Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Gamis Lebaran 2026 Model Abaya: Mulai Atsawa, Linia, Aisyah hingga Jasmin

Kompas.com, 19 Februari 2026, 21:45 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Youtube

KOMPAS.com – Tren gamis dan abaya Lebaran 2026 mulai terlihat arah gayanya. Tahun ini, nuansa mewah dan klasik berpadu dengan detail dekoratif yang semakin halus serta material premium yang nyaman dipakai seharian.

Model abaya diprediksi tetap menjadi favorit karena potongannya yang longgar, elegan, dan timeless. Namun, sentuhan 2026 membuat tampilannya lebih eksklusif tanpa meninggalkan sisi praktis.

Berikut tren yang diprediksi mendominasi Lebaran tahun ini 2026.

Baca juga: Bocoran Tren Gamis Lebaran 2026: Ivory, Rompi Lepas, hingga Bahan Flowy yang Lagi Diburu!

Warna Elegan yang Mendominasi

Lebaran 2026 akan dipenuhi warna-warna hangat dan berkelas.

1. Burgundy yang Glowing

Perpaduan merah tua dan ungu ini diprediksi menjadi warna paling dicari. Burgundy memberi kesan dewasa, glamor, dan cocok untuk acara silaturahmi malam hari.

2. Coklat Mahogani

Warna ini menghadirkan kesan klasik dan mahal. Cocok bagi yang ingin tampil kalem tapi tetap standout.

3. Butter yang Lembut

Nuansa kuning mentega atau butter tone sedang ramai di pusat perbelanjaan seperti Tanah Abang. Warna ini memberi kesan bersih, fresh, dan feminin.

4. Ice Blue hingga Sage Green

Warna-warna pastel modern seperti ice blue, sage green, moka, hingga sentuhan denim tetap punya pasar kuat karena mudah dipadukan dengan hijab netral.

Model Abaya yang Diprediksi Populer

Tren 2026 tidak hanya soal warna, tetapi juga siluet dan detail.

Baca juga: Mix & Match Warna Hijab dengan Gamis Tren Lebaran 2026, Biar OOTD Makin Stand Out!

Atswa Abaya

Menggunakan bahan Ceruti Baby Doll Premium dipadukan organza. Hasilnya flowy, ringan, dan memberi efek jatuh yang anggun.

Atswa AbayaIlustrasi dibuat AI Atswa Abaya

Linia Abaya

Model simpel dengan detail list di sekelilingnya. Potongan rok A-line membuat tubuh terlihat lebih jenjang tanpa berlebihan.

Linia Abaya.Ilustrasi dibuat AI Linia Abaya.

Aisyah Abaya

Mengusung bahan premium anti-UV yang tidak menerawang. Dilengkapi outer gelombang menyatu yang memberi kesan layering elegan.

Aisyah AbayaIlustrasi dibuat AI Aisyah Abaya

Jasmin Abaya

Desain outer menyatu dengan inner dan dilengkapi belt lepas-pasang. Memberikan opsi tampilan ramping atau loose sesuai selera.

Jasmin Abaya.Ilustrasi dibuat AI Jasmin Abaya.

Detail yang Bikin Makin Mewah

Lebaran 2026 identik dengan detail yang lebih “niat” tapi tetap nyaman.

Kombinasi Brukat dan Tile

Aksen brukat prada yang halus atau tambahan tile transparan memberi kesan glamor tanpa terlihat berlebihan.

Gamis Binor yang Viral

Model “gamis binor” atau bini orang masih jadi favorit. Biasanya hadir dengan bahan ceruti full printing dan aksen brukat di lengan.

Model Rompi dan Outer Lepas

Desain rompi lepas atau outer detachable diprediksi tetap berlanjut karena fleksibel. Satu gamis bisa tampil dalam dua gaya.

Baca juga: Tren Gamis Bini Orang Diburu Jelang Lebaran 2026, Elegan dan Modern

Material Premium Jadi Standar

Kesan eksklusif tak lepas dari pemilihan bahan. Tahun 2026, material seperti:

  • Arabian Silk
  • Armani Silk
  • Jet Black
  • Ceruti Baby Doll

menjadi andalan karena adem, jatuh, dan tidak mudah kusut.

Tak hanya cantik, sebagian besar desain kini sudah busui friendly dengan resleting depan serta wudhu friendly berkat karet atau kancing di pergelangan tangan.

Eksklusif, Timeless, tapi Tetap Nyaman

Jika dirangkum, tren gamis dan abaya Lebaran 2026 mengarah pada tiga kata kunci: eksklusif, elegan, dan fungsional.

Bukan lagi sekadar tampil cantik untuk foto keluarga, tetapi juga nyaman dipakai dari pagi hingga malam saat bersilaturahmi.

Sudah punya warna incaran untuk Lebaran 2026 nanti?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com