Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompas.com dan PADI Gelar Charitrip Ramadhan di Kampung Pemulung Depok

Kompas.com, 9 Maret 2026, 19:50 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Suasana berbeda terasa di sebuah sudut pemukiman sederhana di Kota Depok pada Minggu (8/3/2026).

Sejak pagi, halaman dan gang sempit di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, mulai dipenuhi relawan dan warga yang sibuk menyiapkan berbagai kegiatan.

Di tempat inilah komunitas Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI menggelar kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan.

Kegiatan sosial yang berlangsung hampir sepanjang hari itu menjadi ruang pertemuan antara relawan, warga, dan anak-anak di lingkungan pemukiman pemulung.

Lebih dari sekadar kegiatan berbagi, Charitrip hadir sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan kebahagiaan sederhana di bulan Ramadan.

Baca juga: Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan: Pengertian, Hukum Keluar Masjid, dan Amalan yang Dianjurkan

Memasak Bersama Lewat Program “Dapur Ria”

Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).Kompas.com Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan program Dapur Ria. Sejak pukul 10.00 WIB, para relawan dan warga bergotong royong menyiapkan hidangan berbuka puasa. Di dapur sederhana yang dibangun di area pemukiman, suasana terlihat ramai sekaligus hangat.

Para ibu membantu menyiapkan bahan makanan, sementara relawan lainnya mengolah masakan yang nantinya akan dibagikan kepada sekitar 300 warga.

Aktivitas memasak bersama ini menjadi simbol kebersamaan antara relawan dan masyarakat yang saling bekerja sama tanpa sekat.

Bersantri Ria, Anak-Anak Belajar Sambil Bermain

Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).Kompas.com Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).
Setelah kegiatan dapur selesai, acara dilanjutkan dengan sesi Bersantri Ria yang dirancang khusus untuk anak-anak.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh dua anak Kampung Melati, Salsabila dan Icha, yang disambut dengan penuh antusias oleh para peserta.

Dalam sambutannya, Project Lead dari Generasi Jernih Kompas.com, Musfi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian yang lahir dari dukungan para pembaca Kompas.com.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan dan aktivitas interaktif bersama bintang tamu, Yogi.

Melalui permainan edukatif, anak-anak diajak belajar tentang kebersamaan, berbagi, serta semangat menjalani bulan Ramadhan dengan penuh keceriaan.

Baca juga: Doa Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah, Dibaca Saat 10 Malam Terakhir Ramadhan

Penyaluran Donasi untuk Warga dan Anak-Anak

Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).Kompas.com Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penyerahan donasi dari para pembaca Kompas.com kepada masyarakat Kampung Melati.

Donasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Musfi kepada Ketua Yayasan PADI, Ganjar Wijanarko.

Total donasi yang disalurkan mencapai Rp24.600.000. Dana tersebut digunakan untuk menyediakan 300 paket menu berbuka puasa bergizi bagi warga serta 63 paket santunan pendidikan bagi anak-anak di lingkungan tersebut.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan sosial dan pendidikan yang dijalankan oleh yayasan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Dzikir di 10 Malam Terakhir Ramadhan, Kunci Mendapat Lailatul Qadar

Doorprize dan Momen Hangat Buka Puasa Bersama

Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).Kompas.com Kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan yang digelar oleh Generasi Jernih Kompas.com bersama Yayasan PADI, di Kampung Melati, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Minggu (8/3/2026).
Menjelang sore hari, suasana semakin meriah dengan sesi pembagian doorprize. Beberapa peserta yang beruntung mendapatkan hadiah berupa sembako dan voucher belanja, yang menambah kegembiraan sebelum waktu berbuka.

Saat adzan Maghrib berkumandang, seluruh peserta kemudian berkumpul untuk berbuka puasa bersama. Hidangan yang sebelumnya dimasak bersama dinikmati dalam suasana penuh kehangatan.

Di tengah kesederhanaan lingkungan Kampung Melati, momen berbuka ini menjadi simbol kebersamaan antara relawan, warga, dan anak-anak.

Melalui kegiatan Charitrip Spesial Ramadhan ini, Generasi Jernih Kompas.com berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Tidak hanya sebagai kegiatan berbagi sesaat, tetapi juga sebagai langkah kecil untuk membangun solidaritas dan kepedulian, terutama bagi generasi muda.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar