Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan

Kompas.com, 14 Mei 2026, 21:22 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, umat Islam kembali diingatkan tentang makna besar dari ibadah kurban.

Tidak hanya soal menyembelih hewan, kurban juga menjadi bukti ketakwaan, ketaatan, dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT.

Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dengan urusan dunia, Idul Adha hadir sebagai pengingat bahwa seorang muslim harus siap berkorban demi menjalankan perintah Allah, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Tema tentang meluruskan niat dan memahami hakikat kurban menjadi penting untuk diangkat karena saat ini ibadah sering kali hanya dipandang sebatas ritual lahiriah.

Padahal, Allah SWT tidak melihat besar kecilnya hewan kurban ataupun pujian manusia terhadap ibadah seseorang, melainkan melihat ketulusan hati dan ketakwaannya.

Oleh sebab itu, umat Islam perlu terus diingatkan agar tidak menjadikan kurban sebagai ajang pamer kekayaan, mencari popularitas, atau sekadar mengikuti tradisi tahunan.

Selain itu, Idul Adha juga mengajarkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Di balik penyembelihan hewan kurban, terdapat pesan tentang pentingnya membantu masyarakat yang membutuhkan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Karena itulah tema ini relevan disampaikan dalam khutbah Jumat, agar umat Islam tidak hanya memahami hukum kurban, tetapi juga mampu menangkap hikmah dan nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Khutbah Jumat Menyentuh Hati: Cahaya Keadilan bagi Kaum yang Lemah

Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ

فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Ketakwaan bukan hanya tampak dalam ucapan, tetapi juga terlihat dari kesungguhan kita memperbaiki hati, niat, dan amal perbuatan.

Hari demi hari terus berlalu. Tidak terasa, umat Islam sebentar lagi akan memasuki bulan Zulhijah, bulan yang di dalamnya terdapat hari-hari mulia dan ibadah agung, yaitu ibadah kurban.

Kurban bukan hanya tentang menyembelih kambing, sapi, atau unta. Kurban adalah simbol ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT. Kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, kesabaran, dan kepatuhan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan menyembelih putranya, beliau tidak membantah. Nabi Ismail AS pun menerima perintah itu dengan penuh kepasrahan kepada Allah SWT. Dari peristiwa tersebut, kita belajar bahwa inti ibadah bukan hanya pada bentuk lahiriah, melainkan pada ketulusan hati dalam menaati perintah Allah.

Oleh karena itu, ibadah kurban harus dibangun di atas niat yang lurus dan hati yang ikhlas. Jangan sampai kurban berubah menjadi ajang kebanggaan, pamer kekayaan, atau mencari pujian manusia.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”

Hadirin rahimakumullah,

Di zaman sekarang, godaan riya semakin besar. Tidak sedikit orang yang berlomba memperlihatkan ibadahnya di hadapan manusia. Bahkan terkadang semangat berkurban lebih besar untuk mendapat pengakuan sosial dibanding mencari ridha Allah SWT.

Padahal Allah SWT telah mengingatkan dalam Al-Qur’an:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

“Mereka tidak diperintahkan kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan ikhlas.”

Baca juga: Bacaan Doa Khutbah Jumat Lengkap: Pembuka, Penutup, dan Tata Caranya

Keikhlasan adalah ruh dari seluruh amal ibadah. Amal yang terlihat besar di mata manusia bisa menjadi kecil di sisi Allah apabila dicampuri riya. Sebaliknya, amal sederhana yang dilakukan dengan tulus justru sangat mulia di hadapan-Nya.

Jamaah Jumat yang berbahagia,

Ibadah kurban juga mengajarkan kepedulian sosial. Daging kurban dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan. Di situlah Islam mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya saat menerima, tetapi juga ketika mampu memberi.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

مَا نَقَصَ مَالٌ مِنْ صَدَقَةٍ

“Harta tidak akan berkurang karena sedekah.”

Maka jangan takut berkurban karena Allah SWT tidak pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang gemar berbagi dan berbuat baik.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Mari kita sambut Idul Adha dengan memperbaiki hati dan meluruskan niat. Jika Allah memberikan kelapangan rezeki, maka berusahalah untuk berkurban. Jangan ukur ibadah dari besar kecilnya hewan, tetapi ukur dari keikhlasan dan ketakwaannya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 37:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan dari kalianlah yang sampai kepada-Nya.”

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang ikhlas dalam beramal dan istiqamah dalam kebaikan.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Baca juga: Tidak Mendengar Khutbah Jumat, Apakah Shalat Tetap Sah? Ini Kata Ulama

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ

فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ.

Ma’asyiral Mukminin rahimakumullah,

Sekali lagi marilah kita menjaga keikhlasan dalam setiap amal ibadah. Sebab, amal yang diterima Allah bukan hanya yang banyak, tetapi yang paling tulus dilakukan karena-Nya.

Menjelang Idul Adha nanti, jangan jadikan kurban sebagai ajang persaingan duniawi. Jangan pula meremehkan orang yang berkurban dengan kemampuan sederhana. Bisa jadi satu kambing yang dipersembahkan dengan ikhlas lebih mulia daripada banyak hewan kurban yang disertai kesombongan.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَا إِلَى أَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat hati dan amal kalian.”

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Mari kita jadikan momen Idul Adha tahun ini sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan sesama muslim.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, memberikan keberkahan pada harta kita, melapangkan rezeki kita, serta menanamkan keikhlasan di dalam hati kita.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، وَاحْفَظْ بِلَادَنَا، وَارْفَعِ الْبَلَاءَ عَنَّا.

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا يَوْمَ عَرَفَةَ وَعِيْدَ الْأَضْحَى وَنَحْنُ فِيْ أَحْسَنِ الْحَالِ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.

فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Aktual
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Aktual
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Aktual
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Aktual
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Aktual
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Aktual
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Aktual
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Aktual
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Aktual
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Aktual
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Aktual
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Aktual
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Aktual
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Aktual
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com