Editor
KOMPAS.com - Muhammadiyah Awal Puasa Ramadhan 2026 akhirnya resmi diumumkan. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026.
Keputusan tersebut tertuang dalam Maklumat resmi dan didasarkan pada hasil hisab yang dikaji ulang oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.
Penetapan ini sekaligus menegaskan penggunaan sistem baru yang kini sepenuhnya diadopsi Muhammadiyah, yakni Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Baca juga: Kapan Sidang Isbat Puasa 2026? Awal Puasa Muhammadiyah dan Prediksi BRIN
Penetapan ini bukan tanpa alasan. Muhammadiyah menggunakan pendekatan astronomis global dengan prinsip “satu hari satu tanggal di seluruh dunia”.
Berikut poin pentingnya:
Artinya, meskipun hilal belum terlihat di Indonesia, kriteria internasional sudah memenuhi syarat dimulainya bulan baru.
KHGT adalah sistem penanggalan Islam yang disahkan dalam Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah ke-32 dan selaras dengan konferensi internasional di Turki tahun 2016.
Prinsip dasarnya sederhana namun revolusioner: jika di satu belahan bumi syarat awal bulan terpenuhi, maka seluruh dunia mengikuti tanggal yang sama.
Parameter utamanya dikenal sebagai Parameter Kalender Global (PKG):
1. PKG 1
Bulan baru dimulai jika sebelum pukul 24.00 UTC terpenuhi:
2. PKG 2
Jika PKG 1 tidak terpenuhi, bulan baru tetap dimulai apabila:
Dalam kasus Ramadhan 2026, ketentuan PKG 2 terpenuhi di wilayah Amerika Utara, sehingga Muhammadiyah menetapkan puasa dimulai 18 Februari 2026.
Penetapan ini berpotensi berbeda dengan keputusan pemerintah yang menggunakan kriteria MABIMS (visibilitas lokal).
Karena hilal di Indonesia pada 17 Februari 2026 masih negatif, pemerintah kemungkinan akan menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari (istikmal). Jika itu terjadi, awal Ramadhan versi pemerintah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Perbedaan ini bukan hal baru dan murni disebabkan perbedaan metode penetapan.
Tak hanya awal puasa, Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1447 H (Idulfitri) jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026.
Dengan sistem hisab global, warga Muhammadiyah sudah bisa mengetahui jadwal ibadah jauh hari sebelumnya.
Untuk membantu persiapan Ramadhan, jadwal imsakiyah untuk berbagai kota di Indonesia telah disediakan. Berikut linknya.
Menariknya, waktu Subuh kini dihitung saat matahari berada di posisi minus 18 derajat, sesuai kriteria terbaru yang digunakan.
Baca juga: Pakai KHGT, Awal Ramadhan 2026 Muhammadiyah Beda dengan Turki, Ini Penjelasannya
Penetapan Muhammadiyah Awal Puasa 18 Februari 2026 menunjukkan konsistensi organisasi ini dalam menerapkan sistem kalender Islam global berbasis astronomi presisi.
Lalu, bagaimana dengan Anda?
Sudah siap menyambut Ramadhan 1447 Hijriah?