute kereta ini juga melayani stasiun antara di Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan King Abdullah Economic City.
Baca juga: Warga Padang Berjalan Kaki ke Makkah demi Haji, Kemenhaj Beri Penjelasan
Saat ini, Kereta Cepat Haramain mengoperasikan 35 rangkaian kereta.
Dengan tambahan 20 unit dari Talgo, total armada akan meningkat menjadi 55 kereta setelah seluruh pengiriman selesai, sehingga kesiapan jaringan selama musim umrah dan haji dapat ditingkatkan secara signifikan.
Setiap kereta baru akan terdiri dari 13 gerbong, yang mencakup delapan gerbong kelas ekonomi dan lima gerbong kelas bisnis.
Kapasitas total setiap rangkaian mencapai 417 penumpang.
Selain itu, setiap kereta akan dilengkapi satu gerbong khusus yang sepenuhnya dilengkapi fasilitas bagi penumpang disabilitas, sebagai bagian dari upaya mendukung akses inklusif dan peningkatan kualitas layanan bagi seluruh penumpang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang