Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Minum Air Zamzam dan Keutamaannya, Air Penuh Berkah dari Makkah

Kompas.com, 12 November 2025, 08:52 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber bpkh.go.id

KOMPAS.com-Air zamzam memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam. Air suci ini berasal dari sumur zamzam di Makkah dan diyakini memiliki banyak manfaat serta keberkahan.

Setiap muslim yang berkunjung ke Ka’bah biasanya menyempatkan diri untuk meminum air zamzam. Selain karena kesuciannya, air ini dipercaya memiliki khasiat bagi kesehatan dan spiritualitas.

Sebagai air yang penuh berkah, umat Islam dianjurkan untuk berdoa sebelum meminumnya. Lalu, apa doa minum air zamzam yang diajarkan dalam Islam?

Baca juga: Indonesia dan Arab Saudi Sepakati Kuota 221.000 Jamaah Haji 2026, Fokus pada Kesehatan

Doa Minum Air Zamzam

Untuk memperoleh keberkahan dari air zamzam, disunnahkan membaca doa ketika meminumnya. Berikut panduannya, dilansir dari halaman BPKH:

1. Membaca Basmalah

Sebelum meminum air zamzam, dianjurkan membaca “Bismillahirrahmanirrahim”. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

"Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan 'Bismillahirrahmanirrahim', maka terputus berkahnya." (HR. Al-Khatib)

Membaca basmalah merupakan bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar setiap amal mendapat rida dan keberkahan-Nya.

2. Membaca Doa Minum Air Zamzam

Setelah membaca basmalah, dianjurkan membaca doa yang diamalkan oleh sahabat Ibnu Abbas r.a. berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin: Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wa syifaa’an min kulli daa-in wa saqamin, bi rahmatika ya arhamarrahimin.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Baca juga: Ini 10 Penyakit yang Tak Lolos Syarat Kesehatan Haji 2026

3. Membaca Doa Sesuai Hajat

Rasulullah SAW bersabda:

ماء زمزم لما شرب له
“Air zamzam tergantung pada niat orang yang meminumnya.”

Artinya, seseorang dapat menyesuaikan doa dengan keinginannya. Misalnya:

Doa memohon kesehatan: “Ya Allah, berikanlah kesehatan yang sempurna dan jauhkanlah aku dari penyakit.”

Doa memohon kebahagiaan keluarga: “Ya Allah, limpahkanlah kebahagiaan dan keharmonisan dalam keluargaku.”

Doa memohon perlindungan: “Ya Allah, lindungilah aku dari segala bahaya dan keburukan dunia maupun akhirat.”

Doa memohon hidayah: “Ya Allah, tunjukilah aku jalan yang benar dan terangilah hatiku dengan cahaya-Mu.”

Doa memohon kesuksesan pendidikan: “Ya Allah, mudahkanlah aku dalam menuntut ilmu dan pahamkanlah aku dalam pelajaran.”

Doa memohon kemudahan urusan: “Ya Allah, lancarkan segala urusanku dan permudahlah setiap langkahku menuju kebaikan.”

Baca juga: Pelatihan Petugas Haji 2026 Digelar Januari–Februari, Fokus Profesionalisme dan Bahasa Arab

Keutamaan Air Zamzam

Air zamzam merupakan salah satu mukjizat Allah SWT yang diberikan kepada Hajar, istri Nabi Ibrahim, ketika berusaha mencari air untuk putranya, Ismail.

Air ini terus mengalir hingga kini meskipun jutaan orang mengambilnya setiap tahun. Hal ini menjadi tanda keberkahan yang luar biasa dari Allah SWT.

Selain berasal dari kisah penuh keajaiban, air zamzam juga diyakini memiliki manfaat kesehatan. Kandungan mineralnya unik dan dipercaya dapat menyembuhkan penyakit, meningkatkan energi, serta memberikan ketenangan batin bagi peminumnya.

Rasulullah SAW juga bersabda bahwa air zamzam bermanfaat sesuai dengan niat peminumnya. Jika diminum dengan niat untuk kesehatan, keberkahan, atau kesembuhan, maka insya Allah niat tersebut akan dikabulkan.

Baca juga: Platform Nusuk Catat 40 Juta Pengguna di 190 Negara, Dorong Modernisasi Layanan Haji dan Umrah

Adab Minum Air Zamzam

Selain membaca doa, terdapat beberapa adab yang dianjurkan saat meminum air zamzam, di antaranya:

Minum dengan tangan kanan

Rasulullah SAW selalu menggunakan tangan kanan untuk hal-hal baik, termasuk makan dan minum.

Minum dengan tiga tegukan

Disunnahkan tidak meneguk air sekaligus, tetapi membaginya menjadi tiga kali minum. Cara ini lebih menyehatkan dan menunjukkan ketenangan hati.

Membaca basmalah sebelum minum

Membaca basmalah menjadi adab utama untuk memohon keberkahan dari Allah SWT.

Berdoa setelah minum

Setelah meminum air zamzam, disunnahkan berdoa sesuai kebutuhan. Waktu ini dianggap mustajab untuk memohon kepada Allah SWT.

Bersyukur kepada Allah

Setelah selesai, dianjurkan mengucap syukur atas nikmat dan keberkahan yang diberikan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7:

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
“Jika kalian bersyukur, maka akan Aku tambah nikmat-Ku kepada kalian.”

Air zamzam bukan hanya sekadar minuman, tetapi simbol keimanan, keteguhan, dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dengan meminumnya disertai doa dan adab yang benar, umat Islam diharapkan memperoleh manfaat dunia dan akhirat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Aktual
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Aktual
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Aktual
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Aktual
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Aktual
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Aktual
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Aktual
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Aktual
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Aktual
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Aktual
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Aktual
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Aktual
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Aktual
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Aktual
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com