Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

30 Ucapan Lebaran Ketupat dalam Bahasa Jawa Halus yang Berisi Permintaan Maaf dan Doa

Kompas.com, 27 Maret 2026, 22:39 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Lebaran Ketupat yang jatuh pada 28 Maret 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya di Jawa.

Tradisi ini hadir sebagai kelanjutan dari perayaan Idul Fitri yang sarat nilai spiritual dan sosial.

Selain identik dengan hidangan ketupat, momen ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi.

Ucapan dalam bahasa Jawa yang halus dan penuh hormat pun kerap digunakan untuk menyampaikan doa serta permohonan maaf.

Baca juga: Lebaran Ketupat 28 Maret 2026 Picu Lonjakan Mobilitas, Kemenhub Siapkan Strategi Pengendalian

Lebaran Ketupat atau Kupatan merupakan tradisi masyarakat Muslim Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, yang dirayakan sekitar satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri.

Tradisi ini identik dengan hidangan ketupat sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, serta mempererat silaturahmi.

Ketupat juga memiliki makna filosofis sebagai lambang permohonan maaf dan harapan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah Ramadhan.

Pada 2026, Lebaran Ketupat jatuh pada 28 Maret atau tepat seminggu setelah tanggal 1 Syawal yang jatuh pada 21 Maret lalu.

Baca juga: Resep Ketupat Simpel: Masak Cuma 40 Menit, Hemat Gas dan Tetap Pulen

Kumpulan Ucapan Lebaran Ketupat Bahasa Jawa Halus

Berikut beberapa ucapan Lebaran Ketupat dalam bahasa Jawa krama alus yang penuh hormat dan cocok disampaikan kepada orang tua, keluarga, maupun tokoh yang dihormati:

1. “Sugeng dinten Kupatan, mugi tansah pinaringan berkah, rahayu lan katentreman. Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan.”
(Selamat Hari Raya Ketupat, semoga selalu diberi berkah, keselamatan, dan ketentraman. Mohon maaf atas segala kesalahan.)

2 “Ing dinten Kupatan menika, kula nyuwun pangapunten lahir batin. Mugi silaturahmi tansah pinunjul lan berkah.”
(Di hari Kupatan ini, saya memohon maaf lahir batin. Semoga silaturahmi selalu terjaga dan penuh berkah.)

3. “Sugeng Riyadi, mugi tansah diparingi sehat, rezeki ingkang berkah, lan tentreming manah.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi kesehatan, rezeki yang berkah, dan ketenangan hati.)

4. “Kula ngaturaken sugeng dinten Kupatan, nyuwun pangapunten sedoyo kalepatan, mugi gesang langkung sae lan berkah.”
(Saya mengucapkan selamat Kupatan, mohon maaf atas segala kesalahan, semoga hidup menjadi lebih baik dan berkah.)

5. “Sugeng Lebaran Ketupat, mugi amal ibadahipun katampi lan gesang tansah pinaringan kabagyan.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga amal ibadah diterima dan hidup selalu diberi kebahagiaan.)

6. “Sugeng Dinten Riyaya Kupatan, mugi tansah pinaringan berkah, rahayu lan katentreman. Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan.”
(Selamat Hari Raya Ketupat, semoga selalu diberi berkah, keselamatan, dan ketentraman. Mohon maaf atas segala kesalahan.)

7. “Sugeng Riyaya Kupatan, mugi amal ibadahipun katampi lan gesang tansah pinaringan kabagyan.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga amal ibadah diterima dan hidup selalu diberi kebahagiaan.)

8. “Sugeng Lebaran Ketupat, mugi tansah pinaringan rahmat lan berkah, saha katentreman ing gesang.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi rahmat, berkah, dan ketentraman dalam hidup.)

9. “Ing dinten Kupatan menika, kula nyuwun pangapunten lahir batin. Mugi silaturahmi tansah pinunjul lan berkah.”
(Di hari Kupatan ini, saya memohon maaf lahir batin. Semoga silaturahmi selalu terjaga dan penuh berkah.)

10. “Sugeng Dinten Riyaya Kupatan, mugi tansah diparingi sehat, rezeki ingkang berkah, lan tentreming manah.”
(Selamat Hari Raya Ketupat, semoga selalu diberi kesehatan, rezeki yang berkah, dan ketenangan hati.)

11. “Kula ngaturaken sugeng Kupatan, nyuwun pangapunten sedoyo kalepatan, mugi gesang langkung sae lan berkah.”
(Saya mengucapkan selamat Kupatan, mohon maaf atas segala kesalahan, semoga hidup menjadi lebih baik dan berkah.)

12. “Sugeng Bakda Kupat, mugi tansah pinaringan berkah, rahayu lan katentreman. Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi berkah, keselamatan, dan ketentraman. Mohon maaf atas segala kesalahan.)

13. “Sugeng Bakda Kupat, mugi amal ibadahipun katampi lan gesang tansah pinaringan kabagyan.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga amal ibadah diterima dan hidup selalu diberi kebahagiaan.)

14. “Sugeng Bakda Kupat, mugi tansah pinaringan sehat, rezeki ingkang berkah, lan tentreming manah.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi kesehatan, rezeki yang berkah, dan ketenangan hati.)

15. “Sugeng Bakda Kupat, kula nyuwun pangapunten lahir batin, mugi silaturahmi tansah pinunjul.”
(Selamat Lebaran Ketupat, saya memohon maaf lahir batin, semoga silaturahmi selalu terjaga.)

16. “Sugeng Bakda Kupat, mugi rahmat lan berkahipun Gusti tansah ngluber ing gesang panjenengan.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga rahmat dan berkah Tuhan selalu melimpah dalam kehidupan Anda.)

17. “Sugeng Bakda Kupat, mugi sedaya kalepatan kaparingi pangapunten lan gesang langkung sae.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga semua kesalahan dimaafkan dan hidup menjadi lebih baik.)

18. “Sugeng Bakda Kupat, mugi tansah pinaringan katentreman, kabagyan, lan kasarasan.”
(Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi ketentraman, kebahagiaan, dan kesehatan.)

19. “Sugeng Bakda Kupat, kula ngaturaken pangapunten sedaya lepat, mugi tansah pinaringan berkah.”
(Selamat Lebaran Ketupat, saya memohon maaf atas segala kesalahan, semoga selalu diberi berkah.)

20. “Sugeng Bakda Kupat, mugi amal kebaikan dipun tampi lan gesang tansah pinaringan rahayu.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga amal kebaikan diterima dan hidup selalu diberi keselamatan.)

21. “Sugeng Bakda Kupat, mugi tansah diparingi kekiyatan iman lan tentreming ati.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi kekuatan iman dan ketenangan hati.)

22. “Sugeng Bakda Kupat, mugi sedaya dosa lan kalepatan kapunapunten, lan gesang langkung berkah.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga semua dosa dan kesalahan diampuni serta hidup lebih berkah.)

23. “Sugeng Bakda Kupat, mugi tansah pinaringan wilujeng, sehat, lan rezeki ingkang lancar.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi keselamatan, kesehatan, dan rezeki yang lancar. )

24. “Sugeng Bakda Kupat, mugi katresnan lan paseduluran tansah langgeng.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga kasih sayang dan persaudaraan selalu langgeng.)

25. “Sugeng Bakda Kupat, mugi gesang tansah kaparingi kabagyan lan tentreming manah.”
( Selamat Lebaran Ketupat, semoga hidup selalu diberi kebahagiaan dan ketenangan hati.)

26. “Kupat bumbunipun santen, menawi kulo gadhah lepat nyuwun pangapunten. Sugeng Bakda Kupat, mugi tansah pinaringan berkah lan katentreman.”
(Ketupat berbumbu santan, jika saya memiliki kesalahan mohon dimaafkan. Selamat Lebaran Ketupat, semoga selalu diberi berkah dan ketentraman.)

27. “Kupat bumbunipun santen, menawi kulo gadhah lepat nyuwun pangapunten. Mugi gesang panjenengan tansah pinaringan sehat lan kabagyan.”
( Ketupat berbumbu santan, jika saya memiliki kesalahan mohon dimaafkan. Semoga Anda selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan.)

28. “Kupat bumbunipun santen, menawi kulo gadhah lepat nyuwun pangapunten. Mugi amal ibadah katampi lan gesang langkung berkah.”
( Ketupat berbumbu santan, jika saya memiliki kesalahan mohon dimaafkan. Semoga amal ibadah diterima dan hidup lebih berkah.)

29. “Kupat bumbunipun santen, menawi kulo gadhah lepat nyuwun pangapunten. Mugi silaturahmi tansah pinunjul lan langgeng.”
( Ketupat berbumbu santan, jika saya memiliki kesalahan mohon dimaafkan. Semoga silaturahmi selalu terjaga dan langgeng.)

30. “Kupat bumbunipun santen, menawi kulo gadhah lepat nyuwun pangapunten. Mugi tansah pinaringan rahayu, tentrem, lan rezeki ingkang berkah.”
( Ketupat berbumbu santan, jika saya memiliki kesalahan mohon dimaafkan. Semoga selalu diberi keselamatan, ketenangan, dan rezeki yang berkah.)

Makna Ucapan dalam Tradisi Kupatan

Ucapan dalam bahasa Jawa tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi juga mencerminkan nilai unggah-ungguh atau tata krama.

Penggunaan bahasa krama alus menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara, terutama kepada orang yang lebih tua.

Selain itu, ucapan Lebaran Ketupat juga mengandung doa, harapan, serta penguatan hubungan sosial.

Tradisi ini mempertegas bahwa setelah Idul Fitri, silaturahmi tetap dijaga dan diperkuat melalui momentum Kupatan.

Lebaran Ketupat menjadi pelengkap kehangatan Idul Fitri dengan makna yang mendalam. Melalui ucapan dalam bahasa Jawa yang penuh hormat, nilai kebersamaan dan saling memaafkan semakin terasa dalam kehidupan masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
25 Ucapan Sungkem Lebaran Ketupat dengan Bahasa Jawa untuk Bapak dan Ibu yang Menyentuh Hati
25 Ucapan Sungkem Lebaran Ketupat dengan Bahasa Jawa untuk Bapak dan Ibu yang Menyentuh Hati
Aktual
Pantun Ucapan Lebaran Ketupat  dalam Bahasa Jawa: Kupat Kecemplung Santen, Menawi Lepat Nyuwun Ngapunten
Pantun Ucapan Lebaran Ketupat dalam Bahasa Jawa: Kupat Kecemplung Santen, Menawi Lepat Nyuwun Ngapunten
Aktual
30 Ucapan Lebaran Ketupat dalam Bahasa Jawa Halus yang Berisi Permintaan Maaf dan Doa
30 Ucapan Lebaran Ketupat dalam Bahasa Jawa Halus yang Berisi Permintaan Maaf dan Doa
Aktual
Lebaran Ketupat 28 Maret 2026 Picu Lonjakan Mobilitas, Kemenhub Siapkan Strategi Pengendalian
Lebaran Ketupat 28 Maret 2026 Picu Lonjakan Mobilitas, Kemenhub Siapkan Strategi Pengendalian
Aktual
Hukum Menunda Haji bagi yang Mampu, Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait Pelaksanaan Rukun Islam Kelima
Hukum Menunda Haji bagi yang Mampu, Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait Pelaksanaan Rukun Islam Kelima
Aktual
Ingin Berangkat Haji Tapi Masih Punya Utang, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasan Ulama
Ingin Berangkat Haji Tapi Masih Punya Utang, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
7 Syarat Wajib Haji yang Harus Dipenuhi Jemaah, Lengkap dengan Penjelasan dan Persiapannya
7 Syarat Wajib Haji yang Harus Dipenuhi Jemaah, Lengkap dengan Penjelasan dan Persiapannya
Aktual
Khutbah Jumat Bahasa Sunda: Ngajauhan Panyakit Hate dina Kahirupan Sapopoe
Khutbah Jumat Bahasa Sunda: Ngajauhan Panyakit Hate dina Kahirupan Sapopoe
Aktual
Shalat Tahajud: Amalan Mustajab di Sepertiga Malam, Lengkap Niat, Hadis, dan Doa
Shalat Tahajud: Amalan Mustajab di Sepertiga Malam, Lengkap Niat, Hadis, dan Doa
Doa dan Niat
Menunda Pulang Demi Sesama, Kisah Dua Generasi Pramuka di Karya Bakti Lebaran
Menunda Pulang Demi Sesama, Kisah Dua Generasi Pramuka di Karya Bakti Lebaran
Aktual
Mahakarya Goa Kreo 2026: Saat Legenda Sunan Kalijaga Hidup Kembali di Gunungpati
Mahakarya Goa Kreo 2026: Saat Legenda Sunan Kalijaga Hidup Kembali di Gunungpati
Aktual
Wapres Gibran Silaturahmi ke Ponpes An Najah Boyolali, Tekankan Peran Pesantren dalam Perkuat Persatuan
Wapres Gibran Silaturahmi ke Ponpes An Najah Boyolali, Tekankan Peran Pesantren dalam Perkuat Persatuan
Aktual
Bacaan Doa Tahiyat Akhir Lengkap: Arab, Latin, Arti dan Posisi Tangan Sesuai Sunnah
Bacaan Doa Tahiyat Akhir Lengkap: Arab, Latin, Arti dan Posisi Tangan Sesuai Sunnah
Doa dan Niat
6 Amalan Sunnah Wanita di Hari Jumat, Raih Pahala Berlipat
6 Amalan Sunnah Wanita di Hari Jumat, Raih Pahala Berlipat
Aktual
3 Keutamaan Baca Surah Al-Kahfi di Jumat: Cahaya hingga Tangkal Dajjal
3 Keutamaan Baca Surah Al-Kahfi di Jumat: Cahaya hingga Tangkal Dajjal
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com