Editor
KOMPAS.com - Otoritas Umum untuk Perawatan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengumumkan kesiapan penuh menyambut jemaah pada malam ke-29 Ramadhan.
Malam ini menjadi momen penting karena bertepatan dengan khataman Al-Qur’an dalam shalat Tarawih.
Sehingga, jumlah jemaah diperkirakan akan meningkat signifikan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Baca juga: Arab Saudi Imbau Warga Lakukan Pemantauan Hilal 1 Syawal pada 18 Maret 2026
Oleh karena itu, berbagai layanan ditingkatkan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah.
Otoritas menyebutkan bahwa seluruh persiapan dilakukan melalui rencana operasional terpadu guna memudahkan jemaah menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Baca juga: Arab Saudi Tetapkan Batas Akhir Visa Umrah dan Masa Tinggal Jamaah di Bulan Syawal 1447 H
Dilansir dari Saudi Gazette, upaya yang dilakukan otoritas setempat mencakup peningkatan pembersihan karpet, sterilisasi area, serta penyemprotan wewangian secara rutin di seluruh area masjid.
Selain itu, otoritas juga menyiapkan tambahan area salat di koridor dan halaman masjid untuk menampung lonjakan jemaah.
Tempat pengambilan air zamzam juga disediakan di berbagai titik untuk melayani kebutuhan jemaah.
Otoritas memastikan kesiapan berbagai sistem operasional, mulai dari listrik, pendingin udara, pencahayaan, hingga sistem suara.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti lift, eskalator, serta sistem keselamatan dan darurat juga ditingkatkan guna menjamin layanan tetap berjalan tanpa gangguan selama puncak kunjungan.
Untuk mengantisipasi kepadatan, jalur pergerakan khusus jemaah telah diaktifkan guna menjaga kelancaran arus dan mengurangi kepadatan.
Pergerakan kereta listrik juga diatur dengan jalur khusus. Otoritas turut menyediakan peta interaktif 3D untuk membantu jemaah dalam bernavigasi, serta mengaktifkan layanan lokasi berbasis QR code “Where Are We” di dalam dua masjid suci.
Tim lapangan diperkuat dengan petugas yang dilengkapi perangkat penerjemah instan untuk membantu jemaah dari berbagai negara.
Selain itu, pusat layanan tamu juga disiapkan untuk memberikan panduan dan bantuan selama berada di area masjid.
Otoritas menyediakan berbagai fasilitas pendukung ibadah, termasuk mushaf Al-Qur’an, Al-Qur’an braille, serta panduan digital ibadah.
Layanan lain seperti dukungan i’tikaf, layanan kesehatan, dan edukasi juga disiapkan untuk meningkatkan pengalaman spiritual jemaah pada malam khataman Al-Qur’an.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, pelaksanaan ibadah pada malam ke-29 Ramadhan diharapkan berjalan lancar meski di tengah lonjakan jemaah.
Otoritas juga memastikan seluruh layanan terus dioptimalkan demi kenyamanan dan keamanan jemaah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang