Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Menjaga Ruh Ramadhan di Bulan Syawal dan Seterusnya

Kompas.com, 26 Maret 2026, 08:52 WIB
Farid Assifa

Editor

Khutbah Pertama

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز المتقون.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Kita baru saja meninggalkan bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Ramadhan adalah madrasah kehidupan, tempat kita ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh, Ramadhan adalah “kawah candradimuka” yang melatih ketaatan kita kepada Allah SWT, baik dalam hubungan vertikal kepada-Nya maupun dalam hubungan sosial kepada sesama.

Baca juga: Niat Puasa Qadha Ramadhan yang Benar, Lengkap Bacaan dan Waktu Pelaksanaannya

Selama Ramadhan, kita dilatih untuk:

  • Disiplin waktu
  • Jujur dalam ibadah
  • Ikhlas dalam amal
  • Menjauhi yang syubhat
  • Memperkuat empati dan solidaritas

Namun pertanyaannya, apakah semua itu akan berhenti setelah Ramadhan?

Rasulullah SAW bersabda:

من صام رمضان ايمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Artinya: “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Dan dalam hadis lain:

فمن صامه وقامه إيماناً واحتسابا خرج من ذنوبه كيوم ولدته أمه

Artinya: “Barang siapa berpuasa dan qiyam Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka ia keluar dari dosa seperti bayi yang baru dilahirkan.”

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Inilah makna Idul Fitri—kembali kepada fitrah, kembali kepada kesucian. Namun menjaga kesucian itu jauh lebih berat daripada meraihnya.

Ramadhan bukan tujuan akhir, melainkan awal perjalanan menuju kehidupan yang lebih bertakwa.

Imam Muhammad ibn Idris al-Shafi'i berkata:

إِذَا لَمْ تَسْتَطِعْ أَنْ تَحْبِسَ نَفْسَكَ، اسْتَوْلَتْ عَلَيْكَ شَهَوَاتُكَ

“Jika engkau tidak mampu menahan dirimu, maka hawa nafsumu akan menguasaimu.”

Ini menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa setelah Ramadhan, ujian sesungguhnya adalah menjaga diri dari hawa nafsu.

Penutup Khutbah Pertama

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Mari kita jaga nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai setelah Ramadhan, kita kembali kepada kebiasaan lama yang jauh dari ketaatan.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله رب العالمين، له الحمد الحسن والثناء الجميل، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Salah satu pelajaran terbesar dari Ramadhan adalah pengendalian diri. Puasa mengajarkan kita menahan lapar, haus, dan hawa nafsu.

Imam Abu Hamid al-Ghazali berkata:

الصَّوْمُ نِصْفُ الصَّبْرِ، وَالصَّبْرُ هُوَ حَبْسُ النَّفْسِ عَمَّا تَشْتَهِي

“Puasa adalah setengah dari kesabaran, dan kesabaran adalah menahan diri dari apa yang diinginkan.”

Jamaah sekalian,

Kekuatan sejati manusia bukan pada kebebasan mengikuti keinginan, tetapi pada kemampuan mengendalikannya.

Sebagaimana dijelaskan oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis, jika latihan Ramadhan tidak dilanjutkan, maka hawa nafsu akan kembali menguasai diri kita.

Baca juga: 5 Tanda Puasa Ramadhan Diterima Menurut Para Ulama

Oleh karena itu jadikan pengendalian diri sebagai kebiasaan; hindari sikap berlebihan (israf); Hidup sederhana dan penuh kesadaran, dan; perbanyak amal saleh setelah Ramadhan.

Karena sejatinya, orang yang berhasil dalam Ramadhan adalah mereka yang tetap istiqamah setelahnya.

Doa Penutup

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.
اللهم تقبل منا صيامنا وقيامنا واجعلنا من العائدين الفائزين.
اللهم ثبت قلوبنا على دينك، واجعلنا من عبادك الصالحين.

عباد الله،
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar